Kesehatan

Bosan Berjerawat? Berhenti Makan 3 Makanan Penyebab Jerawat Ini

My24hours.net, Indonesia – Apakah Anda bosan dengan jerawat di wajah? Cobalah untuk berhenti makan 3 jenis makanan penyebab jerawat yang dapat memicu terbentuknya jerawat di wajah.

Berhenti Makan 3 Makanan Penyebab Jerawat Ini
Foto: shutterstock

Anda bersiap untuk acara besar dan semuanya tampaknya berjalan sesuai rencana. Anda memiliki pakaian yang tepat, sepatu Anda yang terlihat luar biasa dan bahkan rambut Anda sesuai dengan yang Anda inginkan. Tapi siapa sangka jerawat merah muncul di wajah Anda.

Jerawat adalah salah satu masalah perawatan kulit yang paling ditakuti. Dan penting untuk dipahami bahwa stres dan kurang tidur dapat mendatangkan malapetaka serius pada kulit Anda.

Bagian yang menyedihkan tentang jerawat adalah, jerawat dapat bertahan lama setelah masa remaja berakhir. Tahukah Anda bahwa menurut American Academy of Dermatology (AAD), jerawat dewasa sedang meningkat? Ya, jerawat pada orang dewasa meningkat pada wanita di atas usia 25 tahun.

Hubungan Antara Makanan dan Jerawat

Banyak orang percaya bahwa membeli produk perawatan kulit mahal dapat menyebabkan kulit lebih bersih dan bebas jerawat. Namun, penting untuk dipahami bahwa masalah seperti jerawat sering kali disebabkan oleh kesalahan pola makan yang dapat memainkan peran penting dalam peradangan pada jerawat-jerawat ini.

Apa yang Anda makan memiliki dampak besar pada keseluruhan fungsi tubuh Anda termasuk kulit Anda. Banyak penelitian baru-baru ini menjelaskan hubungan antara kebiasaan makan dan keberadaan jerawat.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh School of Applied Sciences, RMIT University, faktor gaya hidup yang berhubungan dengan nutrisi berperan dalam patogenesis jerawat. Penelitian ini membandingkan efek dari diet tinggi protein, rendah glikemik dan diet tinggi glikemik konvensional pada pembentukan jerawat. Namun, temuan awal ini perlu dikonfirmasi oleh penelitian serupa.

Jika Anda sedang berusaha untuk menghindari berjerawat, berikut daftar 3 jenis makanan yang harus Anda hindari.

[Baca juga: Obat Rumahan untuk Jerawat karena Hormon]

3 Jenis Makanan Penyebab Jerawat yang Harus Dihindari

1. Karbohidrat dan Gula Sederhana

Amati kebiasaan makan Anda untuk memeriksa apakah Anda mengonsumsi lebih banyak gula tambahan dan karbohidrat olahan. Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi – termasuk roti putih, kentang, pasta yang terbuat dari tepung putih, soda, dan produk yang mengandung gula – menyebabkan lonjakan gula darah Anda. Ini dapat menyebabkan kulit Anda memproduksi lebih banyak minyak dan menyebabkan peradangan, menyebabkan lebih banyak jerawat. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk bukti definitif, Anda dapat menyingkirkan gula dan karbohidrat sederhana dalam makanan Anda.

2. Susu dan Produk Berbasis Susu

Jika Anda sering berjerawat, Anda disarankan untuk berhenti sejenak mengonsumsi susu dan produk-produk berbasis susu. Meskipun ada kekurangan tautan yang jelas, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi susu, es krim, dan produk susu lainnya dapat memperburuk jerawat. Susu sapi juga mempromosikan hormon seperti insulin yang disebut IGF-1, yang dikaitkan dengan meningkatnya keparahan jerawat.

3. Makanan Goreng dan Olahan

Untuk alasan yang sama seperti yang disebutkan di atas, seseorang harus benar-benar menghindari makanan junk food, goreng-gorengan, dan makanan olahan jika sedang memerangi jerawat aktif. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology, makanan yang kaya lemak jenuh dan lemak trans merangsang produksi hormon yang dapat menyebabkan kelebihan sekresi minyak. Jadi, lain kali Anda bangun dengan jerawat di wajah Anda, sangat disarankan untuk mengingat apa yang Anda makan kemarin.[MY24]

Catatan: Konten ini termasuk saran dan hanya memberikan informasi umum. Ini sama sekali bukan pengganti pendapat medis yang berkualitas. Selalu berkonsultasi dengan spesialis atau dokter Anda sendiri untuk informasi lebih lanjut. MY24 tidak mengklaim bertanggung jawab atas informasi ini.

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA