Panduan

Kiat Membeli dan Menjual Rumah Secara Bersamaan

My24hours.net, Indonesia – Membeli dan menjual rumah secara bersamaan menjadi tugas yang menantang dan membawa kompleksitas ke tingkat yang sama sekali baru.

Kiat Membeli dan Menjual Rumah Secara Bersamaan
Foto: shutterstock

Jika Anda membeli dan menjual rumah pada saat yang sama, Anda harus mencermati pasar penjualan rumah sebagai penjual dan pembeli. Anda akan mendapat manfaat dari pasar penjualan di satu sisi, tetapi juga bisa menghadapi tantangan sebagai pembeli.

Dengan lebih sedikit rumah untuk dijual daripada jumlah pembeli, ada urgensi dan persaingan yang lebih besar di pasar real estat. Namun, ada tanda-tanda pasar perumahan mulai mereda.

Tidak ada cara untuk membuat proses pembelian atau penjualan rumah benar-benar dapat diprediksi, tetapi memikirkan strategi pilihan Anda akan membantu Anda mencermati naik turunnya jual-beli rumah sedikit lebih mudah.

Meskipun Anda tidak dapat mengontrol pasar, Anda dapat merencanakan ke depan untuk meminimalkan dampak dari setiap potensi tantangan yang mungkin muncul.

Berikut adalah beberapa kiat para pakar untuk menjawab beberapa pertanyaan yang mungkin muncul saat membeli dan menjual rumah Anda secara bersamaan.

Kiat Membeli dan Menjual Rumah Secara Bersamaan

Saat membeli rumah baru dan menjual rumah lama pada saat yang sama, satu transaksi selalu didahulukan. Terkadang satu hal terjadi lebih dulu karena preferensi pribadi, di sisi lain ada masalah untuk menemukan rumah yang sempurna sebelum Anda siap untuk menjual rumah yang lain. Dengan pasar yang begitu panas, setiap langkah ini harus dipertimbangkan dengan hati-hati dan agen real estat yang memenuhi syarat dapat membantu menyusun strategi berdasarkan kondisi pasar lokal.

Tidak peduli jalan mana yang Anda pilih, kiat para pakar ini dapat membantu Anda memiliki transaksi yang sukses dan meminimalkan stres membeli dan menjual rumah pada saat yang sama.

Membeli Rumah Sebelum Menjual Rumah

Beberapa pembeli dapat membeli rumah baru tanpa menunggu untuk menjual rumah mereka yang lama, namun banyak yang tidak memiliki kesempatan itu.

Bagi orang-orang yang membutuhkan hasil dari satu penjualan rumah lama untuk membeli rumah baru, di situlah kontrak “penawaran ketidakpastian” (kontingensi) masuk. Pada dasarnya hal ini berarti pembeli rumah memiliki sejumlah waktu untuk menjual rumah lama mereka untuk membantu membiayai pembelian rumah baru. Meskipun kontrak “penawaran ketidakpastian” ini tidak banyak, masih ada cara Anda dapat membantu diri sendiri.

Untuk pembeli rumah yang berencana membuat penawaran ketidakpastian (membeli sesuai dengan penjualan rumah lama), pertimbangkan hal berikut:

1. Minta perpanjangan waktu final pembelian rumah baru

Meskipun sebagian besar pembeli ingin segera pindah ke rumah baru mereka, Anda masih perlu waktu untuk menjual rumah Anda. Sebagai bagian dari penawaran pembelian Anda, mintalah perpanjangan waktu final pembelian rumah baru selama 60 hari agar memiliki waktu ekstra untuk menemukan pembeli rumah lama Anda.

2. Siapkan rumah lama saat ini untuk dipasarkan

Dengan mempersiapkan rumah lama Anda untuk dipasarkan sebelumnya (pengecatan baru dinding, pemindahan barang, dan pengosongan ruang), Anda akan siap untuk mempublikasikan rumah Anda dan menarik pembeli segera setelah Anda mendapatkan rumah baru Anda di bawah kontrak. Anda direkomendasikan untuk berbicara dengan agen rumah Anda tentang bagaimana mempersiapkan rumah Anda untuk dijual.

3. Buat penawaran yang bergantung pada penjualan rumah lama

Memiliki penawaran kontingensi ini dalam kontrak pembelian rumah baru memungkinkan Anda untuk memilih mundur dari pembelian jika Anda tidak dapat menjual rumah Anda. Penawaran kontingensi ini memungkinkan Anda untuk membatalkan pembelian tanpa konsekuensi hukum apa pun dan dapat menyelamatkan Anda dari kehilangan deposit Anda.

4. Buat penawaran dengan inspeksi rumah atau penilaian kontingensi

Kontingensi adalah klausa yang dimaksudkan untuk melindungi pembeli dan penjual untuk secara formal menunjukkan minat mereka dengan asumsi kondisi tertentu dapat dipenuhi.

5. Menggunakan kredit ekuitas rumah untuk mendanai uang muka

Pemilik rumah dengan kredit ekuitas rumah yang mapan dapat menggunakan jalur kredit mereka untuk mendanai uang muka rumah baru. Saat rumah terjual, saldo kredit ekuitas rumah dilunasi dari hasil penjualan. Pastikan bahwa Anda mampu membayar tagihan bulanan tambahan yang datang dengan meminjam uang ini.

Kelebihan membeli rumah terlebih dulu

  • Kemampuan untuk meluangkan waktu Anda menemukan rumah yang tepat.
  • Menjamin Anda memiliki rumah baru untuk pindah saat rumah lama Anda terjual.
  • Hanya perlu membayar biaya pindahan satu kali.

Kekurangan membeli rumah terlebih dulu

  • Mungkin perlu melakukan dua pembayaran hipotek sekaligus jika rumah lama Anda tidak laku.
  • Lebih sulit untuk memenuhi syarat untuk pinjaman baru sambil tetap melakukan pembayaran hipotek lama.
  • Tekanan keuangan dapat membuat Anda menerima tawaran yang lebih rendah untuk rumah Anda.

Menjual Rumah Sebelum Membeli Rumah

Dalam beberapa kasus, akan masuk akal untuk menjual rumah Anda sebelum Anda memikirkan langkah selanjutnya. Beberapa penjual menjual dan pindah ke properti sewaan atau menyewakan kembali dari pembeli untuk mengunci keuntungan dan menguangkan ekuitas mereka sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Beberapa penjual menunggu harga yang lebih rendah sebelum membeli lagi. Yang lain mempertimbangkan untuk pindah ke area dengan biaya lebih rendah.

Jika Anda berencana untuk menjual rumah Anda sebelum membeli yang baru, ingatlah kiat berikut:

1. Sewa rumah lama Anda untuk memberikan waktu tambahan

Menyewa kembali rumah lama yang dijual memungkinkan penjual untuk “menyewa” rumah mereka hingga 60 hari setelah menjualnya. Menyewa kembali memberikan waktu ekstra kepada Anda sebagai penjual untuk menemukan properti atau jika ada sesuatu yang menunda pembelian.

2. Tempatkan barang-barang pribadi di gudang penyimpanan

Penjual (Anda) harus mengosongkan rumah Anda yang akan dijual sebelum mengambil foto dan mendaftarkan properti Anda tersebut. Gudang penyimpanan (storage unit) dapat menyimpan barang-barang pribadi tambahan jika mereka perlu tinggal di suatu tempat sementara sampai menemukan rumah baru.

3. Pembeli rumah tanpa kontrak kontingensi membuat penawaran yang lebih kuat

Jika Anda tidak harus menjual rumah lama Anda terlebih dahulu saat membeli rumah baru, penjual rumah baru akan menganggap penawaran Anda lebih kuat dari yang lain. Ketika Anda menjual rumah lama Anda terlebih dahulu, Anda tahu persis berapa uang muka Anda, yang juga dapat memperkuat penawaran Anda.

Kelebihan menjual rumah terlebih dulu

  • Mencegah dua pembayaran hipotek sambil menunggu rumah lama Anda terjual.
  • Lebih mudah untuk memenuhi syarat untuk hipotek rumah baru tanpa pembayaran hipotek yang ada pada laporan kredit Anda.

Kekurangan menjual rumah terlebih dulu

  • Bisa membuat Anda terjebak tanpa rumah untuk waktu yang lama.
  • Biaya penyimpanan dan pemindahan tambahan untuk semua barang Anda.
  • Nilai rumah dapat terus meningkat sebelum Anda mendapatkan penawaran yang diterima.
  • Suku bunga mungkin naik sebelum mengunci suku bunga acuan membeli rumah.

Pentingnya Tahu Pasar Real Estat

Mengetahui jenis pasar perumahan tempat Anda berada dapat membantu Anda menetapkan harapan yang tepat sebelum Anda membeli rumah atau mendaftarkan properti Anda untuk dijual. Berikut adalah beberapa karakteristik dan tren untuk membantu Anda memahami jenis pasar real estat tempat Anda berada, dan apa artinya bagi Anda:

Karakteristik Pasar Pembelian Rumah

  • Pembeli lebih cenderung untuk menegosiasikan harga.
  • Penjual umumnya lebih bersedia untuk mendiskon harga jual mereka, menyetujui perbaikan yang diminta, dan menerima persyaratan ramah pembeli lainnya.
  • Rumah menempati pasar lebih lama.
  • Anda akan melihat penurunan dalam daftar harga.
  • Tidak banyak orang yang mengantri untuk open house setiap Sabtu pagi.

Karakteristik Pasar Penjualan Rumah

  • Penjual mungkin mengabaikan tawaran di bawah harga jual.
  • Pembeli akan membutuhkan harga beli yang lebih kuat dan uang muka yang lebih besar untuk membuat penawaran mereka lebih kompetitif.
  • Pembeli mungkin berkreasi dengan penawaran mereka, seperti dengan membagikan surat yang dipersonalisasi untuk membuat daya tarik emosional bagi penjual.
  • Pembeli lebih cenderung menawar atau melampaui anggaran pembelian rumah mereka.
  • Pembeli mungkin membayar lebih untuk rumah yang membutuhkan banyak pekerjaan atau peningkatan.
  • Pembeli lebih cenderung menghapus kontrak kontingensi.

Sadarilah bahwa menghapus kontrak kontingensi mengurangi peluang untuk mundur dari transaksi jika sesuatu yang buruk terjadi. Misalnya, menghapus kontingensi inspeksi rumah bisa berarti Anda tidak mengetahui tentang perbaikan rumah yang mahal sampai setelah Anda membeli propertinya.[MY24]

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA