Gaya Hidup

Begini Cara Mengatasi Stres karena Ponsel Pintar

My24hours.net, Indonesia – Stres karena ponsel pintar atau smartphone? Apakah ada? Jawabannya jelas, ada! Lalu bagaimana cara mengatasi stres karena ponsel pintar? Berikut ulasannya.

Begini Cara Mengatasi Stres karena Ponsel Pintar

Ponsel pintar atau smartphone kini telah umum digunakan oleh berbagai kalangan. Bukan hanya untuk berkomunikasi, ponsel pintar juga digunakan untuk kegiatan lainnya dari penjadwalan hingga bermain game mobile.

Ponsel pintar telah berubah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Dan kita menghabiskan banyak waktu menggunakannya, rata-rata sekitar empat jam sehari.

Ada semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa ponel pintar dapat mengganggu tidur, produktivitas, kesehatan mental, dan kontrol impuls kita. Bahkan berada dekat dengan ponsel pintar mengurangi kapasitas kognitif yang ada.

Dan penelitian baru-baru ini menyarankan kita agar lebih memerhatikan ponsel pintar yang berpotensi secara kronis meningkatkan kadar kortisol kita, salah satu hormon stres utama tubuh.

Kortisol si Hormon Stres

Banyak orang yang salah mengartikan Kortisol sebagai adrenalin yaitu hormon pertarungan atau pelarian utama yang mendorong kita untuk bertindak ketika kita menghadapi ancaman. Kortisol diproduksi ketika kita berada di bawah tekanan, tetapi perannya adalah untuk menjaga tubuh tetap waspada, dengan meningkatkan kadar gula darah dan menekan sistem kekebalan tubuh.

Kortisol membantu kita dengan baik ketika berhadapan dengan ancaman fisik langsung yang diselesaikan dengan cepat. Tetapi ketika kita dihadapkan dengan penyebab stres emosional yang berkelanjutan (seperti email kantor 24 jam per minggu) peningkatan kadar kortisol secara kronis dapat menyebabkan semua jenis masalah kesehatan termasuk diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi dan depresi. Risiko jangka panjang untuk penyakit, serangan jantung, stroke, dan demensia juga meningkat, yang semuanya dapat menyebabkan kematian dini.

Saat banyak masyarakat mengatakan bahwa mereka sekarang merasa lebih stres daripada sebelum mereka memiliki ponsel pintar, penelitian belum menentukan peran ponsel pintar yang benar-benar meningkatkan kadar kortisol kita sepanjang hari.

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa sering menggunakan ponsel pintar terkait dengan peningkatan yang lebih besar dalam respons kebangkitan kortisol – lonjakan alami dalam kortisol yang terjadi sekitar 30 menit setelah bangun untuk mempersiapkan kita menghadapi tuntutan hari itu.

Respons kebangkitan kortisol yang terlalu tinggi atau terlalu rendah terkait dengan kesehatan fisik dan kesehatan mental yang buruk. Tetapi penggunaan ponsel pintar tidak memengaruhi pola alami kortisol partisipan yang naik dan turun sepanjang hari itu. Dan tidak ada penelitian lain yang menunjukkan hubungan antara penggunaan ponsel pintar dan peningkatan kadar kortisol secara kronis.

Pengaruh lain

Namun masyarakat masih melaporkan perasaan stres digital dan kelebihan beban informasi dan komunikasi.

Memeriksa email kantor di malam hari atau yang pertama kali dilakukan saat bangun tidur dapat menyebabkan jenis stres yang berpotensi mengganggu ritme kortisol alami (belum lagi mengganggu tidur). Media sosial juga bisa membuat stres, membuat kita merasa terikat pada jejaring sosial kita, membuat kita terpapar konflik dan perundungan siber, dan mendorong perbandingan sosial dan takut ditinggalkan.

Meskipun menyadari adanya stres ini, paparan dopamin yang kita dapatkan karena desain adiktif media sosial membuat memaksa kita untuk memeriksa lini masa dan notifikasi kita setiap kali kita menemukan waktu luang. Lebih dari separuh orang di bawah 35 tahun secara teratur memeriksa ponsel pintar mereka ketika di toilet.

Tips Cara Mengatasi Stres karena Ponsel Pintar

Berurusan dengan stres yang disebabkan oleh ponsel pintar tidak sederhana. Kondisi yang dikenal sebagai nomofobia (singkatan dari “no-mobile-phobia ponsel“) juga telah terbukti meningkatkan kadar kortisol.

Menjaga hubungan yang lebih sehat dengan ponsel pintar kita, lebih sadar dan berperhatian tentang apa yang kita konsumsi secara digital, dapat memaksimalkan manfaat dan meminimalkan stres yang muncul dari ponsel pintar.

Berikut beberapa kiat cara menggunakan ponsel pintar secara lebih sehat:

1. Melakukan audit ponsel pintar

Gunakan Apple “Screen Time“, Android ActionDash atau aplikasi Moment untuk melakukan audit seberapa sering Anda menggunakan ponsel Anda dan aplikasi mana yang menghabiskan sebagian besar waktu Anda.

2. Matikan aplikasi tidak penting

Matikan semua aplikasi kecuali notifikasi aplikasi yang paling penting (seperti pesan pribadi) sehingga Anda dapat mengambil kembali kendali ketika Anda melihat ponsel Anda. Anda juga dapat mengalokasikan waktu tertentu dalam sehari untuk bebas notifikasi.

3. Matikan notifikasi

Matikan pilihan “push” atau “fetch new data” pada email ponsel pintar Anda. Dengan cara ini, email hanya akan muncul ketika Anda membuka aplikasi email dan menyegarkannya. Sebagai bonus tambahan, ini akan membantu memperpanjang usia baterai ponsel Anda.

4. Unfollowing dan unsubscribing

Luangkan waktu untuk menyelesaikan menghentikan proses digital dengan unfollowing orang / halaman yang tidak mengikutiAnda. Dan berhentilah berlangganan (unsubscribing) dari daftar email yang menyebabkan Anda stres atau tidak menguntungkan Anda. Ingat, Anda dapat berhenti mengikuti teman di Facebook tanpa menolak pertemanan dengan mereka.

5. Buat zona bebas teknologi

Buat zona bebas teknologi di rumah Anda, seperti meja dapur atau kamar tidur. Pendekatan teknologi yang “di luar jangkauan” akan membantu menjaga stres yang dihantarkan dari ponsel pintar yang merambat ke dalam waktu luang Anda.

6. Atur jam dan jauhkan ponsel saat tidur

Atur jam malam digital untuk mendukung tidur yang lebih baik dan jangan meletakkan ponsel di samping tempat tidur Anda. Alih-alih meraih telepon Anda sebagai hal yang pertama kali dilakukan pertama di pagi hari, mulailah hari Anda dengan meditasi singkat, olahraga, atau sarapan yang santai.

7. Selalu sadar

Selalu sadar dan tentang seberapa sering Anda mengangkat ponsel di siang hari hanya karena bosan. Alih-alih menghujani pikiran Anda dengan informasi, gunakan kesempatan ini untuk menjernihkan pikiran Anda dengan latihan pernapasan pendek. Bahkan ada latihan mindfulness (berkesadaran) yang menantang Anda untuk memegang ponsel Anda saat Anda merenungkan hubungan Anda dengan ponsel itu. Dengan demikian Anda dapat menggunakan ponsel Anda sebagai isyarat untuk memperhatikan diri Anda sendiri, bukan memperhatikan email atau umpan media sosial Anda.[MY24]

Sumber: New Castle Herald

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA