Sains

Keren! Kini Ada Kulit Elektronik yang Bisa Merasakan, Apa Rahasianya?

My24hours.net, Inggris RayaPara ilmuwan telah menemukan cara untuk menciptakan kulit elektronik (e-skin) yang dilengkapi dengan indra perasa yang dapat digunakan pada sebuah robot atau kaki palsu.

Dengan kulit elektronik, sebuah robot dapat merasakan sentuhan
Dengan kulit elektronik, sebuah robot dapat merasakan sentuhan.

Tim ilmuwan dari seluruh dunia bekerja untuk mengembangkan kulit sintetis yang fleksibel bisa merasakan dengan meniru berbagai jenis reseptor sensorik yang ditemukan pada kulit manusia.

Menghidupkan sistem seperti itu merupakan sebuah tantangan, namun sekarang para peneliti dari Sekolah Teknik Universitas Glasgow telah mengembangkan cara untuk menggunakan graphene, sebuah karbon dalam bentuk yang sangat tipis, untuk menghasilkan listrik melalui tenaga surya.

Graphene, yang hanya seukuran tebal satu atom tersebut, kuat, sangat fleksibel, penghantar linstrik dan transparan. Hal-hal itu cocok untuk mengumpulkan energi matahari untuk menghasilkan listrik, kata para ilmuwan, seperti yang dilansir Reuters, Kamis (23/3/2017).

Manfaat Kulit Elektronik

Khususnya tangan palsu cerdas, kini dapat mereproduksi banyak sifat mekanik dari anggota tubuh manusia dan memberinya sebuah indra peraba seperti kulit yang membuatnya lebih bermanffat untuk kasus amputasi.

Kulit elektronik yang sensitif terhadap sentuh juga bisa digunakan pada robot untuk meningkatkan kinerja dan membantu mesin mendeteksi potensi bahaya saat berinteraksi dengan manusia.

Ravinder Dahiya dan timnya menjelaskan bagaimana mereka memiliki sel-sel fotovoltaik pembangkit listrik terintegrasi ke dalam kulit elektronik mereka. Penjelasan mereka di muat di jurnal Advanced Functional Materials.

Target selanjutnya adalah dengan menggunakan teknologi yang sama untuk menggerakkan motor untuk menggerakan tangan palsu. “Hal ini dapat memungkinkan terciptanya tubuh buatan yang bekerja sendiri secara keseluruhan,” kata Dahiya.

Kemajuan dalam penelitian kulit elektronik yang berfokus pada merancang bahan yang elastis, kuat, dan fleksibel telah dilakukan dewasa ini. Penelitian di bidang individu elektronik fleksibel dan penginderaan sentuhan telah berkembang pesat. Namun, teknologi pada robot ini berupaya menyatukan kemajuan dalam banyak bidang penelitian bahan tanpa mengorbankan manfaat individu dari setiap bidang.

Teknologi ini akan membuka pintu bagi banyak kemungkinan aplikasi termasuk robotika lunak, prosthetics, kecerdasan buatan dan pemantauan kesehatan.[MY24]

Kata kunci: , ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA