Kesehatan

Cari Tahu Produk yang Membunuh 99.9 Persen Kuman

My24hours.net, Indonesia – Apakah produk disinfektan yang Anda beli dapat membunuh 99.9 persen kuman termasuk virus corona? Cari tahu jawabannya.

Cari Tahu Produk yang Membunuh 99.9 Persen Kuman
Foto: shutterstock

Penggunaan produk disinfektan merupakan hal yang penting, terutama pada saat kebersihan sehari-hari sangat diperlukan. Namun, sangat penting bagi kita untuk meluangkan waktu sejenak untuk menilai spesifikasi produk, dan sertifikasinya untuk benar-benar menilai kemanjurannya.

Dari SARS hingga H1N1 dan sekarang Covid-19, dekade terakhir telah terlihat banyak virus dan flu yang disebabkan oleh “kuman”. Hal ini juga memunculkan lusinan produk baru yang membanggakan diri bisa membunuh virus.

Produk-produk kebersihan preventif termasuk sanitiser dan pencuci tangan, produk perawatan rumah seperti pembersih lantai dan toilet, hadir dengan klaim bahwa mereka membunuh 99,9 persen, atau 99,99 persen, bakteri dan jamur umum. Kita telah melihatnya di iklan, dan membacanya di labelnya.

Tetapi apakah Anda berhenti untuk mempertimbangkan apa yang sebenarnya tersirat di sini?

Klaim seperti 99,99 persen membunuh kuman mungkin bukan janji yang masuk akal bagi banyak produk untuk benar-benar dapat menjaga kinerjanya terhadap berbagai jenis kuman seperti bakteri, virus, jamur, dan spora.

Walaupun produk tersebut bisa 99,99 persen efektif membunuh satu jenis kuman mungkin tidak efektif pada kuman lain yang sulit didisinfeksi.

Beberapa produk paling populer mengklaim produknya hanya efektif pada sebagian kecil kuman dan patogen. Buktinya datang dalam bentuk tulisan kecil di suatu tempat pada wadah produk tersebut yang mencantumkan jenis kuman yang sebenarnya dibunuh oleh produk tersebut. Dan dalam daftar tersebut mungkin tidak termasuk beberapa atau semua virus. Ini berarti efektifitas 100 persen adalah jangkauan yang terbatas.

Produk yang Membunuh 99.9 Persen Kuman

Jadi, apa yang harus Anda perhatikan? Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Anda sebelum memutuskan untuk membeli salah satu produk disinfektan.

1. Cari sertifikasi pihak ketiga

Produk yang disertifikasi oleh fasilitas pengujian independen, khususnya yang berafiliasi dengan ISO, tidak mungkin dapat mengklaim sesuatu yang tidak diberikan atau dihasilkan oleh produknya. Detail ini dapat ditemukan pada label produk yang Anda pilih. Lewatkan iklan dan klaim sepihak — baca tulisan kecil dan terlibat sebelum Anda membeli.

2. Waspadai kandungan dan penggunaannya

Saat memilih produk, cari bahan aktif yang bertanggung jawab untuk disinfeksi. Anda dapat memilih produk yang memiliki Sodium Hypochlorite (Natrium hipoklorit) sebagai bahan aktifnya. Sodium Hypochlorite adalah salah satu disinfektan paling kuat yang tersedia dan bekerja pada jangkauan kuman yang luas seperti bakteri (baik gram positif maupun gram negatif), virus (keduanya virus berselubung dan lebih sulit untuk mendisinfeksi virus yang tidak berselubung), jamur dan spora.

Berbagai kepustakaan ilmiah menegaskan bahwa Sodium Hypochlorite bertindak cepat dan tidak terpengaruh oleh air sadah. Namun dalam penggunaannya Anda perlu berhati-hati karena bersifat korosif khususnya benda-benda logam.

3. Berhati-hatilah terhadap produk yang mencoba melakukan lebih dari satu pekerjaan

Delapan dari sepuluh produk mencoba menjual diri mereka sendiri sebagai agen penyegar udara dan disinfektan yang digabungkan menjadi satu. Produk-produk tersebut telah diencerkan, sehingga versi produk yang berfokus pada satu klaim inti menjadi kurang efektif.

4. Baca tentang teknologi/ilmu pengetahuan yang digunakan produk untuk mewujudkannya

Bagian deskripsi produk pada platform toko online, label, atau situs web produk terkait adalah tempat yang baik untuk mencari informasi ini.

Kesimpulan

Penggunaan agen disinfektan adalah hal yang penting, terutama pada saat polahidup bersih sehari-hari menjadi sangat penting belakangan ini. Namun, sangat penting bagi kita untuk meluangkan waktu sejenak untuk menilai spesifikasi produk, dan sertifikasinya untuk benar-benar menilai kemanjurannya. Sebagai konsumen, kita harus menyadari apa yang kita bayar setelah membeli suatu produk.[MY24]

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA