Panduan

Cara Mencegah Penipuan Perbankan Online

My24hours.net, Indonesia – Kejahatan dan penipuan perbankan online semakin marak dewasa ini. Bagaimana cara kita melindungi diri dari penipuan perbankan online?

Cara Melindungi Diri dari Penipuan Perbankan Online

Masa-masa mengantri dalam antrian panjang di bank untuk melakukan transaksi perbankan telah berlalu. Berkat teknologi, tidak ada keramaian dan antrian untuk mengakses layanan perbankan.

Dari belanja online hingga melakukan pembayaran, perbankan digital telah menjadi teman kita. Meskipun teknologi ini telah membuat urusan perbankan menjadi mudah bagi kita, pada saat yang sama, juga meningkatkan kemungkinan berbagai penipuan perbankan online. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami cara melindungi diri dari ancaman tersebut.

Berikut adalah panduan 7 cara untuk melindungi diri Anda dari penipuan perbankan online.

Cara Mencegah Penipuan Perbankan Online

  1. Ubah kata sandi (password) secara berkala

    Sangat penting untuk mengubah kata sandi Anda setiap dua hingga tiga bulan untuk melindungi diri Anda dari peretas potensial. Selain itu, setiap kali Anda memperbarui kata sandi Anda, selalu tetapkan kata sandi yang kuat, yang mencakup setidaknya delapan karakter – campuran huruf besar ditambah huruf kecil, angka, dan karakter khusus. Dan tentu saja jangan bagikan kata sandi Anda kepada siapa pun.

  2. Jangan pernah menggunakan komputer publik untuk perbankan online

    Hindari menggunakan komputer publik untuk perbankan online dengan biaya berapa pun. Menggunakan perangkat publik membuat detail perbankan Anda lebih rentan terhadap ancaman, dan peretas dapat dengan mudah mendapatkan informasi aman Anda yang dapat membuat Anda kesulitan kehilangan uang yang ada di rekening bank Anda. Oleh karena itu, jadikan aturan emas dalam hidup untuk tidak pernah menggunakan komputer umum untuk perbankan online dan ini adalah upaya jitu untuk menghindar dari berurusan dengan penipuan.

  3. Hanya gunakan aplikasi atau situs web perbankan online yang terverifikasi

    Selalu disarankan untuk menggunakan aplikasi atau situs web yang aman dan terverifikasi untuk melakukan transaksi moneter apa pun secara online. Menggunakan aplikasi/situs web yang tidak sah dapat mengakibatkan penipuan perbankan online. Karenanya, selalu akses aplikasi atau situs web asli yang membuat transaksi menjadi mudah dan aman. Fiture aplikasi dengan otentikasi 2 faktornya dengan lapisan keamanan ketiga tambahan memastikan bahwa tidak ada uang yang dipotong dari akun Anda tanpa persetujuan Anda.

  4. Pastikan hanya menggunakan koneksi internet yang aman

    Jika kita mendapatkan internet gratis, kita pasti akan menggunakannya. Dan di tempat-tempat umum yang populer, orang cenderung menggunakan internet gratis yang disediakan untuk segala macam hal, termasuk perbankan atau melakukan pembayaran. Betapapun menariknya kelihatannya, menggunakan internet gratis, yang mungkin tidak aman, terbukti menjadi ancaman besar bagi informasi perbankan Anda yang sensitif. Oleh karena itu, selalu mendaftar dengan koneksi internet yang aman saat melakukan pembayaran online. Selain itu, pastikan untuk mengamankan koneksi internet nirkabel di rumah Anda dengan kata sandi yang kuat.

  5. Jangan terbuai penipuan untuk ungkap identitas

    Anda pasti pernah menemukan email, panggilan telepon, dan pesan yang mencoba menipu Anda untuk mengungkapkan informasi keuangan Anda. Penipu dapat bertindak sebagai pegawai bank yang memeriksa rincian bank atau OTP Anda atas nama cashback, hadiah, dll. Setelah mereka mendapatkan informasi yang diperlukan, mereka dapat mengakses rekening bank Anda tanpa sepengetahuan Anda. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari mengklik atau menjawab tautan atau panggilan mencurigakan yang dapat membantu peretas mendapatkan rekening bank Anda.

  6. Amankan komputer

    Dengan serangan siber yang meningkat, menginstal perangkat lunak antivirus di komputer pribadi Anda sangat penting. Tidak hanya menginstal tetapi memperbarui dan mengaktifkan perangkat lunak antivirus secara teratur di komputer Anda adalah suatu keharusan. Ini membantu memerangi segala ancaman dan aktivitas jahat yang mungkin berisiko kehilangan informasi sensitif Anda karena penipuan.

  7. Ekstra hati-hatilah saat menggunakan kartu debit/kredit

    Ada banyak insiden yang dilaporkan tentang penipuan kartu yang didaftarkan atas nama menawarkan manfaat perjalanan, paket, dan lainnya. Jika kartu Anda hilang, laporkan dan segera diblokir oleh bank. Selain itu, jangan pernah membagikan detail kartu kredit/debit Anda dengan orang yang tidak dikenal melalui panggilan atau SMS. Juga, lakukan transaksi hanya melalui mesin pembaca kartu (POS) asli.[MY24]


Kategori: Panduan
Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA