Teknologi

Panduan Membeli Wireless Charging yang Tepat untuk Smartphone

Kamis, 25 Oktober 2018

My24hours.net, Amerika Serikat – Wireless charging atau charger nirkabel untuk smartphone belakangan menjadi perhatian khusus bagi para konsumen.

Wireless charging Samsung
Wireless charging Samsung. Foto: Youtube

Mencari kabel charging, memasukannya ke bagian bawah smartphone, dan menunggu nada pengisian daya , terasa tampak kuno ketika dihadapkan dengan wireless charging.

Hanya dengan satu wireless charging yang nyaman dan terjangkau, Anda sekarang dapat mengisi smartphone dengan membiarkan baterainya penuh seraya Anda pergi, tanpa perlu memasang kabel.

Namun, masalahnya, tidak semua pengisi daya dibuat sama. Anda perlu mengetahui kondisi teknologi dan perlengkapannya untuk mendapatkan wireless charging terbaik untuk smartphone anyar Anda (atau smartphone yang sedikit lebih lama).

Sebelum Anda membeli wireless charging atau pengisi daya nirkabel, ada baiknya Anda mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan dalam panduan berikut.

Dasar-dasar Wireless Charging

Dulu ada dua standar pengisi daya nirkabel, yaitu PowerMat dan Qi. Tetapi kini dunia teknologi telah berkonsolidasi dengan standar Qi. Itu adalah hal yang bagus, karena menghilangkan banyak kebingungan yang Anda hadapi di toko dalam memilih pengisi daya nirkabel.

Selama pengisi daya nirkabel yang akan Anda beli mendukung standar Qi, Anda akan baik-baik saja. Smartphone Anda jelas perlu mendukung charging Qi juga, tetapi kemungkinan besar Anda sudah bisa memastikannya. Standar Qi biasanya menjadi salah satu nilai tambah penjualan smartphone. Dan pabrik smartphone Anda akan sangat memperjelas jika smartphone Anda dapat mengisi daya secara nirkabel.

Namun meskipun berstandar Qi, ada hal lain yang perlu Anda perhatikan.

Kecepatan Pengisian

Pengisi daya atau charger nirkabel mungkin merupakan konsep universal, tetapi detailnya sangat penting. Smartphone dapat mendukung watt yang berbeda untuk charger nirkabel, demikian sebaliknya.

Dalam membeli charger nirkabel jangan sampai tidak cocok dalam satu arah, yaitu dengan memiliki pengisi daya nirkabel yang lebih lambat daripada yang dapat ditangani perangkat Anda.

Namun, bukan hal terburuk di dunia untuk memiliki pengisi daya yang menghasilkan watt lebih tinggi daripada yang ditunjang perangkat Anda. Mungkin saja, saat Anda akan membeli smartphone baru yang lebih canggih, sehingga pengisi daya tersebut bisa digunakan.

Disinilah bagian yang membingungkan. Sebagai contoh, Samsung Galaxy S9 mendukung charger nirkabel hingga 15W, salah satu yang tertinggi di industrinya saat ini. Secara teori Anda perlu mendapatkan charger nirkabel yang dapat menghasilkan setidaknya 15W. Namun, hanya karena Anda telah mencocokkan masukan dan hasilnya bukan berarti smartphone Anda akan terisi dayanya lebih cepat daripada, katakanlah, dengan charger 9W yang lebih murah.

Mungkinkah hal itu dapat berubah dengan pembaruan perangkat lunak (software)? Anda benar. Sebagai contoh iPhone X. Saat peluncurannya hanya mendukung charger nirkabel 5W, tetapi akhirnya Apple memompanya hingga 7,5W dengan merilis iOS 11.2. Dan jika Anda membeli charger nirkabel 5W untuk iPhone X yang baru, Anda akan terjebak dengan kondisi yang kurang optimal satu bulan kemudian karena pembaruan iOS tersebut.

Beberapa charger nirkabel mendukung kecepatan yang lebih cepat untuk satu platform (biasanya Android) dari yang lain. Contoh, RAVPower hanya mengisi iPhone dengan kecepatan 5W, dan perangkat berkemampuan Qi cepat lainnya hingga 10 watt (jika Anda menggunakan adaptor daya yang tepat). Salah membaca label dan menganggap charger nirkabel 10W pasti mudah menangani iPhone 7,5W, Anda akan mengalami pengalaman charger nirkabel yang lebih buruk dari yang Anda bayangkan.

Charger nirkabel baru Anda mungkin dilengkapi dengan adaptor daya, dan kemungkinan besar akan memungkinkan mempercepat kecepatan charger (dan perangkat apa pun yang Anda letakkan di atasnya). Jika tidak dan Anda telah membelinya, atau jika Anda akhirnya memasukkan charger ke setiap adaptor daya apa saja — seperti yang kadang-kadang dilakukan banyak orang — mungkin akan memberikan Anda kecepatan charger yang lebih lambat jika adaptor hanya dapat menangani sebagian kecil dari watt yang dapat didukung oleh charger. Mencolokkan charger 15W ke adaptor daya 5W, hanya akan menghambat kinerjanya.

Kesimpulannya

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat Anda ingin membeli wireless charging atau charger nirkabel untuk smartphone Anda. Inilah yang perlu Anda ketahui:

1. Smartphone dan charger Anda harus mendukung watt maksimum yang sama untuk wireless charging.
2. Semua tergantung pada seberapa baik smartphone Anda menangani charger nirkabel. Jika ragu, baca berbagai ulasan tentang bagaimana smartphone Anda tampil dengan beragam charger nirkabel (dengan berbagai watt). Dan perhatikan apakah perbedaan beberapa watt berdampak pada uang yang dikeluarkan.
3. Sebuah pad wireless charging mungkin memberikan kecepatan pengisian yang lebih cepat bagi ponsel Android, tetapi kecepatan pengisian yang lambat untuk iPhone. Pastikan Anda memeriksanya.
4. Cobalah untuk membeli wireless charging yang dilengkapi dengan adaptor daya. Jika tidak, pastikan adaptor daya Anda dapat menangani standar wireless charging yang sama dengan pad (bantalannya). (Ini bisa membingungkan.)
5. Smartphone Anda mungkin akhirnya mendapatkan pembaruan perangkat lunak yang membuat wireless charging lebih cepat. Pastikan selalu memperbarui perangkat lunak terbaru dan terhebat.[My24]

Sumber: lifehacker

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...