Panduan

Panduan Membeli Bohlam Lampu

My24hours.net, Indonesia – Agar Anda tidak salah pilih, panduan membeli bohlam lampu berikut dapat menjadi acuan saat Anda membeli benda penerang tersebut.

Panduan Membeli Bohlam Lampu

Dewasa ini, bohlam lampu atau bola lampu tersedia dalam berbagai jenis, ukuran, dan bentuk yang memusingkan. Para pembeli yang tidak mengetahui berbagai jenis bohlam lampu tentu akan kebingungan untuk menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Berikut lima bohlam lampu yang mungkin Anda temui, dan panduan cara memilih bohlam lampu terbaik untuk Anda.

Panduan Membeli Bohlam Lampu

1. Lampu Pijar

Bertentangan dengan apa yang mungkin Anda dengar, bohlam lampu pijar tidak menghilang; jenis bola lampu ini tetap ada dan masih tersedia online dan di beberapa toko. Pada 2007, Kongres Amerika Serikat mengeluarkan undang-undang yang menyatakan bahwa lampu pijar tidak lagi dapat dibuat di AS karena tidak memenuhi standar efisiensi energi federal yang baru. Selama 12 tahun terakhir, lampu pijar telah menghilang secara bertahap, tetapi seperti yang disebutkan, Anda masih bisa membelinya, meskipun mereka menjadi lebih langka. Di negara-negara berkembang seperti di Indonesia lampu pijar juga masih dapat ditemui karena harganya yang terjangkau.

Lampu pijar sangat terjangkau harganya, cahayanya dapat diredupkan. Umumnya tersedia dalam ukuran mulai dari 40 hingga 150 watt. Lampu ini memancarkan cahaya yang hangat dan lembut. Pada sisi negatifnya, lampu pijar tradisional menghasilkan banyak panas, hanya bertahan 1 hingga 2 tahun, dan mengonsumsi lebih banyak listrik daripada jenis bohlam lampu lainnya.

2. Lampu Compact Fluorescent (CFL)

Tidak seperti lampu neon tabung tradisional, yang berdengung, berkedip, dan menghasilkan cahaya kebiruan yang keras, lampu CFL menyala dengan cepat dan menghasilkan cahaya yang menyenangkan, mengoreksi warna. Selain itu, CFL modern 75% lebih hemat energi daripada lampu pijar, dan mereka memiliki harapan hidup 7 hingga 9 tahun. Mereka umumnya tersedia dalam ukuran mulai dari 3 hingga 120 watt. (CFL 14 watt setara dengan lampu pijar 60 watt.)

Perlu diingat, bagaimanapun, bahwa tidak semua CFL dapat diredupkan. Beberapa CFL lambat untuk mencapai kecerahan penuh dalam cuaca yang sangat dingin, dan mereka mengandung sejumlah kecil merkuri. Jadi berhati-hatilah saat memegang lampu CFL yang pecah.

3. Lampu Halogen

Foto: Amazon.com

Lampu halogen mirip dengan lampu pijar, karena mengandung filamen yang dipanaskan ke titik bercahaya. Namun, halogen mengonsumsi antara 25 dan 80 persen lebih sedikit listrik daripada lampu pijar, tergantung pada bohlam tertentu. Halogen memancarkan cahaya putih murni yang sangat dekat dengan cahaya alami, sehingga warna tampak lebih tajam dan lebih cerah.

Juga, jangan pernah menggunakan tangan kosong Anda untuk mengganti bohlam halogen. Minyak alami pada kulit Anda akan dipindahkan ke bohlam, menyebabkan bohlam terlalu cepat hangat dan mungkin pecah.

4. Lampu Light-Emitting Diode (LED)

Ada banyak hal yang disukai dari lampu LED. Lampu ini harganya terjangkau, super hemat energi, tetap dingin saat disentuh. Dan yang menakjubkan dapat bertahan 10 hingga 20 tahun. LED 75% lebih hemat energi daripada lampu pijar standar, dan tersedia dalam ukuran mulai dari 2,5 hingga 16 watt. Dan ketahuilah bahwa sebagian, tetapi tidak semua, LED dapat diredupkan.

Lampu LED menghasilkan cahaya terarah, bukan cahaya yang menyebar, sehingga tidak bagus untuk pencahayaan ruangan sekitar. Lampu ini jauh lebih cocok untuk situasi pencahayaan tugas, seperti pencahayaan dapur di bawah kabinet. Ada beberapa versi yang lebih baru yang mengelompokkan beberapa LED dalam satu bohlam untuk menghasilkan tampilan cahaya yang lebih luas, tetapi harganya enam kali lebih mahal daripada LED directional-light. Dan lampu LED khusus sekarang tersedia untuk menggantikan lampu pijar di pencahayaan tersembunyi.

5. Lampu Smart Wi-Fi LED

Foto: Amazon.com

Ini adalah bentuk pengembangan lampu LED yang disebut Smart Wi-Fi LED. Lampu khusus ini yang memungkinkan Anda untuk mengontrol pencahayaan di rumah Anda dari jarak jauh melalui ponsel pintar atau tablet. Cukup pasang bohlam lampu Wi-Fi menjadi lampu, unduh aplikasi, dan kemudian dari mana saja di dunia, Anda akan dapat menghidupkan atau mematikan lampu, menyesuaikan kecerahan, dan lampu program untuk hidup dan mati pada waktu yang telah ditentukan waktu.

Catatan, bohlam lampu berkemampuan Wi-Fi sering kali dikhususkan untuk perangkat tertentu, artinya bohlam lampu hanya kompatibel dengan perangkat Apple atau Android.[MY24]

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA