Kesehatan

Berikut 3 Tipe Diet OMAD (Makan Satu Kali Sehari)

My24hours.net, Indonesia – Diet OMAD (One meal a day – makan satu kali sehari) seperti namanya memungkinkan Anda untuk hanya makan satu kali sepanjang hari.

Berikut 3 Tipe Diet OMAD (Makan Satu Kali Sehari)
Foto: shutterstock

OMAD adalah bentuk ekstrim dari diet puasa intermiten. Seseorang hanya boleh makan makanan pada kurun waktu 4 jam dalam satu hari. Kurun waktu empat jam ini penting untuk dijaga agar Anda dapat mempertahankan jadwal yang konsisten. Setelah terbiasa dengan diet tersebut, Anda bisa mengurangi waktu empat jam menjadi satu jam.

Puasa intermiten sendiri adalah istilah umum bagi beragam aturan makan yang berulang dan berjeda antara periode puasa dan makan. Puasa ini tidak menentukan makanan apa yang harus Anda makan tetapi kapan Anda harus memakannya.

[Baca juga: Panduan Lengkap Puasa Intermiten Kesehatan untuk Pemula]

Bukan hanya satu, ada tiga jenis diet OMAD.

Berikut 3 Tipe Diet OMAD

1. Ketomad

Makan satu kali sehari dalam diet ketogenik masih berupa diet rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang. Anda bisa makan daging, telur, ikan, ayam, sayuran, makanan fermentasi, alpukat, dan lemak sehat lainnya. Diet ini sulit untuk diikuti tetapi bisa menurunkan berat badan seseorang.

2. Carbomad

Diet makan satu kali sehari dengan karbohidrat akan sangat bervariasi tergantung pada berapa banyak karbohidrat yang Anda makan.

– Diet tinggi karbohidrat dengan lebih dari 60 persen kalori Anda yang berasal dari karbohidrat akan membuat Anda lebih rentan terhadap katabolisme selama diet. Dalam hal ini, Anda harus meningkatkan asupan protein sedikit lebih banyak untuk mengimbanginya selama masa puasa.

– Diet karbohidrat moderat dengan 30 hingga 50 persen kalori Anda yang berasal dari karbohidrat akan berkelanjutan dan akan membuat Anda masuk ketosis ringan pada akhir puasa.

3. Zeromad

Diet zeromad tinggi protein dan tidak ideal karena Anda mungkin menderita tingkat glukoneogenesis yang tinggi hanya karena Anda berpuasa sepanjang hari dan kemudian makan semua protein sekaligus.

Dari ketiga jenis diet OMAD ini Anda dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan Anda. Carbomad mungkin merupakakan diet yang lebih ringan dibanding jenis lainnya. Namun, jika Anda ingin melakukan diet OMAD apapun jenisnya, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan oakar atau dokter gizi Anda.

Kata kunci:
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA