Gaya Hidup

Panduan Membeli Pohon Natal Artifisial yang Perlu Anda Ketahui

Rabu, 7 November 2018

My24hours.net, Indonesia – Menjelang Hari Natal, sebagian umat Kristiani disibukan dengan membeli pohon Natal sebagai dekorasi rumah.

Sebelum membeli pohon Natal perlu dipertimbangkan ukurannya.
Sebelum membeli pohon Natal perlu dipertimbangkan ukurannya.

Meski bukan keharusan, masang pohon Natal sudah menjadi sebuah tradisi bagi umat Kristiani yang merayakan Hari Natal dan yang mampu untuk membelinya. Jika Anda salah satu yang ingin membeli pohon Natal, ada berbagai macam pohon Natal di pasar yang mungkin membuat Anda bingung.

Setidaknya ada dua jenis pohon Natal yaitu berupa pohon hidup (asli) dan pohon artifisial (buatan/palsu) yang biasanya terbuat dari plastik. Dari kedua jenis pohon Natal ini, nampaknya pohon Natal artifisial menjadi favorit karena tahan lama, mudah perawatannya, serta dapat digunakan kembali di tahun depan.

Tetapi apa saja yang perlu ada perhatikan dan bagaimana dengan mudah menemukan pohon Natal artifisial yang tepat untuk Anda, dapat disimak dalam artikel berikut.

Berikut panduan membeli pohon Natal artifisial
1. Tentukan ukuran pohon Natal.

Sebelum membeli pohon Natal, Anda harus memutuskan di mana Anda ingin taruh pohon tersebut. Di ruangan mana? Apakah pohon itu dimaksudkan untuk menjadi pusat perhatian dari sebuah ruangan? Atau, apakah itu adlah pohon kedua yang akan masuk ruang keluarga atau ruang tamu? Apakah Anda akan meletakkannya di sudut, di dekat dinding tertentu atau di samping pintu?

Setelah Anda menentukan lokasi ruangan untuk pohon Anda, tentukan seberapa besar area ruang tersebut? Ini akan membantu Anda menentukan tinggi pohon Natal yang ideal untuk Anda. Jika Anda menginginkan pohon Natal setinggi ruangan Anda, disarankan untuk membeli pohon yang setidaknya 20-30 cm lebih rendah dari ketinggian plafon Anda. Sebagai contoh, jika Anda memiliki plafon standar 2,8–3,2 m, Anda harus membeli pohon 2,5 m. Ini akan memungkinkan ruang kosong agar ujung pohon Natal Anda tidak akan menyentuh plafon dan untuk hiasan di pucuk pohon.

Untuk ukuran area lantai, ukur perkiraan diameter ruang yang Anda rencanakan untuk ditempati pohon Natal. Ketika Anda membeli pohon Natal, carilah keragaman pohon yang akan mengisi ruang Anda. Keragaman pohon Natal di pasaran biasanya juga berdasarkan bentuknya, seperti “slim” atau “full”.

Namun, disarankan Anda mempertimbangkan diameter pohonnya, bukan bentuknya, untuk membantu Anda memilih pohon yang sempurna. Pengukuran ini diambil dari titik paling terlebar/terluar pohon. Jika Anda ingin cabang pohon tidak menyentuh dinding maka diameter pohon sebaiknya 15 cm lebih kecil dari area ruangan yang disediakan. Tetapi jika Anda berencana untuk memiliki beberapa cabang yang menyentuh dinding atau perabot agar terlihat seperti pohon sungguhan, maka ukuran ruang sebenarnya untuk ditempati pohon menjadi sekitar 15 cm lebih kecil dari diameter pohon.

2. Kenali pohon Natal artifisial berkualitas tinggi.

Berapa lama Anda berharap untuk mempertahankan keberadaan pohon Natal tersebut? Salah satu manfaat utama membeli pohon buatan atau artifisial adalah dapat menjadi investasi jangka panjang. Selama Anda berencana untuk menyimpan pohon selama lebih dari satu musim liburan, direkomendasikan untuk membeli pohon Natal artifisial berkualitas tinggi.

Pohon natal artifisial berkualitas tinggi harus memiliki dedaunan yang menyerupai pohon asli, sering ditentukan oleh jumlah pucuk ranting dan desain dedaunan. Dalam kebanyakan kasus, memiliki lebih banyak pucuk ranting lebih disukai karena banyaknya daun jarum pembentuk pucuk menciptakan tampilan lebat bagi pohon.

Namun, jika pohon Natal dirancang dengan maksud untuk memperlihatkan bagian dalam pohon (misalnya, batangnya), pohon Natal itu harus memiliki lebih sedikit pucuk daripada pohon yang sebanding yang dirancang untuk menyembunyikan tiang pusatnya. Juga, jika pohon Natal artifisial tersebut memiliki daun jarum yang panjang, pucuk yang lebih sedikit dapat digunakan untuk mencegah pohon itu terlihat seperti semak belukar.

Ketika membeli pohon Natal secara online, hampir tidak mungkin untuk membandingkan pohon tertentu di antara penjual, Untuk itu disarankan untuk melihat foto close-up dari seluruh pohon untuk melihat apakah terlihat bagus atau tidak. Khusus untuk pohon Natal artifisial yang dideskripsikan untuk terlihat “penuh”, perhatikan dengan melihat secara apakah Anda dapat melihat tiang tengah pohon tersebut atau tidak. Jika Anda melihatnya, itu adalah peringatan yang jelas bahwa pohon itu sangat berkualitas rendah.

Selain itu, pohon berkualitas tinggi harus dilengkapi dengan kaki/dudukan (stan) dari logam yang kokoh. Hindari kaki/dudukan dari plastik atau dari logam yang buruk. Kaki dudukan yang kuat akan memastikan bahwa pohon Natal Anda tidak akan roboh atau miring ke satu sisi, meskipun jika ornamen berat ditambahkan ke pohon. Beberapa kaki/dudukan pohon, dilengkapi dengan kaki karet untuk melindungi lantai Anda.

Semua pohon Natal artifisial terbaik harus memiliki cabang berengsel untuk membuat pengaturan sederhana. Tidak seperti cabang permanen yang masing-masing cabang telah terpasang di batang tengah, cabang berengsel belum terpasang di batang tengah. Selama pengaturan, Anda cukup menarik cabang-cabang yang terbuka seperti ekor burung merak.

3. Memahami ragam jenis dedaunan jarum.

Banyak merek pohon Natal artifisial menawarkan berbagai jenis pilihan daun di pohon mereka yang terbuat dari bahan PVC atau PE. Sementara beberapa pohon menggunakan satu jenis dedaunan secara eksklusif, yang lain mungkin menggunakan campuran jenis daun untuk mencapai tampilan tertentu. Biasanya, Anda dapat mengetahui daun apa yang digunakan dengan membaca deskripsi setiap pohon.

Terlepas dari jenis dedaunan atau jenis pohon yang Anda sukai, Anda disarankan memperhatikan dengan teliti pohon yang sedang Anda pertimbangkan. Jika beli secara online teliti foto-foto pohon yang disuguhkan oleh toko online tersebut. Toko online yang baik akan memberikan Anda foto-foto jarak dekat (zoom) dari pepohonan lengkap sehingga Anda dapat melihat detail kualitasnya. Pastikan Anda dapat melihat foto pohon resolusi tinggi untuk mengukur kualitasnya. Banyak pohon Natal terlihat bagus pada resolusi rendah tetapi tidak terlihat bagus ketika Anda melihat mereka dari dekat dan langsung.

Umumnya ada 3 jenis bentuk cabang dedaunan pohon Natal dipasaran.
Sikat botol (bottlebrush). Seperti namanya, setiap cabang dedaunan pohon ini membentuk seperti sikat botol yang besar dengan panjang daun jarumnya hampir sama. Pada ujung setiap ranting terdapat daun jarum yang memiliki bintik putih atau emas, sehingga terlihat seperti bunga-bunga yang mengembang jika dilihat dari jauh. Jika Anda mencari pohon yang rimbun dengan bentuk cabang seperti ini, maka perhatikan jumlah ranting dalam satu cabang.

Kerucut. Setiap cabang dari pohon ini terdapat beberapa ranting dengan ujung ranting berdaun jarum yang membentuk formasi kerucut. Berbeda dengan jenis sikat botol, dedaunan pohon ini memiliki bentuk mengecil pada ujung dan membesar di pangkal ranting, sehingga jika di potong akan membentuk seperti pohon cemara/pinus kecil.

Sulur (fir). Setiap cabang dari pohon ini terdapat beberapa ranting menjulur seperti sulur dengan di tutupi daun jarumnya. Sekilas pohon jenis ini tidak berbeda dengan jenis kerucut, namun jika diperhatikan, setiap daun jarum pada pohon ini hampir sama panjangnya.

Jenis cabang pohon Natal: sikat botol (kiri), kerucut (tengah), sulur (kanan)
Jenis cabang pohon Natal: sikat botol (kiri), kerucut (tengah), sulur (kanan)
4. Warna pohon Natal

Ada berbagai warna pohon Natal di pasaran walaupun sebagian besar berwarna hijau alami. Menentukan warna pohon Natal tergantung dari tema yang ingin Anda tampilkan di ruangan Anda. Tema klasik dan tradisional bisanya menggunakan pohon Natal berwarna hijau alami seperti warna pohon aslinya, dan banyak digemari. Jika Anda ingin memiliki tema sedikit bersalju, Anda dapat memilih pohon warna hijau dengan sedikit warna putih di setiap ujung rantingnya.

Pohon Natal berwarna selain hijau seperti putih, merah bahkan biru bisanya digunakan untuk tema tersendiri yang lebih kuat dan digunakan sebagai pusat perhatian dalam sebuah ruangan. Misalnya warna putih total digunakan untuk tema pegunungan salju. Bagi Anda yang ingin nuansa yang berbeda, yang non tradisional, maka warna merah atau biru bisa dijadikan pilihan.

5. Menentukan lampu hias pohon Natal.

Pohon Natal terasa tidak lengkap tanpa adanya lampu hias yang terangkai padanya. Secara umum di pasaran, pohon Natal terpisah dengan lampu hiasnya. Dengan kata lain Anda harus melilitkan lampu hias setelah Anda membelinya, meskipun memang ada pohon Natal yang dijual satu set dengan lampu hiasnya.

Ragam lampu.
Ada beragam lampu hias untuk pohon Natal menurut warna maupun jenisnya.
Menurut warnanya, ada lampu hias Natal yang hanya memiliki satu warna (hanya putih jernih atau kuning) dan ada yang warna-warni. Selain itu, ragam lampu ini ada yang menyala statis dan ada yang berkelap-kelip. Pilihlah warna yang Anda inginkan sesuai konsep atau gaya dari pohon Natal yang akan Anda ciptakan. Jika Anda ingin gaya simple namun elegan, serta ingin menonjolkan hiasan Natal, pilihlah lampu satu warna yang statis. Namun, jika Anda ingin gaya dinamis, ceria, festival, pilihlah lampu warna warni yang berkelap-kelip.

Menurut jenisnya, lampu hias Natal ada yang berjenis pijar (Incandescent light bulb) dan jenis LED (light-emitting diode). Lampu pijar telah lama digunakan untuk menghias pohon Natal, harganya tergolong murah, namun tidak begitu awet, tidak hemat listrik, dan mudah panas. Sedangkan lampu LED saat ini sedang digemari karena keunggulannya seperti hemat energi, tahan lama, dan cahaya tidak panas. Disarankan untuk pohon Natal artifisial yang terbuat dari plastik, menggunakan lampu LED untuk menghindari panas yang berlebihan yang dapat merusak unsur plastik pada pohon Natal.

Jumlah lampu.
Berapakah jumlah lampu untuk pohon Natal? Aturan praktis yang baik adalah 100 buah lampu (5 meter panjang kabel lampu) untuk setiap setengah meter tinggi pohon. Jadi jika tinggi pohon Natal Anda adalah 2 meter maka Anda butuh 400 lampu (20 meter panjang kabel lampu). Namun jumlah lampu dapat disesuaikan dengan selera Anda.

6. Hiasan pohon Natal.

Saat membeli pohon Natal, Anda harus merencanakan dulu penampilan pohon Natal Anda, setidaknya membayangkannya. Pastikan cabang di pohon Anda cukup kuat untuk menopang berat hiasan pohon Natal. Jika berbelanja online, baca deskripsi produk pohon Natal dengan saksama untuk memastikan bahwa pohon memiliki cabang yang cukup kuat untuk hiasan pohon Natal Anda. Jika Anda memiliki banyak ornamen besar, Anda perlu mempertimbangkan pohon Natal yang memiliki cabang yang diberi jarak untuk memberi hiasan Anda ruang untuk ditampilkan dengan tepat.[My24]

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...