Teknologi

Ada Badai Irma, Facebook Aktifkan Layanan Cek Keselamatan di Florida

Senin, 11 September 2017

My24hours.net, Amerika Serikat – Dengan adanya badai Irma yang menerjang di Florida Key pada Minggu (10/9/2017), media sosial Facebook telah mengaktifkan layanan Cek Keselamatan (Safety Check) yang memungkinkan para penggunanya dapat memberitahukan teman dan keluarga mengenai keselamatan dirinya.

Facebook Cek Keselamatan (Safety Check ). Foto: newsroom.fb.com

Badai yang mematikan tersebut kini berada di jalur menuju pantai barat Florida.

Badai Irma, yang telah meninggalkan jejak kehancuran di Karibia, menerjang di daerah rendah Florida Keys pada Minggu pukul 9.10 pagi waktu setempat, dalam bentuk badai berkategori 4.

Stasiun National Ocean Service di Key West mengukur kecepatan angin yang melaju sampai 71 mph dan dengan tiupan sampai 90 mph pada Minggu sekitar pukul 9 pagi.

Facebook telah mengaktifkan Cek Keselamatan untuk Badai Irma di Karibia pada 1 September.

Dirancang untuk masa-masa bencana atau krisis, layanan Cek Keselamatan atau Safety Check memungkinkan para pengguna di area tertentu memberi tahu teman dan keluarga mereka bahwa mereka dalam kondisi aman dan selamat.

Para pengguna juga dapat memeriksa keadaan orang lain di daerah yang terkena dampak dan menandaikan “friends” sebagai orang yang selamat.

Orang-orang juga telah menggunakan Cek Keselamatan saat Badai Irma di Florida untuk meminta dan menawarkan bantuan pada Minggu pagi.

Layanan Facebook yang diluncurkan pada tahun 2014 ini telah digunakan untuk menanggapi peristiwa besar seperti serangan teror Brussels, pemboman di Ankara, Turki dan serangan yang mengguncang Paris pada tahun 2015. Begitu juga dengan bencana gempa Nepal pada April tahun 2015.

Pada bulan Juni 2016, layanan media sosial tersebut diaktifkan untuk pertama kali di AS menyusul penembakan massal di klub malam gay Manchester, Pulse. Demikian juga saat terjadi topan Hato yang menerjang Hong Kong dan Makau pada 22 Agustus 2017.

Cek Keselamatan Facebook juga diaktifkan saat terjadi penembakan terhadap para petugas polisi Dallas dan serangan teror di Nice, Prancis. Layanan ini juga digunakan setelah gempa 2016 di Italia.[My24]


Kata kunci: