Gaya Hidup

5 Cara Menahan Marah saat Bertengkar dengan Kekasih

My24hours.net, Indonesia – Bagaimana cara menahan marah saat bertengkar dengan kekasih Anda sehingga kemarahan tidak berubah menjadi bentuk kekerasan dalam suatu hubungan?

Cara Menahan Marah saat Bertengkar dengan Kekasih
Foto: shutterstock

Salah satu bentuk kekerasan dalam suatu hubungan di awali dengan kurangnya pengendalian diri salah satu pribadi. Dan kemarahan yang tidak terkendali bisa berubah bentuk menjadi kekerasan baik dalam bentuk ucapan maupun fisik.

Memang, tidak mungkin untuk menjalin hubungan dan tidak berkelahi dengan kekasih. Menurut para ahli, perkelahian yang sehat membantu pasangan untuk menghaluskan kerutan ketidaksepakatan dalam hubungan mereka.

Namun, yang membedakan pertengkaran yang sehat dari yang buruk adalah sikap para pasangan. Marah dan meneriaki pasangan selama pertengkaran hanya akan memperburuk keadaan. Tetapi pada saat yang sama, kita semua tahu betapa sulitnya menahan kemarahan seseorang saat bertengkar, baik itu dengan teman, keluarga atau kekasih.

Jadi, di sini ada beberapa tips untuk menahan kemarahan Anda ketika Anda bertengkar dengan kekasih Anda.

Cara Menahan Marah saat Bertengkar dengan Kekasih

1. Tarik napas dalam-dalam

Ketika Anda merasakan amarah yang menumpuk di dalam diri Anda menunggu saat meledak, ambil satu langkah mundur dan latih napas dalam-dalam. Juga, Anda dapat mengikuti pola ini — sebelum Anda mengatakan sesuatu kepada pasangan Anda, tarik napas dalam-dalam tiga kali dan pelan-pelan. Dan apa pun yang ingin Anda ucapkan, ucapkan dengan nada rendah. Jangan pernah berteriak karena suara yang terangkat selalu membuat pendengar percaya bahwa orang lain itu marah.

2. Pahami polanya

Sangat penting untuk memahami pola pertengkaran Anda. Sebagian besar pasangan bertengkar dengan cara tertentu. Setelah Anda memahami hal itu dan mengidentifikasi petunjuk yang memicu kemarahan Anda, beri tahu pasangan Anda tentang hal itu. Menghindari berbagai penyulut kemarahan ini dapat membantu Anda menyelesaikan perselisihan dengan cara yang bersahabat tanpa kehilangan kesabaran.

3. Keluarkan emosi dengan benar

Terkadang emosi yang terpendam cenderung membuat kita mudah marah. Jika itu adalah alasan di balik cepat marahnya Anda, maka akan lebih bijaksana untuk melampiaskan emosi terpendam Anda. Membuat buku harian, berbicara dengan teman atau terapis, membiarkan pasangan Anda mengetahuinya mungkin beberapa opsi yang dapat Anda jelajahi. Secara umum, kita mudah terprovokasi oleh masalah masa lalu, jadi sangat penting untuk membersihkan emosi.

4. Pikirkan dampak dari tindakan

Sebelum Anda mengeluarkan kemarahan, berhentilah sejenak dan pikirkan dampaknya. Apakah Anda sangat ingin menyakiti pasangan Anda sehingga membuat dia mulai mempertimbangkan kembali hubungannya dengan Anda? Mungkin konsekuensi dari amarah Anda yang cepat hilang dapat membantu Anda tetap terkendali selama bertengkar dengan pasangan Anda.

5. Peluk erat pasangan ketika marah

Memeluk orang yang dicintai dan bercinta melepaskan hormon bahagia di tubuh kita, yang akhirnya membantu menenangkan saraf. Jadi, setiap kali Anda sangat marah pada pasangan Anda, alih-alih berteriak padanya, maju selangkah lebih dekat dan peluk orang itu dalam pelukan erat.[MY24]

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA