Kesehatan

Ssst… Ini yang Terjadi Ketika Menahan Kentut

My24hours.net, Indonesia – Apakah Anda pernah menahan kentut pada saat-saat tertentu agar tidak merusak acara Anda, seperti saat kencan atau wawancara pekerjaan?

Ini yang Terjadi Ketika Menahan Kentut

Sayangnya, kita tidak mendapat banyak peringatan ketika usus kita memutuskan sudah waktunya untuk mengeluarkan sedikit gas.

Bahkan, kita mungkin merasakan tekanan yang tiba-tiba, diikuti oleh gemuruh internal yang dalam. Sesuatu yang buruk datang dengan cara ini.

Masalahnya, semua orang harus melepaskan gas yang ada dalam perutnya tersebut. Faktanya, rata-rata manusia – baik pria maupun wanita – berkontribusi sekitar 15 kentut per hari ke atmosfer bumi. Beberapa orang mungkin lebih dari jumlah itu.

Faktanya, ada banyak yang salah ketika kita menyangkal perut kita untuk mengeluarkan gas tersebut.

Tetapi untuk memahami bahaya dari menahan kentut, seseorang harus terlebih dahulu memahami bagaimana gas dalam perut itu bekerja.

Sains tentang Gas Perut

Gas usus adalah produk sampingan alami dari proses pencernaan dan metabolisme. Bahkan satai yang baru saja Anda makan tadi siang mungkin dilucuti nutrisinya, sebuah proses kimiawi yang menghasilkan penciptaan beberapa emisi gas.

Sekitar 60 persen dari gas-gas itu adalah nitrogen, dengan 20 persen berupa hidrogen. Karbon dioksida, metana, dan oksigen juga ada. Tetapi faktor bau sebenarnya adalah sedikit – sekitar 1 persen, yaitu sulfur. Itulah yang memberi kentut bau khasnya.

Di ujung jalur pembuatan gas terdapat aparatus kecil yang ketat yang namanya tidak sering Anda lihat di media cetak, yaitu anus.

Dari sana, gas-gas yang terpendam itu berkembang di atmosfer setempat. Dan kentut pun terbentuk.

Menahan Kentut

Sekarang, apa yang terjadi jika Anda menahan mengeluarkan gas-gas tersebut?

Selain terjadinya ketidaknyamanan sebagai hal yang utama, menahan kentut juga dapat menyebabkan perut buncit secara permanen.

Dan, sebagaimana ditulis Claire Collins, seorang profesor nutrisi di University of Newcastle, dalam The Conversation, bahwa gas yang tertahan tersebut akan selalu menemukan jalan keluarnya.

Collins mencatat, beberapa gas, akan diserap kembali ke sistem peredaran darah kita dan dihembuskan dalam napas Anda.

Dan, menahan kentut terlalu lama berarti terjadinya penumpukan gas. Pada akhirnya gas itu akan keluar melalui kentut yang tidak terkendali.

Apa yang Harus Dilakukan?

Ciri yang diremehkan dari masyarakat yang beradab adalah mengetahui kapan harus mengendalikan pantat kita, dan mengetahui kapan harus melepaskan gas.

Jadi, lain kali ketika Anda merasakan volume besar gas maka bersiaplah untuk mencoba pindah ke lokasi yang lebih nyaman. Apakah Anda mengeluarkannya di sana atau tidak, hal terbaik untuk kesehatan pencernaan Anda adalah membiarkannya keluar.[MY24]

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA