Internasional

Teroris Rohingya Bakar Klinik Kesehatan Pedesaan

Selasa, 19 September 2017

My24hours.net, Myanmar – Teroris Rohingya ARSA membakar sebuah klinik kesehatan pedesaan dan juga menghancurkan dua bangunan departemen kesehatan pedesaan di Kota Maunda, menurut departemen kesehatan.

Teroris Rohingya rusak klinik pedesaan di Myinhlet. Foto: Eleven Myanmar

Teroris Rohingya tersebut telah menyerang 30 pos keamanan di Maungdaw pada 25 Agustus, yang membuat penjaga, staf departemen dan warga etnis yang tidak bersalah tewas dan luka-luka.

Selain itu, mereka membakar cabang departemen kesehatan pedesaan dan klinik di desa U-daung dan Kota Myinhlet, Kota Maungdaw selatan sehingga sepeda motor milik pemerintah juga hancur.

Demikian pula, rumah sakit stasiun di desa Ahlaethankyaw dan sepeda motor milik negara dihancurkan oleh teroris dan pegawai pemerintah kehilangan sepeda motor mereka.

“Pintu dan jendela puskesmas Myinhlet hancur. Dan kemudian, sepeda motor milik negara dan tiga lembar surya yang akan digunakan di toko obat hilang. Semua obat-obatan di puskesmas di desa U-daung, Kyaungtaung dan Ahlaethankyaw hancur,” kata Maung Aye Tha, pejabat kesehatan dari Maungdaw, seperti yang dilansir Eleven Myanmar, Selasa (19/9/2017).

“Kami pergi ke desa-desa yang terkena huru hara tanpa penjaga keamanan. Karena itulah kami tidak punya waktu untuk memeriksa bangunan dan obat yang rusak.”

“Saat ini, satu departemen kesehatan pedesaan dibakar dan dua klinik hancur. Di rumah sakit stasiun Ahlaethankyaw, petugas medis pergi ke kantor polisi dan bersembunyi dan bersembunyi di sana.”

“Meski petugas medis tersebut lolos dari serangan tersebut, rumah sakit tersebut hancur. Sekarang, kasus tentang serangan orang Bengali (Rohingya) terjadi lapangan di stasiun. Jika akses transportasi kondisinya baik, kami akan melakukan pekerjaan lapangan di sana dan akan menyelidiki berapa banyak barang yang hancur,” jelas Aye Tha.

Saat ini, pekerjaan penyelamatan dan pencarian serta perawatan medis diberikan di pusat kota Maungdaw.[My24]


Kata kunci: