Kesehatan

6 Tanda Kekurangan Vitamin D dalam Tubuh

My24hours.net, Indonesia – Ada sejumlah tanda kekurangan vitamin D dalam tubuh yang akan muncul, bukan hanya bersifat fisik tetapi mental. Apa saja tanda-tanda itu?

6 Tanda Kekurangan Vitamin D dalam Tubuh
Foto: YouTube

Sejak pandemi virus corona menyerang, kita terus menemukan jawaban untuk melawannya sampai kita menemukan obat yang siap atau vaksin untuk mencegahnya. Salah satu penemuan penting adalah pentingnya vitamin sinar matahari dalam membantu kita meningkatkan imun tubuh untuk mencegah virus.

Vitamin D adalah mineral penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot kita. Ini juga membantu tubuh untuk menyerap kalsium dan fosfat dari makanan kita. Ketika tubuh kita terpapar sinar matahari, sinar itu membuat Vitamin D dengan memecah kolesterol yang ada dalam sel kulit, sehingga memberikan energi untuk sintesis Vitamin D.

Sinar matahari adalah sumber energi yang gratis, tersedia bagi kita dalam kelimpahan. Namun sekitar 1 miliar orang di seluruh dunia kekurangan Vitamin D. Pentingnya nutrisi penting ini banyak diabaikan. Kita tahu bahwa paparan sinar matahari bisa berbahaya bagi kulit, tetapi kekurangan paparan memiliki risikonya sendiri. Berikut adalah 6 tanda yang menunjukkan tubuh Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi ini.

6 Tanda Kekurangan Vitamin D

1. Suasana hati yang murung

Jika Anda merasa murung dari beberapa waktu sekarang, tanpa alasan tertentu, itu bisa menjadi tanda kekurangan vitamin D. Sinar matahari memainkan peran utama dalam mengangkat suasana hati kita. Ini pada dasarnya terkait dengan penurunan kadar hormon serotonin di otak Anda. Paparan sinar terang seperti sinar matahari meningkatkan jumlah serotonin yang membuat Anda merasa bahagia. Sinar matahari bahkan direkomendasikan untuk orang yang menderita depresi.

2. Kenaikan berat badan

Vitamin D tidak hanya membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi, tetapi juga memberikan nitrogen monoksida (nitric oxide) ke tubuh kita. Nitric oxide adalah nutrisi penting, yang mencegah kita makan berlebihan dan meningkatkan metabolisme Anda. Dua penelitian utama yang diterbitkan dalam Jurnal Diabetes and Nature menunjukkan bahwa kegagalan untuk mendapatkan cukup vitamin D dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan.

3. Rambut rontok

Ada berbagai kemungkinan penyebab rambut rontok dan yang paling umum adalah kekurangan vitamin D. Nutrisi membantu dalam pertumbuhan rambut dengan merangsang folikel rambut. Jadi, ketika tubuh kita tidak mendapatkan cukup nutrisi ini, kualitas rambut kita akan terpengaruh. Kekurangan vitamin D juga terkait dengan masalah rambut lainnya.

4. Pemulihan luka yang lambat

Penelitian menunjukkan penyembuhan luka yang lambat bisa menjadi tanda kekurangan vitamin D. Vitamin D menghasilkan senyawa yang membantu membentuk kulit baru sebagai bagian dari proses penyembuhan. Nutrisi ini juga penting dalam mengendalikan peradangan dan melawan infeksi.

5. Nyeri sendi

Kalsium adalah mineral penting yang menjaga tulang kita sehat dan kuat. Namun untuk penyerapan kalsium, tubuh kita membutuhkan Vitamin D. Nyeri punggung dan sendi bisa menjadi pertanda kekurangan Vitamin D. Masalah ini cukup umum di kalangan orang dewasa, terutama selama musim dingin ketika orang lebih suka tinggal di dalam rumah karena cuaca dingin.

6. Sukar tidur

Memiliki masalah tidur nyenyak di malam hari, juga berarti Anda harus menghabiskan lebih banyak waktu dalam cahaya alami. Kita menghabiskan sebagian besar hari kita di dalam ruangan, dalam cahaya buatan, yang dapat berdampak negatif pada kualitas tidur Anda. Sesuai dengan National Sleep Foundation, menghabiskan terlalu banyak waktu dalam cahaya buatan dapat mengganggu ritme sirkadian Anda dan Anda mungkin kesulitan tidur di malam hari. Untuk mencegahnya, berjemurlah di bawah sinar matahari secara teratur.

Sumber Vitamin D lainnya

Sinar matahari memang sumber Vitamin D terbaik, tetapi ada beberapa makanan yang mengandung nutrisi ini dalam jumlah kecil. Jika Anda tidak bisa mendapatkan cukup nutrisi ini dari sinar matahari, cobalah untuk memasukkan makan makanan ini atau minum suplemen setelah berkonsultasi dengan dokter Anda.

  • Bayam
  • Kubis
  • Okra/bendi
  • Kedelai
  • Kacang putih
  • Ikan seperti Sarden dan Salmon.[MY24]
Kata kunci:
Penulis:
BAGIKAN PENGETAHUAN INI AGAR LEBIH BANYAK YANG TAHU