Sains

Ilmuwan Buat Jaring Laba-laba Dapat Tahan Berat Manusia

Minggu, 3 September 2017

My24hours.net, Italia – Tali parasut suatu saat nanti akan menggunakan bahan dari jaring laba-laba, demikian kata para peneliti dari Italia dan Inggris.

Jaring laba-laba
Jaring laba-laba. Foto: wikipedia.org

Sutra yang dipintal laba-laba menggabungkan sifat kekuatan besar, ringan dan fleksibel, sehingga dapat menangkap serangga yang terbang. Namun meningkatkan sifat-sifat itu sampai ke skala yang besar yang bisa menahan tubuh manusia kelihatannya aneh, hingga penelitan baru ini.

Namun sekarang, para ilmuwan yang dipimpin oleh Nicola Pugno di Universitas Trento Italia telah berhasil menggabungkan sutra laba-laba dengan nanotube karbon dan grafem, yang menghasilkan material komposit lima kali lebih kuat.

Hebatnya, komposit tersebut diproduksi oleh laba-laba itu sendiri, setelah lebih dulu meminum air yang mengandung nanotube.

Metode konstruksi yang cerdik tersebut mengambil keuntungan dari proses metabolisme yang sudah aktif dalam hewan kelas arakhnida (seperti laba-laba).

“Kita sudah tahu bahwa ada biominerals yang ada di dalam matriks protein dan jaringan keras pada serangga, yang memberi mereka kekuatan dan kekerasan yang tinggi misalnya pada rahang dan gigi mereka,” kata Pugno seperti yang dilansir Sydney Morning Herald, Sabtu (30/8/2017).

“Jadi penelitian kami melihat apakah sifat sutra laba-laba bisa ‘disempurnakan’ dengan menggabungkan beragam nano material yang berbeda ke dalam struktur protein biologis sutra tersebut.”

Meskipun sejauh ini hanya diproduksi pada skala bukti konsep yang kecil, pengujian mengungkapkan sutra yang diperkuat tersebut menjadi salah satu bahan terkuat di bumi atau di dunia alam – sama dengan serat karbon murni.

“Ini adalah serat polimer pintal terbaik dari segi kekuatan tarik, ketegangan tertinggi, dan terutama ketangguhan, bahkan bila dibandingkan dengan serat sintetis seperti Kevlar,” kata Pugno.

Diperlukan pengujian dan penyempurnaan lebih lanjut dari penelitian yang dipubilasikan di jurnal 2D Materials tersebut, namun pekerjaan Pugno dan rekan-rekannya meningkatkan kemungkinan jutaan laba-laba yang ditempatkan di dalam baterai, diberi nanotube, dan digunakan untuk menghasilkan berton-ton sutra yang disempurnakan.

“Selanjutnya,” tambah Pugno, “Proses integrasi alami penguatan material biologis ini juga dapat diterapkan pada hewan dan tumbuhan lain, yang mengarah ke kelas baru ‘bionikomposit’ untuk aplikasi inovatif.”

Tidak menutup kemungkinan jika penelitian ini berhasil ditingkatkan akan dapat membuat jaring laba-laba sekuat jaring laba-laba pada tokoh fiktif Spiderman.[My24]

Kata kunci:
Penulis: