Travel

6 Tren Travel 2019 yang Perlu Generasi Milenial Tahu

My24hours.net, Indonesia – Memasuki tahun baru akan ada tren-tren baru yang muncul, termasuk tren travel 2019 yang perlu Anda ketahui.

Perjalanan yang berkelanjutan datang dalam berbagai bentuk dan akan menjadi faktor besar dalam banyak pengambilan keputusan para turis tahun ini.

Hal itu bisa berarti bepergian lebih dekat dengan rumah atau memastikan bahwa para turis kembali ke komunitas yang telah mereka kunjungi. Atau alternatif lainnya sekarang orang-orang yang bepergian jauh lebih lama mencari sesuatu yang lebih dari sekadar liburan. Semakin banyak orang ingin membenamkan diri dalam komunitas yang mereka kunjungi. Hal itu bisa berupa tinggal dan bekerja, bisa mengajar atau melakukan amal di komunitas tersebut . Itu semua tampaknya akan menjadi pilihan yang lebih populer.

Alternatif lain, 2019 membawa lebih banyak hal bagi dunia travel. Tren travel 2019 bervariasi dan menunjukkan bahwa orang-orang menjadi lebih sadar akan dampak perjalanannya terhadap bumi dan komunitas lokal kita.

Berikut 6 Tren Travel 2019
1. Perjalanan Akhir Pekan

Menurut Booking.com, 53% pelancong mengatakan mereka berencana untuk melakukan lebih banyak perjalanan akhir pekan pada 2019. Langkah menuju liburan yang lebih pendek ini menjanjikan lebih banyak uang dalam perekonomian lokal. Tampaknya menjadi sebuah langkah besar bagi rute penerbangan yang lebih murah dan mudah tersedia serta kesediaan akomodasi. Perjalanan mikro ini akan menjadi faktor besar di tahun 2019.

2. Perjalanan Berbasis Keterampilan dan Relawan

Perjalanan selalu dikatakan untuk memperluas pikiran, dan diharapkan demikian. Mengunjungi dan mengalami budaya daerah setempat membantu memahami dunia sedikit lebih baik. Ketika gelar universitas menjadi semakin mahal, semakin banyak orang muda yang memutuskan untuk memilih melakukan perjalanan sebagai cara mempelajari keterampilan hidup.

Menurut Booking.com ada sekitar 56% keinginan turis untuk belajar saat travel baik sebagai relawan, perjalanan berbasis keterampilan, atau bekerja di luar negeri.

3. Destinasi yang Terlupakan akan Dikunjungi Kembali

Selama tahun ini tempat-tempat yang menawarkan pariwisata akan dibahas dan isu-isunya diangkat.

Tempat-tempat seperti pantai Boracay dan Maya telah lama tidak dipilih lagi sebagai tujuan wisata. Dan para pelancong memikirkan kembali tempat yang akan mereka kunjungi. Menurut Intrepid, kunjungan turis ke negara-negara seperti Hongaria telah meningkat sebesar 155% dan Moldova terlihat sebesar 80% dan Australia meningkat 72%.

4. Lebih Banyak Memilih Liburan Hari Raya

Selama kampanye pemasaran teratas, hadiah mahal dan kesenangan lainnya yang datang dengan hari raya akan berubah pada hari raya seperti Lebaran dan Natal.

Intrepid mengatakan bahwa lebih banyak keluarga yang akan melakukan perjalanan dari rumah selama periode perayaan hari besar. 29% di antaranya adalah para pelancong tunggal.

Sebuah peralihan nyata dari tradisi bagi warga Amerika misalnya, memilih perjalanan dengan tujuan seperti Kamboja dan Amerika Tengah alih-alih ke negara-negara bersalju untuk merayakan Natal.

5. Pengalaman Unik

Saat ini, mendapatkan pengalaman lebih dipilih dari pada kepemilikan material, dengan 60% pelancong memilih mendapatkan pengalaman yang berbeda dan otentik. Ini berarti para pelancong tahun 2019 akan mencari berbagai kegiatan mulai dari tidur dan makan, dan mencari fokus pada kenyamanan dan kebahagiaan.

Menurut sejumlah situs perjalanan, pengalaman adalah inti dari tren travel 2018 dan mereka percaya itu akan membuat dampak lebih besar di tahun 2019.

6. Travel Jadi Inspirasi Replikasi Masakan Baru

Terinspirasi oleh perjalanan, dapur seseorang menjadi saksi perubahan masakan yang akan dibuat. Replikasi resep dari tempat-tempat yang telah dikunjungi untuk teman dan keluarga menjadi semakin populer, dan akan keluar pada pesta makan malam 2019.

Sri Lanka diperkirakan menjadi tempat terbaik untuk wisata makanan pada tahun 2019, jadi nikmati makanan laut segar dan kari pedas yang ditawarkan negara itu.[My24]

Sumber: faroutmagazine

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...