Kesehatan

Peringatan! 2 Tanda Tekanan Darah Sangat Tinggi

My24hours.net, Indonesia – Perhatikan tiga tanda tekanan darah berikut yang menunjukkan tingkat tekanan darah Anda sangat tinggi.

3 Tanda Tekanan Darah Sangat Tinggi
Foto: shutterstock

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyebab utama banyak penyakit kardiovaskular. Ini terjadi ketika kekuatan tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi. Konon, hipertensi adalah faktor risiko penyakit jantung yang paling umum.

Tekanan darah di bawah 120/80 mm Hg dianggap normal. Lebih dari itu dapat menunjukkan tekanan darah tinggi. Dan tergantung pada seberapa tinggi kadar tekanan darah Anda, dokter mungkin menyarankan pengobatan.

Apa yang mengkhawatirkan tentang tekanan darah tinggi adalah bahwa hal itu mungkin datang tanpa tanda atau gejala. Hal ini sering disebut sebagai silent killer dalam arti bahwa tidak ada indikator spesifik dari penyakit ini.

Menurut American Heart Association, “Tekanan darah tinggi (TDT, atau hipertensi) tidak memiliki gejala yang jelas untuk menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah.” “Cara terbaik untuk melindungi diri sendiri adalah dengan menyadari risikonya dan membuat perubahan yang penting,” tambah mereka.

Walaupun tekanan darah tinggi tidak dapat disembuhkan, dengan bantuan perubahan gaya hidup dan obat-obatan tertentu, dapat dikelola secara efisien.

2 Tanda Tekanan Darah Sangat Tinggi

Tidak ada tanda-tanda khusus yang menceritakan tentang tekanan darah tinggi. Namun, begitu Anda mengalaminya, jantung Anda berada pada risiko besar. Meskipun tanpa diagnosis yang tepat, TDT hampir tidak dapat dideteksi, ada tanda-tanda peringatan tertentu yang mungkin muncul, ketika Anda sudah berada pada stadium yang parah.

1. Sakit kepala dan mimisan

Biasanya, tekanan darah tinggi tidak menunjukkan tanda apapun. Namun, menurut American Heart Association, dalam kebanyakan kasus ekstrem, seseorang mungkin mengalami sakit kepala bersama dengan mimisan, terutama ketika tekanan darah 180/120 mm Hg atau lebih tinggi. Jika Anda terus mengalami sakit kepala dan hidung berdarah, segera hubungi bantuan medis.

2. Sesak napas

Ketika seseorang menderita hipertensi pulmonal yang intens, yaitu tekanan darah tinggi di pembuluh darah yang memasok paru-paru, ia mungkin mengalami sesak napas, terutama saat melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, mengangkat, menaiki tangga dan banyak lagi. Dalam krisis hipertensi, selain sesak napas, Anda mungkin mengalami kecemasan yang parah, sakit kepala, mimisan dan mungkin kehilangan kesadaran, jika tidak ditangani tepat waktu.

Cara menurunkan tingkat tekanan darah

Menurut American Heart Association (AHA), aktivitas fisik adalah kunci untuk menjaga tekanan darah Anda tetap terkendali. Dengan mempertahankan berat badan yang sehat dan juga mengurangi tingkat tekanan darah Anda, akan menurunkan risiko Anda terkena penyakit kardiovaskular lainnya.

Selain itu, mengikuti diet yang tepat sangat penting. Batasi asupan gula dan karbohidrat Anda dan perhatikan jumlah kalori yang Anda konsumsi. Katakan tidak pada konsumsi natrium (garam) berlebih dan kurangi makanan olahan. Kelola tingkat stres Anda dengan yoga dan meditasi dan pastikan Anda cukup tidur.[MY24]

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA