Gaya Hidup

Tip Profesional Cara Berpose di Depan Kamera Foto

My24hours.net, Amerika Serikat – Bagaimana cara berpose di depan kamera foto agar tampak lebih menarik? Berikut tip dari seorang fotografer profesional.


Apa yang menjadikan Anda lebih menarik dalam sebuah foto diungkapkan oleh Peter Hurley. Ia adalah seorang fotografer di Kota New York yang telah menfoto sekitar 30.000 orang, termasuk Mikhail Baryshnikov dan Ariana Grande.

Peter memberikan sejumlah tip cara berpose di depan kamera foto agar Anda tampak lebih menarik.

Berikut tip tersebut:

“Anda terlihat paling menarik ketika Anda memiliki rahang yang kuat,” kata Peter.

Untuk menonjolkan dan mempertegas rahang Anda, panjangkan tubuh dan leher Anda. Bayangkan Anda ditarik oleh tali yang menempel di bagian atas kepala Anda. Setelah Anda memanjangkan diri Anda sebaik-baiknya, julurkan dahi dan dagu Anda ke arah kamera.

Wajah yang lebih simetris mungkin langsung terlihat bagus, tetapi Anda mungkin perlu sedikit memutar kepala untuk menyorot sisi tertentu. Peter menemukan bahwa sebagian besar orang memiliki “sisi baik” yang lebih menarik, yang cenderung sesuai dengan bagian rambut mereka.

Untuk menemukan “sisi baik” milik Anda sendiri, potret tiga swafoto. Pertama, lihat langsung ke kamera, hidung pada pukul 12. Kedua hadap ke kanan, hidung pada pukul 1. Ketiga, hadap ke kiri, jam 11. “Semua orang memiliki titik rupawan,” kata Peter.

Jangan mengatakan “cheese” atau membuka bibir Anda kecuali Anda benar-benar tertawa. “Mayoritas orang tidak bisa tersenyum dengan gigi mereka dan terlihat nyata,” kata Peter. Pilihlah bibir yang tertutup hanya dengan sedikit senyuman. Sebuah potret yang memikat mengandung sedikit ketegangan narasi yang membuat yang lihat ingin tahu lebih banyak.

Hindari membuka mata Anda lebar-lebar, yang akan membuat Anda terlihat kosong dan tanpa pikiran. Sebaliknya, angkat kelopak mata bawah Anda ke arah pupil Anda, sebuah tindakan yang Peter sebut “memicingkan” (“menyipitkan” plus “menjepit”).

Terutama untuk pria, perlu mempertimbangkan mempersempit ruang di antara alis, yang mengintensifkan tatapan. Kadang-kadang Peter memberitahu klien untuk terlihat licik, “bahkan sedikit culas.” Namun, hati-hati, terlalu berlebihan dengan teknik-teknik ini Anda dapat dengan mudah berakhir di ladang lelucon.

Jika itu bukan tujuan Anda, lihat langsung ke kamera dan bayangkan orang sungguhan di sisi lain – ibu Anda, anak Anda, pelanggan. Berlatih di depan cermin juga membantu.

Klien baru sering tiba di studio Peter yang mencantumkan hal-hal yang ingin mereka sembunyikan: tahi lalat, gigi patah, bekas luka, hidung besar, dagu ganda dengan pose. Jangan memposisikan diri di sekitar kelemahan yang Anda rasakan. Temukan postur yang membuat Anda merasa percaya diri, bahkan berseri-seri. “Kita berada di dalam tubuh ini untuk hidup,” kata Peter. “Kita harus mencari tahu apa yang kita sukai dari diri kita sendiri.”[My24]

Sumber: The New York Times

Kata kunci: ,
Penulis:
Sabtu, 2 Juni 2018
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...