Kesehatan

5 Alasan di Balik Kerasnya Perut Gendut pada Pria

My24hours.net, Indonesia – Perut gendut karena kelebihan lemak adalah hal yang tidak sehat, tetapi ketika lemak perut Anda keras, itu bahkan lebih buruk.

5 Alasan di Balik Perut Gendut yang Keras pada Pria

Jika perut gendut berlemak Anda keras saat disentuh, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda lebih berisiko tinggi terkena penyakit serius, termasuk penyakit jantung dan diabetes.

Memiliki perut gendut yang keras juga lebih buruk daripada merokok atau memiliki kolesterol tinggi. Tetapi mengapa perut gendut yang keras bisa terjadi? Bagaimana Anda bisa memperbaikinya? Baca terus untuk mendapatkan jawabannya.

5 Alasan di Balik Perut Gendut yang Keras

1. Memiliki timbunan lemak keras

Akumulasi lemak visceral (organ bagian dalam tubuh) yang tinggi dapat menjadi salah satu alasan di balik lemak perut yang keras. Lemak visceral terletak di ruang antara organ-organ di perut Anda dan dikemas dengan ketat. Lemak visceral mendorong dinding perut Anda keluar. Meskipun lemak itu sendiri tidak keras, jaringan yang membentuk perut Anda itulah yang keras, oleh karena ity perut Anda terasa kaku ketika Anda menusuknya.

Perut keras disebabkan oleh penumpukan lemak visceral, perut lunak disebabkan oleh lemak subkutan, yang terletak di dekat kulit Anda. Lemak subkutan membuat perut Anda bergetar, tidak seperti lemak visceral.

2. Genetika

Salah satu penyebab di balik penumpukan lemak visceral adalah genetika Anda. Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2014 mengidentifikasi bahwa ada gen yang terkait dengan rasio pinggang hingga pinggul, yang dapat menentukan berapa banyak lemak visceral yang Anda miliki.

3. Anda seorang pria

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih berisiko terkena penyakit karena lemak perut, tetapi pria adalah orang yang lebih rentan mengembangkan lemak visceral.

4. Gaya hidup yang tidak aktif

Sekarang kita semua tahu bahwa pola makan dan gaya hidup kita memainkan peran utama dalam ukuran berat kita. Kata penelitian lain, gaya hidup yang tidak aktif terkait dengan jumlah lemak visceral yang tinggi . Wanita menyimpan lebih banyak lemak subkutan daripada lemak visceral, tetapi mereka mulai menyimpan lebih banyak lemak visceral setelah mereka mencapai menopause.

Cara menghilangkan lemak perut saat menurunkan berat badan

  1. Kurangi hana 5 sampai 10 persen dari berat Anda. Ini akan mengurangi 25 hingga 40 persen lemak visceral Anda.

  2. Beralih ke serealia utuh (gandum utuh)

  3. Kurangi atau bahkan hindari asupan gula saat mencoba menurunkan berat badan

  4. Tinggalkan gaya hidup santai dan mulailah melakukan olahraga kardio.

    [MY24]

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA