Kesehatan

Penelitian: Olah Raga Bantu Kurangi Kematian Dini Wanita Usia Lanjut

Rabu, 8 November 2017

My24hours.net, Amerika Serikat – Tahukah Anda bahwa olah raga dapat membantu mengurangi kematian dini pada wanita usia lanjut?

Wanita usia lanjut berolah raga.
Wanita berolah raga. Foto: prevention

Menurut penelitian di Amerika Serikat (AS) wanita berusia lanjut yang melakukan olah raga yang cukup hingga sering kemungkinan dapat terhindar dari kematian dini (prematur) daripada yang tidak berolah raga banyak.

Penelitian yang melibatkan lebih dari 17.700 wanita dengan usia rata-rata 72, meminta mereka memakai pelacak aktivitas, yang dikenal sebagai akselerometer, setiap hari selama seminggu.

Para peneliti mengamati para wanita lanjut usia tersebut selama lebih dari dua tahun. Selama waktu tersebut, 207 wanita meninggal dunia.

Saat para peneliti mengelompokkan para wanita lanjut usia menjadi empat kelompok dari yang banyak sampai sedikit aktif, mereka yang mendapatkan aktivitas fisik yang sedang dan kuat, seperti berjalan cepat, 70 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama masa penelitian tersebut. Namun rendahnya intensitas aktivitas yang dilakukan, tampaknya tidak memengaruhi kemungkinan tingkat kematian.

“Faktanya bahwa aktivitas fisik menurunkan risiko kematian dini bukanlah fakta baru – kami memiliki banyak penelitian yang menunjukkan hal ini,” kata I-Min Lee, ketua peneliti dari Harvard Medical School and Brigham and Women’s Hospital di Boston.

“Namun, penelitian sebelumnya mengutamakan mengandalkan aktivitas fisik yang dilaporkan sendiri, dan laporan sendiri cenderung tidak tepat,” kata Lee seperti yang dilansir Reuters, Selasa (7/11/2017).

Para peneliti tersebut berpendapat, akselerometer dan pelacak kegiatan lainnya adalah cara yang lebih dapat diandalkan untuk memeriksa hubungan antara usia panjang dan kebiasaan berolah raga. Alat-alat tersebut dianggap memberikan gambaran yang lebih akurat tentang berapa banyak waktu yang digunakan seseorang untuk berolah raga dan seberapa keras mereka bekerja dan berapa banyak waktu mereka duduk dalam keseharian.

Salah satu keterbatasan dalam penelitian tersebut adalah para peneliti tidak mengikuti para wanita selama bertahun-tahun, yang mungkin akan menyulitkan untuk melihat manfaat jangka panjang dari latihan intensif untuk wanita yang lebih tua.

Selain itu penelitian tersebut juga mengandalkan para wanita usia lanjut tersebut untuk melaporkan masalah kesehatan mereka sendiri dan ini memungkinkan adanya beberapa informasi yang tidak akurat atau tidak lengkap untuk digunakan dalam analisis.

Meski demikian, Keith Diaz, seorang peneliti di Columbia University Medical Center di New York yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut mengatakan temuan itu menambah beswarnya bukti yang telah menghubungkan aktivitas fisik yang cukup hingga yang banyak dengan risiko kematian dini yang lebih rendah.

Kegiatan seperti berenang, bersepeda, mendayung, dan bersepeda lengan merupakan alternatif olah raga yang dapat dilakukan seseorang agar terhindar dari kematian dini.[My24]

Kata kunci: ,
Penulis:

 
loading...