Kesehatan

Bolehkah Olahraga Saat Sakit Flu Menyerang? Ini Kata Dokter

My24hours.net, Amerika Serikat – Saat Anda hendak ke gym, sakit flu menyerang Anda. Haruskah Anda membatalkan olahraga Anda?

Untuk pertama kalinya, Anda telah mengikuti rutinitas olahraga yang konsisten. Dengan tekun Anda bertekad tidak ada yang akan menghentikan Anda mencapai tujuan Anda. Sampai akhirnya Anda mulai merasa bahwa sesuatu menggelitik tenggorokan Anda. Lalu datang batuk, kemudian bersin, dan kemudian Anda tidak bisa tidur. Anda terserang sakit flu, dan sekarang Anda merasa khawatir. Apakah Anda menepis ketidaknyamanan tersebut, atau menghentikan olahraga Anda untuk pemulihan?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat memperkirakan orang dewasa AS terkena flu dua sampai tiga kali setahun. Karena Anda harus menghadapi gejala-gejalanya, Anda harus memiliki rencana untuk memutuskan kapan penyakit itu cukup serius untuk menghentikan rutinitas Anda.

Jika Anda sakit tetapi masih ingin berolahraga, tanyakan pada diri Anda satu pertanyaan: Apakah gejala Anda di atas atau di bawah leher Anda?

Jika Gejala Anda Di Area Leher ke Atas

Untuk gejala yang muncul di area leher ke atas, seperti hidung tersumbat, radang tenggorokan, atau bersin dari sakit flu biasa – Anda dapat melanjutkan aktivitas ringan atau sedang.

Cobalah mengonsumsi obat dekongestan yang tidak mengantuk untuk membantu melawan gejala sakit flu Anda. Jika tingkat energi Anda terasa cukup baik, Anda dapat menuju ke gym, hanya saja kurangi intensitas latihan Anda.

Misalnya, jika Anda ingin melakukan lari cepat, cobalah jogging. Atau jika Anda mengangkat beban, kurangi beratnya dan tingkatkan repetisi Anda. Pastikan untuk beristirahat lebih lama dari biasanya di antara tiap set Anda.

Pikirkan juga sesama pengunjung gym. Pastikan Anda mencuci tangan, bersihkan peralatan Anda setelah digunakan. Saat batuk atau bersin arahkan dan tutup dengan bahu Anda daripada dengan tangan Anda untuk mengurangi risiko penyebaran kuman Anda kepada orang lain.

Jika Anda mulai merasa kondisinya menjadi lebih buruk, lepaskan intensitas Anda sedikit atau mengakhiri latihan Anda lebih awal, sehingga Anda tidak membuat penyakit Anda memburuk. Dan kembalilah ke rutinitas normal Anda secara bertahap. Melakukan olahraga yang intens terutama ketika Anda tidak merasa 100 persen sehat dapat benar-benar menekan sistem kekebalan Anda, yang dapat memperlambat pemulihan Anda.

Jika Gejala Anda Di Area Leher ke Bawah

Jika gejala Anda berada di area leher ke bawah, seperti batuk, sesak napas, dada sesak, mual, muntah, atau diare – atau sistem yang luas, seperti demam atau nyeri sendi, Anda harus bolos untuk berolahraga.

Gejala-gejala tersebut dapat mengarah kepada infeksi yang lebih serius.

Selain itu, bukan saja Anda tidak akan dapat mempertahankan rutinitas normal Anda, tetapi upaya itu juga dapat menempatkan Anda pada risiko masalah pernapasan, dehidrasi, pusing, atau bahkan pingsan.[My24]

Sumber: menshealth

Kata kunci:
Penulis:
Kamis, 22 November 2018
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...