Gaya Hidup

4 Tips Mengirim Kue Kering Rumahan Toko Online untuk Hari Raya

My24hours.net, Indonesia – Membuat dan mengirim kue kering (kukis) rumahan menjadi salah satu bisnis kecil dengan maraknya toko online dewasa ini.

Sebelum mengirim kue kering perlu diperhatikan cara mengemasnya.
Sebelum mengirim kue kering perlu diperhatikan cara mengemasnya.

Belanja online dewasa ini sudah merupakan kejadian sehari-hari. Dan menjadi penjual di toko online menjadi bisnis baru yang cukup menjanjikan. Di antara penjual di toko online adalah penjual kue kering atau kukis rumahan.

Perlakukan terhadap produk kue kering tentu berbeda dengan produk-produk selain produk makanan. Jika produk kue kering yang Anda jual berasal dari pabrikan, mungkin tidak terlalu bermasalah dalam pengemasan karena telah dipikirkan oleh produsennya. Tetapi bagaimana dengan produk kue kering rumahan? Jika Anda tidak memperlakukannya secara khusus maka Anda bisa mengecewakan konsumen Anda saat paket kue kering rumahan yang Anda kirimkan tiba dalam keadaan hancur.

Memanggang dan mengemas kue kering untuk dikirim membutuhkan upaya ekstra, yang semuanya akan dihargai oleh penerima begitu mereka membuka kotak itu.

Berikut 4 Tips Mengirim Kue Kering Rumahan Toko Online
1. Jenis Kue Kering.

Buatlah kue kering yang cukup masif dan tidak lembek. Direkomendasikan kue kering tersebut tebalnya minimal 1/2 cm, hindari apa pun yang rapuh, getis atau lunak. Berhati-hatilah dengan isian yang lengket atau bersifat glasir yang cenderung meleleh dan melekat pada segala sesuatu.

Di antara jenis kue kering rumahan yang ideal untuk dikirim adalah: kue biscotti, kue bar (batangan), makarun, kue jahe dan kue kering klasik (kue kering coklat keping, kue kering selai kacang, putri salju, nastar). Ada banyak kue-kue lain yang bisa dikirim.

2. Perhitungkan Waktu Pengiriman.

Anda perlu mempertahankan kondisinya setidaknya beberapa hari saat mengirim kue kering. Satu atau dua minggu bahkan lebih baik. Untuk kesegaran yang optimal, pertimbangkan waktu kirim maksimal dua hari agar penerima (konsumen) Anda masih memiliki banyak waktu untuk menikmati kue kering yang masih berkondisi baik dan segar. Cobalah bekerja mengurusnya dengan cepat untuk menghindari kesibukan di kantor pos atau di jasa kurir.

3. Perhatikan Aroma.

Panggang kue kering dengan penambah aroma yang dapat berbaur dengan kue-kue lainnya. Atau kemas setiap jenis kue kering secara terpisah. Jika tidak demikian maka beberapa hari dalam sebuah kotak akan menyebabkan kue-kue itu bertabrakan secara fisik dan aromanya.

4. Bungkus dan Kemas dengan hati-hati.

Pisahkan tumpukan kue dengan kertas lilin/kertas roti/kertas minyak di dalam wadah plastik kedap udara atau kaleng logam. Jika Anda khawatir kuenya keluar wadah, keamanan ekstra berupa pita yang diikat atau pita dekoratif sangat bermanfaat. Pertimbangkan pula untuk menyegel tutup wadah dengan isolasi agar menjamin wadah tetap kedap udara, dan lakukan secara rapi.

Tempatkan wadah kue kering tersebut ke dalam kotak pengiriman yang lebih besar yang dilapisi dengan busa kacang (bulir styrofoam), plastik gelembung (bubble wrap) atau penyekat pengisi ruang lainnya.[My24]

Sumber: columbian

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK YANG BERILMU