Kesehatan

Ini yang Terjadi pada Jantung Pria yang Banyak Minum Alkohol

Minggu, 26 Februari 2017

My24hours.net, Inggris Raya – Apa yang terjadi pada jantung para pria yang memiliki sejarah hidup terlalu banyak minum minuman beralkohol?

Ilustrasi. Penebalan pembuluh darah menuju jantung.
Ilustrasi. Penebalan pembuluh darah menuju jantung.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, para pria dengan riwayat terlalu banyak minum minuman beralkohol cenderung memiliki dinding yang kaku pada arteri (pembuluh darah) yang memasok darah ke jantung, suatu ukuran penting bagi risiko penyakit jantung.

Walaupun meminum sedikit minuman beralkohol kemungkinan berhubungan dengan kesehatan jantung yang lebih baik, namun meminum banyak minuman beralkohol berhubungan dengan kesehatan jantung buruk baik dalam jangka pendek ataupun panjang, demikian tulis para peneliti dalam Journal of American Heart Association.

“Kekakuan arteri merupakan indikator penting dari penuaan kardiovaskular dan diketahui sangat terkait dengan penyakit kardiovaskular dan terkait dengan kematian,” kata kepala peneliti Darragh O’Neill dari University College London di Inggris.

Dinding arteri yang kaku sangat terkait dengan penyakit tekanan darah tinggi dan arteri koroner, selain penyakit-penyakit lainnya, kata O’Neill seperti yang dilansir Reuters Health Sabtu (25/2/2017).

Untuk menguji hubungan antara minum alkohol jangka panjang dengan kekakuan arteri, tim peneliti menggunakan data dari hampir 4.000 pegawai pemerintah Inggris yang direkrut antara tahun 1985 dan 1988. Hampir tiga perempatnya pria dan sebagian besar berkulit putih.

Setiap empat sampai lima tahun, para partisipan penelitian tersebut melaporkan kebiasaan minum mereka. Dan mulai antara 2007 sampai 2009, para peneliti mengukur kekakuan arteri mereka setiap beberapa tahun dengan teknik yang dikenal sebagai estimasi kecepatan gelombang pulsa (PVW).

Hasilnya, para pria yang secara konsisten sebagai peminum berat (lebih dari 7 bir atau 7 gelas anggur/wine setiap minggunya atau lebih dari 14 tenggak minuman keras) memiliki tingkat kekakuan arteri yang lebih tinggi daripada pria yang cenderung minum dalam porsi sedang.

Lawrie Beilin, seorang profesor emeritus kedokteran di University of Western Australia yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan orang sering meremehkan kebiasaan minum mereka sendiri dan menekankan bahwa risikonya tinggi. Beilin mencatat, selain masalah jantung, minum minuman beralkohol dapat meningkatkan risiko kanker umum seperti kanker payudara, usus besar, pankreas, dan kanker tenggorokan, bahkan termasuk bagi para peminum porsi sedang.[My24]


Kata kunci: ,