Gaya Hidup

7 Kiat Cara Membuat Lasagna yang Lebih Enak

My24hours.net, Indonesia – Ada cara membuat lasagna menjadi lebih enak dengan kiat yang sederhana. Bagaimana cara membuat masakan asal Italia ini menjadi lebih enak?

7 Kiat Cara Membuat Lasagna yang Lebih Enak
Lasagna. Foto: YouTube

Selain spageti, lasagna yang panas menjadi salah satu favorit bagi mereka yang menyukai pasta. Selain menjadi salah satu makanan yang sangat enak di dunia, lasagna memiliki fleksibilitas. Lasagna bisa dibuat lebih dulu dan tetap hangat, menjadikannya pilihan cerdas untuk menghibur diri. Atau, sebagai makanan malam saat Anda memasak banyak hidangan dan menginginkan sesuatu yang siap sebelumnya. Tidak sulit mempelajari cara membuat lagsana yang mengesankan.

Anda memasak pasta kotak atau pasta gulung dari awal, gunakan tujuh kiat cara membuat lasagna yang lebih enak ini.

Kiat Cara Membuat Lasagna yang Lebih Enak

1. Perlakukan Pasta dengan Benar

Apakah Anda menggunakan pasta kotak (instan) atau pasta segar? Jika pasta kotak, Anda memiliki dua cara: pasta tanpa rebus dan pasta rebus yang lebih tradisional. Tanpa direbus akan menghemat waktu Anda, tetapi pasta rebus akan memberikan hasil yang lebih baik. Dalam membelinya perhatikan sebagian besar bentuk pastanya, perhatikan jumbainya yang bagus di tepinya.

Jika Anda akan menggunakan pasta segar, Anda memiliki dua cara yang sama: direbus dan tidak direbus. Beberapa juru masak mendidihkan lembaran lasagna segar dengan sangat singkat, sekitar 10 hingga 20 detik dalam air asin. Namun, jika Anda menggulung pasta cukup tipis, Anda bisa melewatkan sampai mendidih sama sekali. (Pasta ultra-tipis akan matang saat saus dan keju mendidih di oven.)

2. Ikuti Metode yang Tepat untuk Merebus Pasta

Saat memasak pasta instan atau segar, gunakan banyak air. Aduk sesering mungkin tetapi dengan lembut. Ini untuk menjaga agar pasta tidak saling menempel. Setelah selesai mendidih, masukkan ke dalam air es. Ini untuk menghentikan proses memasak. Anda perlu lembaran lasagna Anda berada dalam kondisi al dente (kenyal dapat digigit), karena mereka masih akan dilembutkan lagi di dalam oven.

3. Boleh Menggunakan Ricotta ataupun Tidak

Versi lasagna dengan saus merah, ricotta, dan mozzarella hanyalah satu versi resep dari banyak versi lasagna. Mengingat banyak jenisnya, ada banyak ruang di sini untuk berimajinasi dan bersenang-senang. Mungkin Anda ingin melewatkan ricotta dan memasukkan bechamel untuk menambah kecerahan, seperti pada Bolognese lasagna klasik. Mungkin Anda memiliki basil atau mint segar di tangan yang ingin Anda selipkan di antara lembaran, atau keju lunak dari pasar. Jangan merasa terkungkung oleh gagasan tentang apa yang seharusnya menjadi lasagna, karena apa yang terjadi sangat bervariasi.

4. Gunakan Strategi Lapisan

Saat membuat lasagna, mungkin Anda berbuat salah dengan tidak melakukan lebih banyak lapisan. Anda tidak perlu 25 atau 100 lapisan, seperti yang dilakukan beberapa restoran kelas atas, tetapi Anda perlu setidaknya lima lapisan. Idealnya, Anda bisa melakukan lebih lapisan seperti tujuh atau delapan lapisan pasta. Ini untuk menjaga saus tetap berair. Selain itu juga untuk mengembangkan gigitan yang lebih dramatis saat gigi Anda menggigitnya.

Mulailah dengan saus di dasar wajan. Melakukan hal itu akan mencegah pasta bawah Anda lengket. Saat Anda membuat setiap lapisan pasta, cobalah untuk tumpang tindih minimal di antara lembaran pasta. Jika Anda bisa, pertahankan tumpang tindih setengah inci atau kurang.

5. Lebihkan Lapisan Teratas

Pada lapisan teratas Anda dan terakhir, pertimbangkan untuk meninggalkan lembaran pasta panjang, sehingga lasagna naik sedikit ke sisi wadah Anda. Lembaran berlebih ini akan garing saat dipanggang, membuatnya menjadi renyah. Mereka akan menghasilkan lebih banyak kontras antara lembut dan renyah, satu hal yang membuat lasagna menjadi lezat.

6. Sering Periksa saat Memanggang

Lasagna yang terlalu lama dipanggang tidak bisa diselamatkan. Ketika pasta menjadi bubur dan menjadi sulit dibedakan antara pasta dan lapisan saus, lasagna telah melewati masa jayanya. Di sisi lain, lasagna yang belum matang dapat dengan mudah dikembalikan ke oven lebih lama, perbaikannya yang mudah.

Untuk itu sering-seringlah memeriksa lasagna saat memanggangnya. Ada banyak faktor yang memengaruhi waktu memasak: ukuran wadah, jumlah lapisan, pasta segar atau pasta kering (instan), dan apakah saus Anda panas, suhu kamar, atau dingin saat Anda melakukan lapisan. Lasagna selesai dipanggang ketika permukaan atasnya berwarna kecokelatan dengan tepi yang garing. Di dalam, pasta harus tetap sedikit kenyal.

7. Buat Saus Tambahan untuk Disajikan

Jika lasagna Anda sedikit kering atau terlalu matang, saus bisa membantu. Buatlah saus tambahan untuk diletakkan di atas meja di samping nampan lasagna Anda. Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir saat membuka lagsana Anda yang hendak disajikan.[MY24]

Kata kunci: , ,
Penulis:
BAGIKAN PENGETAHUAN INI AGAR LEBIH BANYAK YANG TAHU