Travel

Panduan dan Tips Traveling Keluarga Bersama Kakek-Nenek

Selasa, 19 Desember 2017

My24hours.net, IndonesiaTraveling bersama anggota keluarga tentu sangat menyenangkan. Namun bagaimana jika dalam anggota keluarga ada kakek dan nenek yang perlu perhatian khusus?

Traveling keluarga bersama kakek atau nenek membutuhkan perhatian tersendiri.
Traveling keluarga bersama kakek atau nenek membutuhkan perhatian tersendiri.

Mengajak kakek dan nenek dalam perjalanan liburan keluarga dapat membantu mendekatkan anak-anak dengan mereka. Tetapi kadang hal ini menimbulkan masalah tersendiri, termasuk ketidaksesuaian tujuan wisata dengan kondisi kakek dan nenek.

Berikut panduan dan tips traveling keluarga bersama kakek-nenek
1. Rencanakan bersama perjalanannya

Setiap orang memiliki pemikirannya sendiri mengenai seperti apa liburan yang mereka idamkan. Anak-anak Anda mungkin ingin menjelajahi daerah yang sepi pengunjungnya atau bermalas-malasan di pantai. Namun, kakek dan nenek mungkin lebih suka bergabung dengan grup travel yang terorganisir dengan jadwal tetap.

Untuk itu, diskusikan bersama apa yang masing-masing setiap anggota keluarga akan lakukan selama perjalanan dan buatlah rencana yang sesuai untuk semua orang. Setiap anggota keluarga juga harus siap untuk melakukan pengorbanan tertentu, seperti bergantian menetapkan obyek wisata. Jikabepergian untuk jangka waktu yang lebih lama, misalnya seminggu, tiap anggota keluarga bisa bergiliran merencanakan kegiatan.

2. Buat jadwal acara bebas

Dalam traveling keluarga, berlibur berarti melepaskan segala kepenatan. Santai dan istirahat merupakan prioritas utama Anda. Menyusun kegiatan yang padat saat liburan jelas membuat liburan tidak nyaman khususnya bagi kakek dan nenek. Untuk itu tetapkan acara bebas dalam jadwal kegiatan yang telah Anda susun. Dalam acara bebas, anggota keluarga bebas melakukan apa pun tanpa harus bergegas menuju ke obyek wisata tertentu. Anda bisa jalan-jalan di sekitar penginapan, melihat matahari terbenam, atau hanya tidur-tiduran di kamar penginapan.

3. Tentukan siapa yang membayar

Apakah traveling yang dilakukan adalah hadiah untuk kakek atau nenek atau merupakan patungan? Bicarakanlah dengan mereka dan sepakati siapa yang akan membayar apa. Jika merupakan patungan, Anda bisa saling bergantian membayar. Misalnya, Anda membayar tiket pesawat dan penginapan dan sebagai gantinya Anda membiarkan mereka membayar untuk makanan tertentu. Jika mereka ingin membayar sendiri, Anda bisa membiarkan mereka membayar untuk aktivitas apa pun yang telah mereka rencanakan. Atau Anda bisa membagi total biaya saat tagihan tiba.

4. Siapkan keperluan untuk kesehatan

Sama seperti anak kecil, mereka yang sudah lanjut usia juga memiliki kekebalan tubuh yang lemah. Kakek-nenek mungkin memerlukan vaksinasi untuk melindungi diri mereka. Jika orang tua Anda memerlukan perangkat bergerak untuk berkeliling, Anda harus memilih hotel dengan fasilitas kursi roda.

Siapkan dan buat daftar obat-obat yang penting untuk dibawa, yaitu obat yang mau tidak mau harus dimakan setiap hari untuk penyakit tertentu, misalnya obat jantung. Pastikan untuk mendapatkan asuransi perjalanan untuk keluarga Anda, yang akan berguna untuk keadaan darurat medis. Juga cari dan daftar di mana rumah sakit dan klinik terdekat di tempat tujuan wisata Anda. Terakhir pastikan ketersediaan kursi roda pada maskapai penerbangan dan hotel untuk anggota keluarga Anda yang bermasalah dengan mobilitas.

5. Atur penginapan

Tanyakan kepada anggota keluarga jenis fasilitas apa yang akan mereka sukai di hotel yang akan ditempati. Pertimbangkan untuk menempatkan semua orang pada lantai yang sama, sehingga memudahkan untuk saling menghubungi jika ada yang membutuhkan bantuan. Perhatikan juga ketersediaan untuk makanan khusus, misalnya makanan bebas gluten, atau vegetarian, kemudian periksa apakah pihak hotel dapat mengakomodasi kebutuhan Anda tersebut.

6. Perhatikan koper

Hindari membawa barang-barang yang tidak perlu yang akan memberatkan koper Anda. Kakek dan nenek tentu akan sangat mengalami kesulitan membawa koper yang berat dalam liburan mereka. Anda tidak ingin membuat orang tua Anda sakit pinggang karena membawa koper yang berat, bukan? Apalagi Anda juga harus menuntun anak Anda. Untuk itu sepakati berapa banyak barang bawaan yang boleh dibawa setiap orang dalam traveling keluarga. Hal ini akan mendorong setiap orang untuk memaksimalkan ruang bagasi dengan hanya membawa apa yang mereka butuhkan.

Tips:

– Jika kakek atau nenek tidak tahan udara dingin, sebaiknya bawa jaket atau sweter di tas jinjing agar mudah untuk digunakan.
– Mulailah mengisi koper dengan kebutuhan dasar seperti pakaian, baju dalam dan perlengkapan mandi.
– Maksimalkan ruang koper Anda dengan menetapkan diri untuk mengenakan pakaian yang sama sebanyak dua kali atau lebih selama perjalanan.
– Atau pilihlah pakaian dengan kain yang cepat kering saat dicuci.[My24]

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...