Gaya Hidup

7 Langkah Menentukan Bisnis atau Usaha Sendiri untuk Pemula

My24hours.net, Amerika Serikat – Menentukan bisnis atau usaha sendiri sebelum membukanya mungkin sangat membingungkan terutama bagi para pemula.

Salah satu langkah membuka usaha sendiri adalah mencari dan melihat peluang yang ada.
Salah satu langkah membuka usaha sendiri adalah mencari dan melihat peluang yang ada.

Membuka bisnis Anda sendiri bukan sekadar tentang meningkatkan ekonomi, tetapi ini tentang wirausaha. Ini tentang menjadi bos untuk Anda sendiri, membangun sesuatu dan menemukan hasrat Anda.

Lalu bagaimana menentukan usaha sendiri yang membuat Anda bersemangat setiap pagi dan membuat Anda terjaga hingga larut malam?

Berikut 7 Langkah Menentukan Usaha Sendiri
1. Temukan Masalah untuk Dipecahkan

Bisnis atau usaha yang terbaik adalah yang memenuhi kebutuhan pelanggan. Apa yang dijual/tawarkan oleh bisnis yang baik adalah sesuatu telah diinginkan seseorang sebelum orang itu diajak untuk membelinya. Ini adalah pendekatan yang membuat GO-JEK dan Uber sukses besar. Di seluruh penjuru negeri orang membutuhkan cara yang lebih baik untuk berpergian. Uber dan GO-JEK tidak menciptakan masalah itu, tetapi mereka datang dengan solusi.

Jadi mulailah dari sini, temukan masalah dan pecahkan.

Pikirkan tentang apa yang mengganggu Anda. Apa yang menyita waktu Anda setiap harinya? Apa yang merugikan keuangan Anda, atau menyusahkan Anda seperti sesuatu yang seharusnya bisa dilakukan dengan lebih baik?

Terkadang memikirkan hal itu merupakan sebuah terobosan, seperti menyadari bahwa orang-orang membutuhkan cara yang dapat diandalkan untuk menemukan segala sesuatu secara online. Di sisi lain, sesederhana menyadari bahwa semua tetangga Anda melakukan perjalanan panjang menuju toko untuk berbelanja.

2. Fokus pada Kekuatan Anda

Ketika memulai bisnis atau usaha kecil Anda, pikirkan tentang apa yang Anda ketahui dan apa yang Anda sukai. Pikirkan secara saksama kekuatan Anda. Di mana anda telah bekerja? Apa yang telah Anda pelajari? Apa keahlian Anda? Pertimbangkan juga kepribadian Anda. Apa hobi Anda? Dengan siapa Anda bergaul?

Membuka usaha sendiri yang kecil membutuhkan pekerjaan yang sangat besar. Anda harus berhasil melawan persaingan yang luar biasa. Anda akan membuat hidup lebih sulit bagi diri sendiri jika Anda melakukan itu sambil mencoba mempelajari cara kerja industri yang penuh saingan pada saat yang sama.

Inilah sebabnya, dengan hati yang berat, bisnis Anda mungkin jangan berupa restoran atau bar. Ya, semua orang ingin mengadakan pesta besar setiap malam dan menghitung uang mereka setiap pagi. Kecuali Anda benar-benar bekerja di industri jasa, mungkin bisnis tersebut tidak akan berakhir dengan baik.

3. Jangan Takut Meniru

Ketika kebanyakan orang berpikir tentang membuka bisnis mereka sendiri, mereka berpikir tentang penemuan, inovasi, dan eksplorasi. Mereka ingin menciptakan sesuatu yang sangat menarik. Tidak ada yang salah dengan itu, tapi itu bukan satu-satunya cara.

Terkadang membuka peluang pasar bukanlah tentang melakukan sesuatu yang baru, tetapi tentang melakukan sesuatu yang lebih baik. Melakukan iterasi atau pengulangan atau meniru dengan melakukannya dengan lebih baik. Ini adalah pelajaran yang disempurnakan oleh perusahaan video game Blizzard.

Blizzard pemilik merek seperti Diablo, Starcraft dan World of Warcraft, sebuah game yang pada satu titik memiliki hampir 1% dari populasi pelanggan di dunia. Mereka tidak menemukan jenis permainan mereka. Sebaliknya, mereka telah menghabiskan waktu puluhan tahun untuk mengambil ide-ide yang ada dan melakukannya dengan lebih baik. Mereka memoles permainan-permainan role-playing, permainan multipemain online, dan permainan strategi hingga sedikit yang bisa dicapai oleh perusahaan lain.

Jangan lari dari cara semacam itu. Jika Anda melihat sesuatu yang dapat dilakukan dengan lebih baik, bahkan jika itu akan melayani populasi yang relatif kecil, perhatikan lebih dekat. Mungkin ada kesempatan untuk iterasi atau meniru, bukan inovasi.

4. Cari Ketidaksegaran and Selamatkan

Terkait iterasi atau pengulangan, terkadang pasar menyembunyikan peluangnya. Jadi ketika suatu bidang menarik minat Anda, masuklah ke sana dan periksalah kebenaran dan aspek terpenting dari bidang itu. Ini adalah pelajaran yang telah mulai mengganggu industri kacamata dalam beberapa tahun terakhir.

Relatif sedikit orang yang tahu mengenai industri kacamata hingga baru-baru ini terjadi monopoli vertikal hampir secara total yang dikendalikan oleh perusahaan bernama Luxottica. Perusahaan ini memiliki hampir setiap langkah dalam rantai pasokan dari produsen dan pengecer ke dokter dan perusahaan asuransi itu sendiri. Harga kacamata menjadi melambung tinggi karena monopoli tersebut.

Ini telah menciptakan peluang untuk startup (usaha rintisan) yang berkat internet, telah mulai melemahkan Luxottica. Usaha-usaha rintisan tersebut menemukan peluang harga dan mulai merebutnya.

Carilah peluang itu sendiri. Temukan produk yang dapat Anda jual dengan lebih murah, layanan yang dapat Anda sediakan dengan biaya lebih rendah. Carilah perusahaan yang masih melakukan bisnis seperti yang mereka lakukan 20 tahun lalu. Ini adalah kesempatan bagi Anda untuk melakukan sesuatu yang lebih baik, lebih baru atau lebih murah dan menghasilkan uang.

5. Fokus pada Pelanggan Anda

Dalam memulai usaha sendiri, beristirahatlah memikirkan tentang produk Anda dan mulai berpikir tentang pelanggan Anda. Anda ingin menjual produk tersebut kepada siapa?

Memikirkan ulang masalah Anda dengan cara ini dapat memungkinkan Anda mencari peluang di pasar pilihan Anda. Jika Anda suka berbisnis dengan para pengacara, sekarang Anda dapat mulai mencari hal-hal yang dibutuhkan oleh bidang hukum. Jika Anda ingin memasarkan ke para penggemar model pesawat, cari tahu apa yang membuat industri itu berhasil atau gagal.

Mengetahui siapa yang akan membeli produk Anda dapat membantu Anda berpikir tentang pasar melalui mata mereka. Tanyakan pada diri Anda beberapa pertanyaan kunci: Mengapa Anda ingin menjual kepada pelanggan ini? Masalah apa yang mereka miliki? Kemewahan apa yang mereka inginkan? Apa yang akan membuat hidup mereka lebih mudah? Kekuatan membeli seperti apa yang dimiliki pelanggan ini?

Semua pertanyaan tersebut akan membantu menempatkan bisnis Anda dalam perspektif.

6. Gunakan Jaringan Anda

Jangan takut bersandar pada rekan kerja, teman, dan keluarga Anda. Bicaralah dengan mereka tentang minat dan pendapat mereka. Bicaralah dengan mereka tentang minat, pendapat, dan kekuatan Anda.

Jaringan Anda mungkin sangat baik melihat hal-hal di dalam diri Anda yang telah Anda lewatkan sendiri. Mereka mungkin muncul dengan ide-ide untuk sesuatu yang tidak pernah Anda pikir bahwa Anda ahlinya. Kolega di bidang Anda mungkin telah melihat peluang yang Anda lewatkan. Bahkan hanya berbicara dengan mereka tentang frustrasi mereka sendiri di tempat kerja mungkin menunjukkan kepada Anda masalah yang dapat Anda pecahkan.

Anda tidak pernah tahu, Anda bahkan mungkin memiliki beberapa teman atau rekan kerja dengan ide bisnis hebat yang mereka tidak keberatan berbagi.

Jangan juga takut dengan kritik jujur dari mereka. Anda mungkin telah jatuh cinta pada ide Anda tentang toko model kereta yang dipesan lebih dahulu, tetapi dengarkan ketika teman sekamar lama Anda bertanya bagaimana cara membayar uang sewa toko itu.

7. Gagal Lebih Cepat

Nasihat terbaik terakhir yang bisa diberikan untuk memulai bisnis atau usaha sendiri adalah: Gagal lebih cepat.

Mendapatkan sebuah ide adalah hal yang sulit, dan terlalu banyak orang kewalahan oleh fakta sederhana ini. Mereka berjuang dengan mencurahkan pemikiran, mencoba menemukan ide yang sempurna sebelum mengambil langkah lain.

Jangan lakukan itu. Rahasia kecil yang mengherankan adalah kesuksesan itu adalah permainan angka. Ide-ide terbaik, semuanya, berasal dari kegagalan.

Jadi curahkan pemikiran ide-ide Anda dengan menulis semuanya, apa pun itu, tidak peduli betapa buruknya.

Setiap kali sebuah ide berbicara kepada Anda,kembangkanlah. Tuliskan puluhan rencana bisnis, ratusan jika perlu, supaya Anda dapat membuang yang buruk.

Untuk setiap ide yang tampaknya bagus, bawalah ke jaringan Anda. Berbicaralah kepada orang-orang dan jalankan ide tersebut dengan mereka. Atur rasa malu Anda ketika teman dan keluarga berulang kali bertanya apakah Anda benar-benar yakin akan ide tersebut.

Tanamkan berjam-jam waktu Anda dalam kegagalan karena semua kegagalan itu akan menuntun Anda pada ide Anda yang benar-benar hebat. Dan jika Anda meluncurkan bisnis itu dan gagal, maka saat itulah untuk bangkit dan melakukannya lagi.[My24]

Sumber: thestreet

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA