Kampanye Damai Pemilu Vs Kampanye Pemilu Damai
March 1st, 2009 | by pemilu |Dalam Bahasa Indonesia, salah meletakkan kata pada sebuah kalimat dapat merubah arti dari keseluruhan kalimat tersebut. Sebutlah dalam kalimat Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 ini. Jika yang dimaksud oleh si pembuat kalimat adalah menyuarakan agar pemilu 2009 tidak terjadi kekerasan, saling tuding, bahkan kerusuhan massal, maka kalimat Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 ini tidaklah tepat untuk digunakan.
Sesuai kaidah Bahasa Indonesia, dimana kata di belakang kata sebelumnya merupakan kata yang menerangkan kata sebelumnya. Jadi pada kalimat Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 ini, kata ’damai’ berfungsi untuk menerangkan kata sebelumnya yaitu kata ’kampanye’. Jadi kalimat Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 sebenarnya memberi arti berkampanye secara damai untuk Pemilu 2009, bukan kampanye agar pemilu menjadi damai.
Jika kita ingin menyuarakan agar Pemilu 2009 yang akan datang dalam situasi yang damai, maka kalimat yang seharusnya dipergunakan adalah Kampanye Pemilu Damai Indonesia 2009. Jadi jelas di sini bahwa kata ’damai’ menerangkan bahwa yang damai adalah pemilu-nya bukan kampanye-nya.
Terlepas dari kaidah tata Bahasa Indonesia, baik Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 maupun Kampanye Pemilu Damai Indonesia 2009 sama-sama butuh diwujudkan oleh segenap Bangsa Indonesia. Kampanye yang bersifat damai dan Pemilu yang berjalan secara damai merupakan hal yang ideal dan merupakan cermin dari kedewasaan suatu bangsa.
Sorry, comments for this entry are closed at this time.