Entertainment » K-Wave

10 Fakta Menarik Squid Game Drama Seri Korea

My24hours.net, Korea Selatan – Ada sejumlah fakta menarik Squid Game yang merupakan drama seri Korea Selatan yang sedang tren dan tayang di Netflix.

10 Fakta Menarik Squid Game Drama Seri Korea
Foto: YouTube

Squid Game adalah drama seri korea yang berpusat pada sebuah kontes permainan penyintasan di mana 456 pemain, yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat tetapi masing-masing terlilit hutang, memainkan permainan dan tantangan.

Berikut Fakta Menarik Squid Game

1. Permainan “Mugunghwa Kkoch-i Pideon Nal” (무궁화 꽃이 피던 날) dalam episode pertama merupakan permainan yang berdasarkan pada permainan tradisional anak Korea Selatan bernama “Mugunghwa Kkoch-i Pieoss Seubnida” (무궁화 꽃 이 피었 습니다 – Bunga Sharon telah Mekar).

2. Permainan “Mugunghwa Kkoch-i Pieoss Seubnida” juga dimainkan di sejumlah negara meskipun dalam nama yang berbeda dan cara yang sedikit berbeda. Di Indonesia permainan ini disebut permainan Patung atau Menjadi Patung.

3. Boneka perempuan raksasa dari permainan “Mugunghwa Kkoch-i Pieoss Seubnida” berdasarkan pada karakter ikonik bernama Younghee dari buku teks anak-anak Korea Selatan di tahun 70-an dan 80-an berjudul The Text Book karya Oh Suk Kuhn.

4. Untuk tantangan Dalgona pada episode ke-3, kru film membawa seorang ahli untuk membuat permen dalgona asli selama tiga hari saat pembuatan film berlangsung. Permen dalgona atau disebut ppopgi merupakan jajanan pasar tradisional Korea Selatan yang mudah dibuatnya. Begini cara membuat permen dalgona.

5. Set taman bermain dalam adegan tantangan Dalgona dibuat besar agar menyerupai taman bermain anak TK yang sebenarnya terasa sangat begitu besar jika di isi oleh anak-anak TK.

6. Hwang Dong-hyuk, pencipta Squid Game, awalnya memunculkan proyeknya ini untuk pertunjukan pada sekitar tahun 2008 – 2009, ketika dia memiliki banyak hutang dan keluarganya sedang berjuang secara finansial.

7. Naskah awalnya drama Squid Game membutuhkan waktu satu tahun untuk ditulis, tetapi ditolak di mana-mana hingga diambil oleh Netflix 10 tahun kemudian, pada tahun 2019.

8. Hwang mengatakan bahwa judul dan permainan utamanya terinspirasi oleh permainan-permainan asli, yang merupakan hal favoritnya untuk dimainkan sebagai seorang anak. Dia memilihnya karena dia merasa permainan-permainan tersebut melambangkan kemasyarakatan.

9. Permainan Juldarigi pada episode ke-4, berdasarkan permainan olahraga tradisional Korea yang mirip dengan tarik tambang di Indonesia. Permainan ini memiliki makna ritual dan prediksi bagi banyak komunitas pertanian di Korea, dan dilakukan di festival dan pertemuan komunitas.

10. Permainan tradisional ddakji (ttakji) yang muncul di episode pertama dan terakhir di akhir musim pertama drama ini, hampir mirip dengan permainan anak di Indonesia di era 1990-an yang disebut dengan lempar/banting kartu atau lempar/banting Tazos meskipun sarana dan caranya sedikit berbeda.[MY24]

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA