Kesehatan

Cara Atasi Kekurangan Nutrisi pada Pola Makan Vegan

My24hours.net, Indonesia – Bagaimana caranya mengatasi kekurangan nutrisi pada pola makan vegan agar tidak berdampak pada kesehatan?

Cara Atasi Kekurangan Nutrisi pada Pola Makan Vegan
Foto: YouTube

Dengan meningkatnya kesadaran terhadap kekejaman terhadap hewan dan menjadi vegan yang lazim di kalangan pecinta lingkungan, telah terjadi peningkatan orang yang mengadopsi veganisme.

Menjadi vegan bisa menjadi perubahan gaya hidup yang besar dan ini juga berarti Anda mendapatkan kebutuhan nutrisi Anda seluruhnya dari produk nabati.

Mengingat bahwa meskipun ada manfaat kesehatan yang luar biasa baik yang ditawarkan oleh pola makan vegan yang terencana dengan baik, tetapi juga dapat menjadi pola makan yang kurang baik jika Anda tidak menyediakan makanan dengan baik dan bahkan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius karena kekurangan gizi, membatalkan semua manfaatnya.

Terutama, misalnya ketika seseorang mengikuti veganisme, dia menghentikan diri dari mengonsumsi daging, telur, produk susu atau produk hewani apa pun yang merupakan sumber vitamin B12 yang tak terelakkan. Namun, jika seseorang gagal menambahkan suplemen B12 ke dalam makanan sehari-hari, maka tidak heran dia bisa rentan terhadap kekurangan darah atau kerusakan saraf yang tidak dapat diperbaiki.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda untuk mengatasi kekurangan nutrisi saat mempraktikkan veganisme.

Cara Atasi Kekurangan Nutrisi pada Pola Makan Vegan

1. Sertakan makanan dan suplemen kaya B12

Kekurangan Vitamin B12 dapat membuat Anda menjadi mangsa anemia atau ataksia atau masalah yang berhubungan dengan memori, itu juga karena pola makan Anda. Untuk itu cobalah tingkatkan jumlah asupan vitamin B12. Pastikan Anda menambahkan sumber kaya multivitamin, zat besi, magnesium dan serat seperti kacang kedelai, susu kedelai atau almond, jamur, alpukat untuk menangkal kekurangan vitamin yang tidak perlu.

2. Perbanyak makanan kaya zat besi

Zat besi adalah elemen paling vital untuk produksi darah dan penyusun utama hemoglobin serta mioglobin. Hal ini tidak hanya penting untuk darah tetapi juga untuk aktivitas pernapasan, metabolisme energi, sintesis kolagen dan neurotransmiter. Sertakan banyak kacang-kacangan dan polong-polongan karena merupakan sumber zat besi, folat, magnesium, dan potasium. Juga, cobalah menggabungkannya dengan buah atau sayuran sitrat untuk memudahkan proses penyerapan zat besi.

3. Sertakan kacang-kacangan dan biji-bijian yang penting dalam makanan

Saat tubuh Anda mengeluarkan unsur-unsur beracun yang berbahaya, secara otomatis dapat berfungsi dan merespon lebih baik. Makan biji-bijian secara rutin dapat membantu Anda mengatasi kelelahan dan kehilangan energi yang tidak diinginkan. Biji-bijian seperti chia, rami, bunga matahari, semangka dan labu mengandung lemak tak jenuh tunggal dalam jumlah yang baik, vitamin, serat dan lemak tak jenuh ganda (asam lemak omega-3) membantu aktivitas metabolisme tubuh serta memerangi kekurangan nutrisi tertentu.

4. Harus makan sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau merupakan sumber yang kaya protein, serat makanan, vitamin A, C, K, karotenoid, folat, dan mangan. Untuk menjaga jarak dari kekurangan darah atau nutrisi, perbanyak asupan bayam, kangkung atau brokoli dll. Ingatlah untuk go green untuk menjaga kesehatan tulang dan kekebalan tubuh Anda.[MY24]

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA