Nasional

Mantan Ketua PBNU, KH Hasyim Muzadi Tutup Usia di Usia 72

Kamis, 16 Maret 2017

My24hours.net, Indonesia – Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Hasyim Muzadi tutup usia pada Kamis (16/3/2017) pagi, di usia 72 tahun.

Mantan Ketua PBNU, KH. Hasyim Muzadi
Mantan Ketua PBNU, KH. Hasyim Muzadi (1944 – 2017)

Kabar meninggalnya KH. Hasyim Muzadi disampaikan oleh Nahdlatul Ulama melalui Twitter resminya. Kabar tersebut juga disampaikan melalui oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melalui Twitter.

“Telah wafat KH. Hasyim Muzadi pagi ini. Mari doakan almarhum diampuni kesalahannya, diterima amal bajiknya, berada di sisiNya. Al-faatihah..,” ujar Lukman, Kamis (16/3/2017).

KH. Hasyim Muzadi dikabarkan meninggal pukul 06.25 WIB, di Malang, Jawa Timur. Ia meninggal setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, selama 10 hari akibat sakit yang dideritanya.

Setelah dirawat di rumah sakit, ia di bawa ke Pondok Pesantren Al-Hikam di Malang, Jawa Timur, untuk menjalani pemulihan. Presiden Joko Widodo sendiri sempat menjenguk mantan Ketua Umum PBNU tersebut pada Rabu (15/3/2017).

Jenazah KH Hasyim Muzadi diterbangkan dari Malang menuju Jakarta., dan dimakamkan di Kompleks Ponpes Al Hikam, Beji, Depok, Jawa Barat.

Bernama lengkap Kyai Haji Ahmad Hasyim Muzadi, lahir di Tuban, Jawa Timur, 8 Agustus 1944, ia adalah seorang tokoh Islam moderat Indonesia yang selalu mengumandangkan nilai-nilai kebersamaan antara kaum muslim dan non-muslim.

Di masa muda, Hasyim menempuh jalur pendidikan dasarnya di Madrasah Ibtidaiyah di Tuban pada tahun 1950, kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Modern Gontor Ponorogo, dan menuntaskan pendidikan tingginya di Institut Agama Islam Negeri Malang, Jawa Timur pada tahun 1969.

Ia terpilih menjadi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur pada 1992 yang menjadikannya batu loncatan baginya untuk menjadi Ketua PBNU pada tahun 1999 hingga 2010. Tercatat, suami dari Hj. Muthomimah ini pernah menjadi anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur pada tahun 1986, yang ketika itu masih bernaung di bawah Partai Persatuan Pembangunan.

Hasyim sempat disandingkan dengan Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2004, sebagai calon wakil presiden. Namun pasangan ini dikalahkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla di putaran kedua.

Sejak 19 Januari 2015 hingga menutup mata ia menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.[My24]

Kata kunci:
Penulis: