Travel

Panduan dan Tips Traveling Bersama Anak

Sabtu, 3 Maret 2018

My24hours.net, Amerika Serikat – Menambah pengetahuan pada anak menjadi salah satu manfaat jalan-jalan atau traveling bersama anak. Tapi melakukan perjalanan dengan mereka membutuhkan ekstra perencanaan.

Traveling bersama anak
Traveling bersama anak

Perencanaan yang ekstra, jadwal yang tidak dapat diprediksi, hanya segelintir tantangan yang akan Anda hadapi saat traveling bersama anak-anak. Belum lagi daftar bawaan yang banyak, dan anak-anak yang rewel.

Meskipun demikian adalah penting bagi Anda dan anak Anda untuk tetap menikmati setiap momen dalam melihat dunia. Lagi pula membuat kenangan seumur hidup merupakan inti dari perjalanan Anda.

Berikut panduan dan tips traveling bersama anak.
Libatkan Anak berapa pun usianya.

Dalam perencanaan liburan mendatang, pastikan Anda melibatkan juga anggota keluarga termuda Anda.

Strategi spesifik yang dapat Anda gunakan untuk membantu anak-anak bersenang-senang di perjalanan tergantung pada berapa usia mereka. Bayi memiliki kebutuhan yang sangat berbeda daripada balita atau remaja. Tapi berapa pun usia anak Anda, pastikan untuk melakukan penelitian pra-perjalanan mengenai kegiatan ramah anak di tempat tujuan yang dapat Anda dan keluarga Anda manfaatkan.

Traveling bersama anak bayi.

Menurut Rainer Jenss, presiden dan pendiri Family Travel Association, sebuah grup untuk perjalanan keluarga, anak-anak di usia yang baru lahir sampai usia 2 adalah yang termudah untuk bepergian dalam banyak hal. “Anak-anak seusia ini mudah dibawa,” katanya. “Anda bisa membawanya kemana saja dan bisa membuat mereka tetap bahagia selama Anda menciptakan lingkungan yang nyaman bagi mereka dan menjaga mereka tetap pada rutinitas mereka.”

Amanda Norcross, editor fitur dari majalah perjalanan online Family Vacation Critic, setuju bahwa jadwal sangat penting bagi bayi. “Jika bayi Anda dalam jadwal makan atau tidur, cobalah untuk tetap sesuai mungkin dengan jadwalnya saat liburan dan rencanakan hari Anda sesuai dengannya,” katanya.

Pastikan untuk membawa mainan, buku, dan botol susu favorit bayi Anda saat berada di perjalanan Anda. Jangan menempatkan bayi Anda di dalam kereta bayi atau kereta dorong sepanjang hari. Berikan bayi Anda kesempatan untuk berjalan dan berolahraga. Jika bayi Anda belum bisa berjalan, Anda dapat membiarkannya berbaring di atas tikar atau berguling-guling.

Traveling bersama anak balita.

Balita adalah usia yang menyenangkan karena mereka akan mulai terlibat dalam pemandangan yang berbeda di sekitar mereka, kata Norcross. “Destinasi bisa menjadi menyenangkan bagi mereka untuk dijelajahi,” katanya. Tapi saat membangun rencana perjalanan Anda, pastikan untuk menyisihkan banyak waktu untuk membiarkan mereka melepaskan dan mengisi bahan bakar energi mereka dengan mengunjungi taman bermain atau kolam renang hotel Anda.

Jenss juga gemar untuk menghabiskan waktu di taman lokal dengan para balita. “Semakin terbuka ruangan untuk balita Anda berlarian, semakin bahagia dia,” katanya. Sebagai bonus, Anda bisa bertemu dengan para orang tua di daerah setempat yang dapat memberi saran kepada Anda. Mereka dapat memberitahu Anda mengenai kegiatan lain untuk balita Anda di dalam kota. Dan juga memberi tahu Anda nama restoran ramah anak untuk bersantap.

Traveling bersama anak usia sekolah.

Kunci untuk menjaga anak-anak berusia 5 tahun dan yang lebih besar terlibat dalam perjalanan keluarga adalah melibatkan mereka dalam perencanaan, bahkan dengan cara sederhana, kata Jenss. “Semakin Anda memberdayakan anak-anak seusia ini untuk memilih apa yang mereka minati, apakah itu melihat situs yang keren atau mencoba berselancar, maka nantinya mereka semakin terlibat,” katanya.

Tip: Biarkan anak-anak Anda memilih di antara beberapa aktivitas alih-alih tidak memberikan pengarahan sama sekali. Di tempat tujuan, misalnya pantai, pilihannya mungkin berupa perjalanan snorkeling atau wisata memancing setengah hari. Di daerah perkotaan, bagikan pilihan tur berjalan yang menarik, dan biarkan mereka memilih satu atau dua hal yang paling menarik bagi mereka.

Eric Stoen, pendiri situs perjalanan keluarga online Travel Babbo, menyarankan untuk memilih panduan yang tepat. Panduan itu digunakan untuk membuat anak-anak Anda tetap bersemangat tentang di mana mereka berada saat itu. Menurut Eric, saat Anda meneliti tur dan aktivitas, bacalah ulasan online untuk mengetahui panduan mana yang bekerja dengan baik dengan anak-anak di masa lalu. Panduan yang bagus bisa memberi efek mendalam pada anak-anak Anda. Contohnya saja putra dari Eric Stoen, telah menjadi seorang ahli sketsa yang hebat karena seorang seniman di London yang membimbing keluarga dalam tur seni keliling kota. “Ini adalah tur yang benar-benar mengubah hidupnya,” katanya.

Traveling bersama anak remaja.

Norcross mengatakan bahwa cara terbaik agar remaja Anda tetap terlibat adalah dengan meminta mereka mengambil bagian dalam merencanakan bagian dari perjalanan Anda. Dia menyarankan agar anak remaja Anda memilih beberapa atraksi yang mereka minati. Dan bahkan biarkan anak Anda merencanakan salah satu dari dua hari rencana perjalanan Anda.

Jenss yang juga seorang ayah dari dua remaja, mengatakan bahwa para orang tua bisa mempertimbangkan anak remaja yang lebih besar untuk menggunakan satu atau dua jam untuk menjelajahi destinasi mereka sendiri. Mereka bisa melihat-lihat lingkungan tertentu atau pergi ke toko tertentu. “Selama Anda dan remaja Anda merasa aman, ia akan sangat bergairah memiliki beberapa waktu untuk sendiri,” katanya.[My24]

Sumber: The New york Times

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...