Gaya Hidup

Cara Mempersiapkan Suami untuk Kelahiran Bayi

My24hours.net, Indonesia – Mempersiapkan suami untuk kelahiran bayi Anda dapat membuat kelahiran lebih mudah – untuk Anda berdua.

Cara Mempersiapkan Suami untuk Kelahiran Bayi
Foto: shutterstock

Sebagai istri, Anda mungkin orang yang menggendong bayi dan melakukan seluruh proses melahirkan. Namun, meskipun proses melahirkannya berjalan dengan lancar, suami Anda mungkin kesal ketika dia melihat Anda kesakitan.

Jadi, persiapkan dia sekarang sehingga Anda berdua bisa berada di kondisi yang sama saat Anda menyambut bayi bersama.

Cara Mempersiapkan Suami untuk Kelahiran Bayi

1. Daftarkan suami untuk kelas antenatal

Dorong suami untuk membaca tentang persalinan, jadi dia bisa mengerti apa yang akan terjadi. Anda juga bisa melakukan kelas antenatal bersama. Carilah kelas yang berfokus pada ayah, dan juga ibu.

2. Buat sebuah daftar

Biarkan suami tahu apa yang paling penting bagi Anda dalam hal rencana kelahiran Anda. Sistem warna lampu lalu lintas dapat berfungsi dengan baik. Warna hijau adalah apa yang Anda inginkan terjadi, kuning adalah apa yang ingin Anda hindari sejauh mungkin, dan merah adalah apa yang Anda benar-benar tidak inginkan, kecuali itu penting. Buat daftar, termasuk pilihan penghilang rasa sakit, dan berikan padanya.

3. Tentukan posisi pendampingan

Di mana suami berdiri ketika Anda melahirkan adalah keputusan penting. Mintalah kepada suami untuk memutuskan apakah dia ingin melihat bayi keluar, atau berdiri di sebelah Anda dan memegang tangan Anda. Jika keinginannya berbeda dengan keinginan Anda, cobalah untuk mencapai kompromi.

4. Buat suami sibuk di hari H

Ada banyak hal yang bisa dilakukan suami Anda untuk membantu Anda di hari H melahirkan, termasuk menyiapkan air dan makanan ringan saat Anda membutuhkannya.

[Baca juga: Bunda, Ini 9 Kesalahan Saat Memandikan Bayi Baru Lahir]

5. Ingatkan suami tentang perilaku aneh

Selama persalinan, Anda mungkin akan berada di zona mental yang berbeda, yang bisa jadi menakutkan bagi suami Anda. Peringatkan suami Anda sebelumnya bahwa Anda bisa mengabaikannya, berteriak atau bersikap aneh.

6. Istirahat

Biarkan suami Anda tahu bahwa dia selalu bisa beristirahat selama proses persalinan untuk mengumpulkan diri kembali secara emosional. Beri tahu dia sebelum hari H, jadi Anda tidak perlu khawatir harus menjaga suami Anda.[MY24]

Sumber: smart parents

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA