Kesehatan

Kiat Cara Membuat Makanan Bayi di Rumah

My24hours.net, Indonesia – Dengan mengetahui cara membuat makanan bayi di rumah, para orang tua maupun pengasuh dapat menghemat uang dan memastikan nutrisi yang optimal.

Kiat Cara Membuat Makanan Bayi di Rumah
Foto: YouTube

Direkomendasikan agar orang tua dan pengasuh menghindari memberi bayi makanan sampai mereka berusia sekitar 6 bulan dan menunjukkan tanda-tanda kesiapan, termasuk bisa duduk sendiri dan memiliki kontrol kepala yang baik.

Menurut para pakar kesehatan bayi, tidak perlu memperkenalkan makanan padatdalam urutan tertentu. Sebaliknya, fokusnya harus pada memilih makanan yang mudah dihaluskan.

Kiat sebelum memberi makan bayi

Kiat-kiat berikut ini penting ketika mempersiapkan untuk memberi makan bayi dengan makanan buatan sendiri:

  • Perkenalkan makanan baru setiap 3 hingga 5 hari. Metode ini memudahkan untuk mengidentifikasi sumbernya jika seorang anak memiliki reaksi alergi terhadap jenis makanan tertentu.
  • Penerimaan membutuhkan waktu. Bayi mungkin perlu mencoba makanan baru berkali-kali dan dalam berbagai bentuk sebelum mereka menerimanya. Tetap berikan berbagai macam makanan baru tetapi jangan memaksa bayi untuk makan apa pun yang tidak mereka inginkan.
  • Kekentalan yang tepat tergantung pada usia bayi. Bayi yang sangat muda yang baru mengonsumsi makanan padat membutuhkan makanan yang lebih encer, yang dapat disiapkan dengan menambahkan air, susu, atau kaldu ekstra. Saat bayi tumbuh dan mulai mengunyah, mereka bisa makan makanan yang lebih padat.
  • Hindari madu dan zat tambahan. Penting untuk tidak menambahkan madu ke dalam makanan bayi. Hal ini karena madu dapat membawa penyakit botulisme (kekakuan otot). Makanan bayi juga sebaiknya tidak mengandung tambahan gula atau pemanis lainnya.

Kiat cara membuat makanan bayi

Persiapan makanan yang tepat penting untuk meminimalkan risiko kesehatan.

Saat membuat makanan bayi buatan sendiri perlu diperhatikan:

  • Cuci tangan sampai bersih, lalu cuci makanan.
  • Kupas buah dan sayuran dan buang lubang, biji, dan bagian lain yang tidak boleh dimakan bayi.
  • Gunakan blender atau pembuat makanan bayi untuk mencampur makanan dengan konsistensi (kekentalan) yang tepat.
  • Selalu memasak daging dengan saksama, dan hanya menyediakan daging dalam bentuk bubur.

Setelah menyiapkan makanan, orang tua dan pengasuh harus menyimpannya di lemari es. Sebagian besar makanan hanya bertahan beberapa hari di lemari es, jadi disarankan untuk mencium dan mencicipinya sebelum memberi makan kepada bayi.

Pilihan lain untuk makanan yang dihaluskan adalah membekukannya dalam baki es batu dan memanaskannya kembali di kemudian hari.

Bubur sederhana

Bubur sederhana hanya menggunakan satu bahan. Memperkenalkan bubur ini memudahkan menilai apakah bayi menyukai makanan baru dan bagaimana tubuh mereka bereaksi terhadapnya.

Anda dapat mencoba bubur buah dan sayuran segar, seperti:

– wortel
– mangga
– kacang polong
– apel
– sayuran hijau, seperti bayam
– pisang
– prem
– kentang manis yang dimasak

Bubur kombinasi

Jika bayi mentolerir makanan tunggal, aman untuk menggabungkannya dengan makanan lain. Tidak apa-apa untuk memperkenalkan kombinasi makanan sejak dini. Satu-satunya alasan untuk tidak langsung menggabungkan makanan adalah karena semakin sulit untuk memeriksa sensitivitas dan alergi.

Beberapa orang tua dan pengasuh suka mencampurkan makanan yang lebih manis, seperti apel, dengan rasa yang lebih kompleks atau pahit, termasuk bayam. Meskipun ini adalah cara yang baik untuk memberikan nutrisi yang bervariasi kepada bayi, tidak perlu menutupi satu rasa dengan yang lain. Sebaliknya, menawarkan makanan tertentu berkali-kali dapat meningkatkan kemungkinan bayi akan menyukainya dan memakannya.

Beberapa kombinasi yang disukai banyak bayi meliputi:

– apel dan bayam
– daging, seperti daging sapi atau ayam, dengan wortel, kacang polong, atau sayuran lainnya
– pisang dan mangga
– labu dan persik
– apel dan kembang kol
– brokoli dan ubi jalar
– labu dan ubi jalar
– pir dan buah persik
– ubi jalar dan pisang

Beberapa bayi menikmati makanan bayi beku, yang bisa dibuat dengan membekukan makanan dan memasukkannya ke dalam wadah makanan beku. Sudah tersedia di banyak toko atau online, wadah ini menyerupai es loli berbentuk dot, dan mereka mengeluarkan sejumlah kecil makanan saat bayi mengisapnya. Pilihan ini bisa sangat membantu untuk bayi yang tumbuh gigi dengan mulutnya yang sakit.

Makanan utama

Beberapa orang tua dan pengasuh memilih pendekatan yang disebut makan sendiri, yaitu mereka memberi bayi makanan utama sejak awal. Lainnya memperkenalkan makanan utama hanya setelah memberi bubur.

Tidak ada pilihan “benar”, tetapi sangat penting untuk memilih makanan sesuai dengan kemampuan bayi. Bayi yang baru bisa makan belum siap untuk makan kacang, anggur, kismis, atau makanan yang berbahaya tersedak lainnya dalam bentuk utuh.

Beberapa makanan utama yang baik untuk memulai termasuk:

– telur yang dimasak dengan baik, misalnya, potongan kecil telur rebus atau arik
– makanan lunak, seperti kentang tumbuk yang dimasak atau ubi jalar
– porsi buah-buahan lunak, seperti mangga matang atau pisang
– potongan daging lunak kecil dan tipis
– irisan kecil pengganti daging, seperti tahu, selama mereka tidak mengandung banyak garam

Nutrisi

Di bawah 1 tahun, tujuan utama makanan padat adalah untuk menawarkan nutrisi tambahan dan membiasakan bayi dengan makanan baru. Susu formula atau ASI harus tetap menjadi sumber nutrisi utama. Orang tua dan pengasuh dapat mencoba memberi makan makanan bayi setelah minum botol atau sesi menyusui.

Usahakan 24-32 ons makanan yang diperkaya zat besi atau tiga hingga lima atau lebih sesi perawatan per hari. Beberapa pedoman umum dari makanan tersebut meliputi:

  • Jus tidak menawarkan nilai gizi apa pun selain buah dan sayuran.
  • Antara 6 dan 8 bulan, berikan 4-6 sendok makan sereal bayi yang diperkaya zat besi. Berikan 3-4 sendok makan buah-buahan dan sayuran dan 1-2 sendok makan protein, seperti daging atau kacang-kacangan.
  • Berikan jumlah padatan yang meningkat secara bertahap. Pada 8-12 bulan, bayi harus mendapatkan 1-3 sendok makan protein, 4-6 sendok makan sereal yang diperkaya zat besi, dan 3-4 sendok makan masing-masing buah dan sayuran.

Kesimpulan

Kiat cara membuat makanan bayi buatan sendiri dapat membuat orang tua dan pengasuh lebih mudah memberikan beragam makanan dengan harga terjangkau. Namun, makanan yang dibeli di toko juga aman, dan orang-orang dapat mencampur makanan buatan sendiri dan buatan toko yang cocok untuk mereka.

Orang tua dan pengasuh yang memiliki anak dengan alergi atau kebutuhan nutrisi tertentu harus berkonsultasi dengan dokter anak sebelum membuat makanan bayi buatan sendiri.[MY24]

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA