Kesehatan

Benarkah Manfaat Bawang Dapat Menyerap Bakteri Penyebab Penyakit?

Sabtu, 8 April 2017

My24hours.net, Amerika Serikat – Pernahkah Anda membaca sebuah artikel mengenai manfaat bawang yang ditaruh di dalam kamar tidur yang akan menyerap bakteri atau virus penyebab penyakit seperti flu atau influenza? Benarkah irisan bawang dapat menyerap bakteri? Apakah bawang berubah menjadi hitam karena telah mennyerap bakteri atau pun virus?

Apakah salah satu manfaat bawang adalah menyerap bakteri?
Apakah salah satu manfaat bawang adalah menyerap bakteri?

‚ÄúTidak, bawang tidak menyerap bakteri. Pemikiran bahwa sayuran akan menarik dan menyerap bakteri ke dalam dirinya dari udara bahkan tidak logis,” kata Ruth MacDonald, PhD, RD, Ketua dan Profesor Departemen Ilmu Pangan dan Gizi Manusia di Universitas Iowa, Amerika Serikat.

Seperti yang dilansir Best Food Facts, Ruth mengatakan bahwa bawang berubah menjadi hitam karena memamg mengalami proses membusuk jika ditaruh diluar akibat pemecahan sel dan terkontaminasi bakteri, bukan karena menyerap kuman.

Bawang dan bawang putih pada dasarnya mengandung asam yang dapat memiliki efek antibakteri jika Anda menggosok perasannya pada sesuatu, tapi keefektifannya jauh lebih sedikit daripada pembersih atau bahan kimia antibiotik.

“Makan bawang dapat memberikan antioksidan yang dapat memiliki manfaat kesehatan, tetapi sepertinya tidak untuk mencegah atau menyembuhkan penyakit,” kata Ruth.

Ruth juga menjelaskan mengenai ketidakbenaran isu tentang berbahayanya menggunakan bawang sisa atau yang tidak digunakan saat itu juga karena telah menyerap kuman.

“Cerita tentang bawang ini telah disebarkan melalui internet dan hal itu tidak berdasarkan pada fakta ilmiah. Ada beberapa hal yang berperan di sini yang dapat menjelaskan pengamatan tersebut,” ujar Ruth tentang manfaat bawang yang beredar di internet.

Pertama, Ruth menjelaskan bahwa makanan yang berasal dari tumbuhan alami akan memiliki bakteri di dalamnya, kecuali telah diproses oleh panas atau radiasi. Bakteri tersebut berasal dari lahan di mana sayuran itu tumbuh dan bakteri dapat terbawa selama penanganan dari toko atau rumah.

Jika Anda meninggalkan sayur apa pun pada suhu kamar akhirnya akan membusuk akibat proses gabungan antara pertumbuhan bakteri dan kerusakan dinding sel sayuran. Hal ini mungkin tampak seperti sayuran tersebut “menyerap” bakteri tetapi sebenarnya bakteri berkembang biak saat sayuran membusuk. Tingkat kerusakan akan tergantung pada tingkat bakteri, jenis bakteri, suhu, oksigen dan cahaya, serta struktur sayuran tersebut.

Hal kedua mengenai potongan bawang dapat menyerap bakteri. Ketika Anda memotong sayuran maka dinding selnya rusak, air dan cairan dilepaskan dan ini mungkin mengandung nutrisi yang meningkatkan pertumbuhan bakteri. Jadi jika ada bakteri maka permukaan sayur yang dipotong akan memberikan lingkungan yang kaya untuk pertumbuhan bakteri yang lebih banyak.

Menempatkan bawang atau sayuran dalam lemari es biasanya akan memperlambat pertumbuhan bakteri, tetapi tidak menghambat sepenuhnya (dan beberapa bakteri benar-benar tumbuh dengan baik pada suhu pendingin). Jadi apa pun sayurnya, dipotong atau tidak, cenderung memiliki bakteri yang akhirnya akan menghasilkan pembusukan, bahkan jika didinginkan.

Hal ketiga adalah apakah potongan bawang akan menarik atau menyerap jenis bakteri patogen tertentu. Sekali lagi, Ruth menjelaskan, bakteri tidak memilih di mana mereka akan mendarat – namun lingkungan mereka mendarat akan menentukan apakah mereka bertahan atau tidak.

Jadi jika bakteri mendarat pada permukaan yang mengandung nutrisi, suhu dan tingkat oksigen yang tepat yang diperlukan untuk berkembang, maka ia akan berkembang. Jika salah satu dari persyaratan tersebut tidak terpenuhi, maka tidak akan berkembang.

Oleh karena itu, jika bakteri patogen ada pada sayuran termasuk bawang, dan kondisi untuk pertumbuhannya tepat maka bakteri akan berkembang biak.

Dari penjelasan tersebut, dapat dikatakan manfaat bawang sebagai penyerap bakteri penyakit yang ada di dalam kamar diragukan kebenarannya. Bawang akan menghitam karena memang emngalami pembusukan, bukan akibat telah meneyrap bakteri atau virus. [My24]

Kata kunci:
Penulis:

 
loading...