Kesehatan

Terapi Ini Bisa Bantu Beberapa Pria dengan Disfungsi Ereksi

Sabtu, 25 Maret 2017

My24hours.net, Inggris Raya – Para pria yang mengalami disfungsi ereksi setelah operasi prostat dapat kembali berhubungan dengan normal berkat terapi sel punca (stem cell), demikian kata para ilmuwan pada Sabtu (25/3/2017) di sebuah konferensi medis di London.

Ilustrasi

Dalam uji klinis fase pertama, delapan dari 15 pria menderita disfungsi ereksi kembali dapat berhubungan seksual setelah enam bulan perawatan selama satu kali, tanpa bantuan obat-obatan atau implan pada organ intim.

Hasil positif tersebut menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kemunduran selama periode pemantauan setahun berikutnya.

“Sejauh yang kami tahu, ini adalah pertama kalinya bahwa studi manusia dengan tindak lanjut 12 bulan menunjukkan bahwa perawatan tersebut bertahan dan aman,” kata Lars Lund, seorang profesor di Rumah Sakit Universitas Odense di Denmark yang mengambil bagian dalam percobaan, seperti yang dilansir AFP, Sabtu (25/3/2017).

“Itu jauh lebih baik daripada mengambil pil setiap kali Anda ingin melakukan hubungan intim,” katanya.

Hasil terapi tersebut cukup menjanjikan sehingga dapat meyakinkan otoritas kesehatan Denmark untuk mengizinkan uji coba terapi tersebut pada fase III yang disebut “double-blind” yaitu suatu percobaan acak terhadap satu kelompok pria diberikan terapi sel punca dan plasebo lain.

Lund menjelaskan bahwa hanya orang-orang yang sembuh dari kanker prostat dan mampu mengendalikan kandung kemih mereka yang akan terdaftar dalam percobaan baru.

Untuk melakukan prosedur terapi tersebut, dokter mengangkat sel lemak dari bagian perut pasien melalui sedot lemak.

Sel-sel tersebut menjalani perawatan singkat dan menjadi sel punca atau sel induk, ini berarti mereka dapat bermutasi ke hampir semua sel khususnya ke dalam tubuh.

Sel-sel punca tersebut kemudian disuntikkan dengan jarum suntik ke penis, di mana mereka secara spontan mulai berubah ke sel-sel saraf dan otot, serta sel-sel endotel yang melapisi pembuluh darah.

Dengan kata lain, sel-sel punca tersebut memperbaiki kerusakan dalam jaringan yang mengakibatkan disfungsi ereksi.

Para pria akan berada di bawah pembiusan sementara saat semuanya terjadi, dan dapat keluar dari rumah sakit pada hari yang sama.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan operasi prostat bertanggung jawab terhadap sekitar 13 persen dari kasus disfungsi ereksi. Sampai dengan 80 persen pria langsung mengalami kesulitan berhubungan seksual setelah operasi.[My24]


Kata kunci: