Sains

5 Fakta Menarik Seputar Kecebong Katak yang Belum Anda Tahu

My24hours.net, Indonesia – Kecebong katak atau kodok adalah tahap awal (pra-dewasa) dalam daur hidup dari seekor katak atau pun kodok.

kecebong katak
Kecebong. Foto: wikipedia.org

Fakta-fakta menarik tentang kecebong membuat mereka menarik untuk diamati. Terkadang, kecebong disebut juga dengan berudu.

Berikut 5 fakta menarik seputar kecebong katak atau berudu

1. Kelas amfibi

Dalam perkembangan selanjutnya kecebong ataupun berudu akan menjadi katak atau pun kodok yang termasuk hewan kelas Amfibi dengan ordo Anura. Sedikitnya ada 5.000 katak dan kodok diketahui ada di dunia. Amfibi-amfibi ini berbeda-beda dalam karakteristik tertentu, seperti ukuran, warna dan bentuk.

2. Lebih mirip ikan

Kecebong sama sekali tidak mirip katak atau kodok – mereka terlihat lebih mirip ikan dalam hal bentuk tubuh mereka dan ekor panjang mirip sirip. Berudu katak atau pun kodok cenderung berwarna, seperti coklat, emas dan nuansa hijau. Tubuh mereka menampilkan tanda-tanda seperti bintik-bintik dan bercak-bercak. berudu katak atau pun kodok memiliki dua sampai empat baris gigi, tergantung spesiesnya. Seekor berudu memiliki ekor, tapi saat berubah menjadi seekor katak dan menyingkirkan ekornya, ia akan berhenti makan dan sebagai gantinya ia menyerap semua sari makanan yang telah disimpan di ekornya.

3. Sensitif

Dalam perkebangannya kecebong akan berubah menjadi katak atau kodok. Waktu yang dibutuhkan dalam perubahan ini tergantung dari jenisnya, ada yang enam minggu, ada pula yang tiga tahun. Idealnya, perubahan tersebut harus dilakukan di alam liar, bukan di penangkaran, karena berudu sangat sensitif, tempat mereka tinggal tidak boleh mengandung racun dan bahan kimia tertentu, seperti klorin, logam berat dan kloramina.

4. Menggunakan alat nafas berbeda saat dewasa

Kecebong menghirup dan menyerap oksigen saat berada di dalam air, sedangkan saat berkembang sepenuhnya menjadi katak atau pun kodok dapat bernapas di daratan dan air. Kecebong bernafas menggunakan insang, yang merupakan ciri khas lain yang membuatnya mirip dengan ikan. Saat mereka tumbuh, mereka akhirnya kehilangan insangnya.

5. Omnivor

Fakta lainnya, tidak hanya terlihat seperti ikan, kecebong juga berperilaku seperti ikan. Kecebong mulai memakan tanaman, seperti ganggang dan rumput air, sekitar seminggu setelah mereka menetas dari telur. Saat mereka tumbuh, mereka mulai memakan serangga. Mereka menghabiskan seluruh waktunya sebagai kecebong di dalam air. Setelah kecebong menjadi katak atau pun kodok dewasa, mereka hidup baik di air maupun di darat.[MY24]

BAGIKAN ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA:

Kategori: Sains
Kata kunci:
Penulis: