Sains

Pergi Liburan Lebih Membahagiakan dari Hari Pernikahan, Ini Alasannya

My24hours.net, Indonesia – Sebuah survei mengatakan bahwa pergi liburan lebih membahagiakan dari pada hari pernikahan. Bagaimana bisa dan apa alasannya?

Liburan Lebih Membahagiakan dari Hari Pernikahan
Foto: shutterstock

Pernikahan dianggap sebagai salah satu tonggak utama dalam kehidupan seseorang. Dan tidak heran kita memiliki banyak film dan novel romantis yang memuliakan kehidupan pernikahan orang.

Sebenarnya, ‘menikah dengan bahagia’ adalah gagasan yang tertanam kuat dalam jiwa kita sejak kecil. Selain pengecualian tertentu, pernikahan jelas membawa banyak kebahagiaan dalam kehidupan seseorang — kenyamanan persahabatan, kegembiraan berbagi kebersamaan seumur hidup.

Mungkin ada sangat sedikit peristiwa atau fase dalam kehidupan seseorang yang bisa melampaui pentingnya sebuah pernikahan. Menariknya, survei yang dilakukan oleh situs perjalanan internasional dan mesin pencari untuk reservasi penginapan menemukan bahwa ada satu kegiatan yang dapat membawa seseorang lebih bahagia daripada hari pernikahan mereka.

Pergi Liburan membuat orang lebih bahagia daripada hari pernikahan mereka

Menurut penelitian yang dilakukan oleh booking.com, travelling atau pergi liburan adalah rahasia menuju kebahagiaan sejati. Untuk sampai pada kesimpulan yang menarik ini, tim peneliti dari mesin pencari reservasi penginapan tersebut menanyai 17.000 orang dari 17 negara untuk mendapatkan pendapat yang mencakup semua orang tentang ide kebahagiaan.

Menariknya, 49 persen dari peserta mengatakan bahwa mereka merasa lebih bahagia saat berlibur daripada yang mereka rasakan pada hari pernikahan mereka.

Pergi liburan lebih membangkitkan semangat daripada pergi berkencan

Selain itu, setengah dari peserta yang ikut serta dalam survei tersebut mengklaim bahwa mereka merasa pergi berlibur lebih membangkitkan semangat daripada berkencan. Dan 45 persen menyatakan bahwa dorongan emosional yang mereka terima saat pergi berlibur bahkan lebih besar daripada apa yang mereka rasakan ketika bertunangan dengan kekasih. Beberapa (hampir 29 persen responden) mengaku pergi verlibur membuat mereka lebih bahagia daripada menjadi orangtua.

Pergi liburan Perjalanan lebih penting daripada hal-hal materi

Ketika responden diminta untuk membuat peringkat kegiatan yang membuat mereka bahagia dibandingkan dengan pergi liburan, 70 persen dari peserta mengatakan bahwa bepergian ke lokasi baru, baik itu tempat yang eksotis atau retret terpencil, membawa mereka lebih banyak kebahagiaan daripada membeli barang-barang materi. Singkatnya, mereka lebih menghargai pengalaman baru daripada hal-hal yang mereka kumpulkan dalam hidup mereka.

56 persen akan meninggalkan pakaian baru, gadget demi pergi liburan

Kita semua tahu bagaimana kebanyakan orang cenderung membeli gadget terbaru atau mengenakan pakaian baru. Tetapi tampaknya 56 persen responden dari survei ini siap untuk mengorbankan kenyamanan mereka dan menahan godaan membeli pakaian dan gadget terbaru jika diberi kesempatan untuk bepergian. Faktanya, 48 persen dari peserta menyatakan mereka tidak keberatan menunda rencana perbaikan rumah untuk pergi berlibur.

Semua berkat endorfin dan oksitosin

Menurut para ilmuwan, hormon endorfin dan oksitosin, bertanggung jawab atas suasana hati kita. Sementara berolahraga dan aktivitas keras mendorong sekresi kedua hormon ini. Penelitian juga membuktikan bahwa pergi liburan, yang melibatkan mengalami hal-hal baru dan gerakan fisik yang konstan, bertanggung jawab atas pelepasan endorfin dan oksitosin dengan berbagai cara. Tidak heran, pergi liburan lebih membahagiakan bagi banyak orang.[MY24]

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA