Teknologi

“Smartphone” 5G Pertama di Dunia Diluncurkan ZTE Tiongkok

Senin, 27 Februari 2017

My24hours.net, Spanyol – Perusahaan raksasa telekomunikasi Tiongkok, ZTE, pada Minggu (26/2) meluncurkan ponsel atau smartphone pertama di dunia yang kompatibel dengan layanan internet seluler 5G yang berkecepatan kilat yang diharapkan jaringannya muncul dan berjalan pada tahun 2020.

Stan ZTE  di Mobile World Congress 2015, Barcelona
Stan ZTE di Mobile World Congress 2015, Barcelona. Foto: wikipedia.org

Perusahaan tersebut mengatakan Gigabit Phone merupakan smartphone pertama yang mampu memiliki kecepatan unduh (download) hingga mencapai 1 gigabit per detik (Gbps) – 10 kali lebih cepat dari generasi pertama dari layanan 4G yang secara luas digunakan saat ini.

Seperti yang dilansir India Times dari AFP, Minggu (26/2/2017), perangkat tersebut diresmikan di Barcelona, Spanyol pada malam awal diselenggarakannya Mobile World Congress pada Senin (27/2), sebuah pekan raua seluler terbesar di dunia.

Dikabarkan juga perangkat tersebut akan dapat melakukan 360 derajat video Virtual Reality dan pengunduhan cepat musik dan video Hi-Fi (High fidelity).

“Dengan perangkat baru tersebut, cara orang untuk tetap terhubung akan berubah selamanya. Berfokus pada teknologi 5G akan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan global ZTE,” kata juru bicara ZTE.

Berbagai perusahaan teknologi berlomba untuk mengembangkan produk yang akan kompatibel dengan 5G, singkatannya untuk generasi kelima dari jaringan tersebut, yang menjanjikan konektivitas yang sangat cepat untuk generasi yang menggunakan streaming film dan TV secara langsung ke ponsel.

KT Corp, perusahaan telekomunikasi Korea Selatan ingin menawarkan ujicoba layanan 5G selama Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang.

Penerapan komersial berskala besar yang pertama dari teknologi 5G ini diharapkan dimulai pada tahun 2020.

Thomas Husson, analis Forrester mengatakan ZTE menggunakan ponsel untuk “memamerkan inovasi” dan “menawarkan kilasan ke masa depan ketika orang-orang akan dapat mengunduh film secara penuh dalam hitungan detik” tapi ZTE tidak mungkin menjadi penjual besar.

“Kenyataan yang menyedihkan adalah bahwa smartphone ini tidak akan berakhir di kantong konsumen karena baik 5G dan Virtual Reality masih beberapa tahun lagi untuk menjadi sebuah kenyataan pasar massal konsumen,” tambahnya.

Menurut pihak perusahaan, ZTE yang didirikan pada tahun 1985, menawarkan peralatan dan layanan telekomunikasi dan memiliki pelanggan di lebih dari 160 negara.

ZTE merupakan satu-satunya vendor smartphone Tiongkok yang kehadirannya memiliki arti di Amerika Serikat yang 10 persen pangsa pasarnya membuat ZTE sebagai vendor terbesar keempat.[My24]

Kata kunci: ,
Penulis: