Sains

Astronot Mars Akan Bisa Ubah Air Seni Menjadi Plastik

Selasa, 12 September 2017

My24hours.net, Amerika Serikat – Mengubah air seni menjadi plastik, mungkinkah? Ide ini muncul dari pemikiran bahwa segala sesuatu di ruang angkasa tidak terbuang percuma.

astronot
Astronot. foto: wikipedia.org

Para astronot Mars yang perlu membuat sebuah alat di tempatnya berada mungkin bisa menggunakan air seni atau urin mereka sendiri, menurut Dr. Mark A. Blenner, seorang profesor di Universitas Clemson.

“Bayangkan Anda sedang menuju Mars, dan Anda kehilangan alat penting selama perjalanan di ruang angkasa … Anda hanya tinggal kembali masuk ke pesawat ruang angkasa Anda dan menggunakan beberapa mikroorganisme untuk mengubah urin Anda dan menghembuskan karbon dioksida (CO2) menjadi bahan kimia untuk membuat alat yang baru,” menurut sebuah pernyataan dari American Chemical Society dan Professor Blenner.

Ketika para astronot di masa depan melakukan perjalanan epik ke Mars, akan sangat penting untuk menemukan cara untuk menggunakan kembali dan mendaur ulang semua yang mereka bawa. Dengan pemikiran ini, Blenner dan timnya mempelajari cara mengganti molekul untuk mengubahnya menjadi benda-benda seperti poliester dan nutrisi.

Perjalanan ke Mars diperkirakan memakan waktu antara enam dan delapan bulan.

Tujuan NASA adalah untuk mengirim misi berawak ke Mars pada 2030an.

Sistem yang dikembangkan Blenner menggunakan berbagai galur ragi Yarrowia lipolytica, yang membutuhkan nitrogen dan karbon untuk tumbuh. Tim Blenner di Clemson menemukan bahwa ragi tersebut bisa mendapatkan nitrogen mereka dari urea dalam urin yang tidak dalam penanganan medis.

Seberapa praktis?

“Tahap ini sangat awal,” kata Blenner seperti yang dilansir Fox News, 25 Agustus lalu. “Khususnya produksi plastik perlu ditingkatkan,” katanya.

Satu galur ragi telah direkayasa untuk menghasilkan monomer dan menghubungkannya dengan polimer poliester. Polimer tersebut kemudian dapat digunakan dalam printer 3-D untuk menghasilkan komponen plastik baru. Tim Blenner terus melakukan rekayasa galur ragi ini.

Jenis ragi lainnya menghasilkan asam lemak omega-3 semenjak hal itu diperlukan juga untuk menciptakan nutrisi penting dalam perjalanan panjang ke Mars. Asam lemak omega-3 berkontribusi pada kesehatan jantung, mata dan otak.

“Produksi omega-3 dari substrat non limbah telah dikomersialisasikan oleh Dupont. Kami telah menghasilkan omega-3 yang cukup baik dengan menggunakan substrat limbah (biomassa cyanobacteria dan urine),” kata Blenner.

“Tapi tidak jelas bagaimana mikroorganisme akan merespons berada di lingkungan luar angkasa, juga tidak jelas bagaimana mikroba rekayasa genetika akan merespons,” tambahnya.

Jika penelitian tersebut berhasil maka mengubah air seni menjadi plastik akan sangat membantu bagi para astronot yang berpergian menjelajah ruang angkasa.[My24]

Kata kunci:
Penulis: