Ptosis : Penyebab Kelopak Mata Turun dari Kesehatan hingga Obat Terlarang
My24hours.net, Indonesia – Pernah melihat atau mengalami kelopak mata turun pada wajah? Mungkin saja itu adalah Ptosis.

Banyak orang menganggap kondisi ini sebagai hal biasa atau sekadar faktor kelelahan. Namun, Anda perlu waspada karena kondisi medis ini disebut sebagai ptosis.
Apa Itu Ptosis?
Ptosis sendiri adalah istilah umum yaitu kondisi ketika kelopak mata bagian atas turun dari posisi normalnya. Jadi istilah ini hanya menyangkut kondisi kelopak matanya saja tidak termasuk penyebab dari kondisi tersebut.
Dalam tingkat yang ringan, ptosis mungkin hanya memengaruhi estetika atau penampilan. Namun, pada kondisi yang berat, kelopak mata dapat menutupi pupil, menghalangi penglihatan, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Ptosis bisa muncul perlahan atau tiba-tiba, dan dapat terjadi pada satu atau kedua mata.
Gejala Umum Ptosais yang Sering Diabaikan
Banyak orang tidak menyadari ptosis karena gejalanya tampak sederhana, seperti:
- Mata terlihat sayu atau mengantuk terus-menerus
- Kelopak mata terasa berat
- Pandangan terasa tidak jelas
- Mata cepat lelah
- Alis sering terangkat tanpa sadar agar bisa melihat lebih jelas
Pada anak-anak, ptosis bisa terlihat dari kebiasaan sering mendongakkan kepala saat melihat sesuatu.
Penyebab Ptosis yang Sering Terjadi
Ptosis dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:
- Faktor usia (otot kelopak mata melemah)
- Kelelahan berat
- Cedera di sekitar mata
- Efek samping tindakan medis tertentu
- Gangguan saraf atau otot
Namun, ada satu penyebab yang jarang disadari masyarakat. Kelopak mata turun bisa berkaitan dengan penyalahgunaan zat obat terlarang.
Beberapa zat obat terlarang dapat memengaruhi sistem saraf dan fungsi otot, termasuk otot pengangkat kelopak mata. Akibatnya, kelopak mata dapat tampak turun, baik sementara maupun berlangsung lama.
Efek ini biasanya terjadi karena:
- Penekanan sistem saraf
- Gangguan koordinasi otot
- Kerusakan saraf bila digunakan dalam jangka panjang
Ptosis yang berkaitan dengan penyalahgunaan zat obat sering disertai tanda lain seperti:
- Mata tampak sangat sayu
- Respons melambat
- Malas dan lambat berbicara
- Mengantuk berat
- Konsentrasi menurun
- Pandangan kabur
- Gangguan kesadaran
Kapan Harus Segera Periksa?
Segera cari pertolongan medis bila kelopak mata turun disertai:
- Sakit kepala hebat
- Penglihatan ganda
- Wajah terasa lemah atau tidak simetris
- Penurunan kesadaran
Kondisi tersebut bisa menandakan gangguan saraf serius yang memerlukan penanganan segera.
Apakah Ptosis Bisa Diobati?
Jawabannya: bisa, tergantung penyebabnya.
- Ptosis ringan → dapat membaik dengan istirahat dan menghindari pemicu
- Ptosis akibat gangguan kesehatan → perlu penanganan medis
- Ptosis berat → dapat ditangani dengan tindakan khusus sesuai saran dokter.[MY24]