Gaya Hidup

6 Tips Cara Membuat Selai Buah Rumahan yang Lezat

My24hours.net, Amerika Serikat – Jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara membuat selai buah rumahan yang lezat, mungkin tips berikut jawabannya.

Kita menyukai selai buah pada roti baik dipanggang ataupun tidak. Setelah menguasai cara membuat selai, Anda dapat menyesuaikannya untuk memberi Anda rasa lain, menukar buah atau esens lainnya sesuka Anda.

Marisa McClellan, penulis buku masakan pengalengan tiga kali yang menulis di Food in Jars, memberikan tipsnya mengenai cara membuat selai buah rumahan.

Berikut 6 tips cara membuat selai buah rumahan.
1. Pilih buah yang baik

Anda dapat menggunakan hampir semua buah yang Anda sukai, meskipun ada buah yang tidak sesuai dengan musimnya. Jika waktu memasak Anda singkat, hindari buah yang sangat keras seperti apel atau quince yang tidak akan melunak pada waktu memasak yang singkat.

Potong empat cangkir buah dalam bentuk dadu ukuran sedang. Potongan yang lebih besar dapat dihaluskan sedikit ketika buah mulai rusak di dalam wajan. Anda tidak perlu khawatir mengupas sebagian besar buah, meskipun McClellan menyarankan Anda melakukannya untuk buah persik karena kulitnya tidak lepas dengan sangat baik. (Cara terbaik mengupas buah persik adalah dengan merebusnya sebentar sampai kulitnya mulai pecah, lalu mencelupkannya ke dalam air es. Kulitnya pasti mudah lepas.)

2. Kondisi buah.

Jika buah telah sangat matang masih boleh digunakan, tapi jangan yang telah benar-benar sudah busuk. Buah yang busuk tidak akan mengubah selai menjadi lebih baik, kata McClellan.

“Tetap harus buah yang Anda minati untuk dimakan. Anda dapat memotong bagian-bagian yang kotor yang tidak Anda inginkan. Namun, jika baunya berbau busuk atau terfermentasi, masukkan ke dalam wadah kompos dan bukan ke campuran selai Anda.”

3. Beri pemanis.

McClellan merekomendasikan dengan rasio 2 banding 1 antara buah dan gula. Jadi ambil 4 cangkir buah dan 2 cangkir gula untuk selai yang akan dibuat buat (hasil selai itu sekitar 2 cangkir). Jika buah Anda sangat matang dan manis, Anda bisa menggunakan hampir mendekati perbandingan rasio 3 banding 1. Jika Anda memilih sesuatu seperti madu, bukan gula pasir, kurangi sepertiga jumlahnya, karena rasa manisnya adalah rasa manis yang lebih terkonsentrasi, kata McClellan.

4. Aroma untuk rasa.

Anda tentu saja bisa tetap hanya menggunakan buah dan gula saja. Atau Anda bisa mulai bereksperimen dengan berbagai rasa atau aroma. Salah satu favorit McClellan adalah menggunakan satu sendok teh bumbu pai labu. Atau coba beri ekstrak almond atau vanila sebelum selai selesai dimasak. Taruh seluruh bumbu (batang kayu manis, bunga lawang atau adas) di awal dan angkat setelah selai selesai dimasak. Gabungkan serpihan lada merah sebelum dimasak jika Anda ingin selai yang manis dan pedas.

5. Memasak.

“Sasarannya adalah panas dan cepat ketika Anda membuat selai kecil ini,” menurut McClellan. Menggunakan wajan luas mendorong pemasakan cepat dan penguapan kelembapan. Wajan stainless steel sempurna digunakan. Besi tuang enamel juga bekerja dengan baik. Jauhi besi tempa biasa, karena “reaktif”, yang berarti dapat memberi rasa pada selai. Anti-lengket juga tidak ideal, kata McClellan, karena pelapisnya akan aus karena panas saat Anda memasak selai.

Seberapa panas yang digunakan untuk memasak selai? Biasanya dengan panas tinggi, meskipun jika kompor Anda panasnya benar-benar kuat, Anda perlu mengatur suhunya kembali ke menengah-tinggi. Jumlah waktu yang Anda perlukan untuk memasak selai akan bervariasi tergantung pada wadah, kematangan dan kadar air dari buah, dan berapa banyak dan jenis pemanis apa yang Anda gunakan. Aturan praktis yang baik adalah delapan hingga 15 menit, meskipun untuk memastikan Anda harus mencari satu isyarat utama, yaitu ketika selai diaduk akan membuat jejak yang tidak segera menutup. Menggunakan spatula silikon adalah cara yang baik untuk melakukannya. Selai persik, apricot dan ceri membutuhkan waktu 15 menit untuk matang benar.

6. Menyimpannya.

Untuk memastikan selai Anda bertahan dengan sangat baik, Anda harus mensterilkan stoples dan tutup. Bersihkan stoples dengan sangat baik, taruh pada loyang dan biarkan dalam oven panas selama setengah jam. Angkat dengan hati-hati dari oven dan selagi semuanya masih panas, tuangkan selai ke dalam toples. Tutup dengan tutup yang masih panas dan biarkan hingga dingin.

Namun menurut McClellan, Anda bisa memasukan selai ke dalam wadah apa pun tanpa perlu mensterilkannya, namun harus bersih. Menurutnya, meskipun Anda tidak perlu khawatir tentang botulisme (bakteri yang hanya berkembang dalam lingkungan bebas oksigen) meski tidak mensterilkannya, namun munculnya jamur dapat terjadi saat makanan terbuka.

Selama Anda berhati-hati untuk tidak meninggalkan makanan lain dalam selai atau mengacak-acaknya, McClellan mengatakan selai tersebut dapat bertahan sebulan di kulkas. Untuk penyimpanan jangka panjang, Anda dapat membekukan selai, pastikan Anda meninggalkan ruang yang cukup di bagian atas wadah untuk memperhitungkan ekspansi karena air di dalamnya berubah menjadi es.[My24]

Kata kunci: ,
Penulis:
Minggu, 12 Agustus 2018
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...