Kesehatan

Bunda, Ini Tanda-tanda Bayi Mengalami Dehidrasi

My24hours.net, Indonesia – Bunda, berikut tanda-tanda bayi mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

Tanda-tanda Bayi Mengalami Dehidrasi

Saat bayi membutuhkan banyak perawatan dan makanan, itu berarti bayi juga memerlukan banyak asupan susu. Pada tahun pertama, sumber utama makanan mereka berasal dari ASI, yang membuat mereka cukup makan dan bahagia.

Ketika bayi terus tumbuh, berat badan mereka bukanlah ukuran atau indikator mereka sehat. Masih ada tanda-tanda masalah pada perut mereka, yang utama adalah dehidrasi.

Tidak seperti pada orang dewasa, dehidrasi bisa menjadi sedikit sulit diidentifikasi pada anak-anak kecil. Untuk itu sebagai orang tua sudah sepatutnya Anda memperhatikan hal-hal berikut agar bayi Anda terhindar dari masalah dehidrasi.

Berikut Tanda-tanda Bayi Mengalami Dehidrasi

1. Mulut kering atau kulit kering

Salah satu tanda dehidrasi yang paling jelas adalah kekeringan di dalam dan di sekitar mulut, bibir dan wajah. Ini juga dapat menyebabkan kulit bayi pecah-pecah atau mengelupas. Dehidrasi juga dapat menyebabkan tangan dan kaki bayi terasa hangat atau lebih dingin dari biasanya. Tanda ini tidak boleh diabaikan.

Jika Anda melihat ini terjadi, coba beri bayi Anda susu dan buat ia merasa nyaman.

2. Menangis tanpa air mata

Ketika bayi tumbuh besar, mereka mulai menangis dan meneteskan air mata. Menangis tanpa air mata biasanya terjadi ketika tubuh kehabisan air dan produksi air mata tidak terjadi. Ini adalah tanda yang jelas bahwa nutrisi mereka perlu dijaga.

3. Popok jarang basah seperti biasanya

Jika Anda orang tua baru, kemungkinan besar Anda sudah terbiasa dengan kebiasaan buang air bayi Anda. Dalam enam bulan pertama, 5-6 mengganti popok sehari dianggap normal. Namun, jika Anda mengamati perubahan frekuensi atau melihat lebih sedikit mengganti popok, bayi Anda mungkin tidak mendapatkan cukup makanan atau cairan.

Tanda lain untuk tidak mengabaikannya adalah perubahan warna urin mereka. Dehidrasi dapat menyebabkan urine berubah menjadi kuning gelap, yang tidak normal.

4. Lebih banyak tidur

Sama seperti orang dewasa, ketika bayi tidak mendapatkan nutrisi yang tepat, mereka cenderung lebih lelah dan lebih terkuras tenaganya dari biasanya, yang membuat mereka beristirahat dan tidur. Pantau terus rutinitas tidur bayi Anda. Salah satu tanda yang paling sering diabaikan adalah tidur berlebihan.

5. Rewel atau sensitif

Jika bayi Anda mengalami dehidrasi atau lapar, ia bisa menjadi lebih mudah marah, rewel, cerewet, dan bahkan menangis. Itulah sebabnya menyusui bayi dianggap sebagai salah satu cara untuk menenangkan tangisan. Namun, bayi bisa rewel karena lebih banyak alasan sehingga Anda tidak bisa bergantung pada alasan ini saja.[MY24]

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA