Gaya Hidup

Mitos dan Legenda Halloween yang Masih Dipercaya Hingga Saat Ini

My24hours.net, Indonesia – Apa saja mitos dan legenda Halloween yang masih dipercaya hingga saat ini dan menjadi bagian dari tradisi perayaan ini?

Mitos dan Legenda Halloween yang Masih Dipercaya Hingga Saat Ini
Foto: shutterstock

Halloween adalah sebuah perayaan yang dirayakan setiap tanggal 31 Oktober. Perayaan ini berasal dari budaya Celtic kuno, dan awalnya dirayakan sebagai festival untuk menghormati orang mati.

Saat ini, Halloween dirayakan sebagai hari untuk bergembira, berdandan, dan meminta permen. Namun, masih ada banyak mitos dan legenda Halloween yang masih dipercaya hingga saat ini.

Mitos dan Legenda Halloween yang Masih Dipercaya Hingga Saat Ini

Berikut adalah beberapa mitos dan legenda Halloween yang masih dipercaya hingga saat ini:

1. Labu waluh Jack-o’-lantern

Labu waluh Jack-o’-lantern adalah salah satu simbol Halloween yang paling populer. Labu waluh ini biasanya diukir dengan wajah menyeramkan, dan digunakan untuk menerangi jalan pada malam Halloween.

Menurut legenda, Jack-o’-lantern adalah seorang pencuri yang menipu iblis. Saat Jack meninggal dia tidak diizinkan untuk masuk surga dan iblis menolaknya untuk masuk neraka karena pernah menipunya. Jack pun dibiarkan berkeliaran di bumi dengan sebuah obor yang terbuat dari akar lobak.

2. Nenek Sihir

Nenek sihir adalah salah satu karakter yang paling sering muncul dalam cerita Halloween. Nenek sihir sering digambarkan sebagai wanita tua yang mengenakan jubah hitam dan topi runcing.

Menurut legenda, penyihir adalah orang yang memiliki kekuatan magis. Mereka sering menggunakan kekuatannya untuk menyakiti orang lain.

3. Roh jahat

Halloween sering dianggap sebagai malam di mana roh-roh jahat berkeliaran. Orang-orang percaya bahwa roh-roh jahat ini akan keluar dari kubur mereka pada malam Halloween untuk mengganggu orang-orang yang masih hidup.

Untuk menghindari gangguan dari roh-roh jahat, orang-orang akan mengenakan kostum menyeramkan untuk menakut-nakuti roh-roh tersebut.

4. Nomor 13

Nomor 13 sering dianggap sebagai angka sial. Banyak orang yang percaya bahwa hal-hal buruk akan terjadi jika mereka melewati 13 orang, atau duduk di meja dengan 13 orang.

Mitos ini berasal dari budaya Celtic kuno, yang percaya bahwa ada 13 setan yang mewakili kejahatan.

5. Mengucapkan “trick or treat”

Kata “trick or treat” adalah kata yang sering diucapkan oleh anak-anak saat meminta permen Halloween. Kata ini berasal dari budaya Celtic kuno, yang percaya bahwa roh-roh jahat akan memberikan hadiah kepada orang-orang yang memberi mereka makanan.

6. Membakar api unggun

Membakar api unggun adalah salah satu tradisi Halloween yang paling kuno. Orang-orang percaya bahwa api unggun dapat mengusir roh-roh jahat.

7. Menghias rumah dengan labu

Menghias rumah dengan labu adalah salah satu cara untuk merayakan Halloween. Labu sering diukir dengan wajah menyeramkan, dan digunakan untuk menerangi rumah.

8. Cosplay

Cosplay adalah salah satu kegiatan yang paling populer pada saat Halloween. Orang-orang akan berdandan menjadi karakter menyeramkan, seperti hantu, vampir, atau penyihir.

Halloween adalah hari yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga dan teman-teman. Orang-orang akan mengadakan pesta kostum, atau menonton film horor.

Mitos dan legenda Halloween adalah bagian dari budaya Halloween. Meskipun banyak mitos dan legenda ini yang tidak benar, namun mitos dan legenda ini tetap menjadi bagian dari tradisi Halloween.[MY24]

BAGIKAN ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA:

Kategori: Gaya Hidup
Kata kunci:
Penulis: