Gaya Hidup

Cara Kerja Tim di Rumah untuk Orang Kantoran

My24hours.net, Indonesia – Bagaimana cara kerja tim di rumah untuk seseorang yang biasanya bekerja di kantor dalam sebuah tim sehingga bisa bekerja secara efektif?

Cara Kerja Tim di Rumah untuk Orang Kantoran
Foto: shutterstock

Sebagian besar operasi bisnis modern masih bergantung pada interaksi tatap muka. Para pemimpin bisnis di berbagai penjuru berjuang untuk mencari tahu bagaimana mengelola secara efektif tim-tim jarak jauh yang baru dan memastikan bahwa tim masih produktif.

Para pemimpin bisni percaya bahwa tim jarak jauh dapat berkembang dan mengembangkan produk yang sukses dan inovatif sama efektifnya dengan tim yang bekerja sama secara langsung. Berikut adalah beberapa praktik terbaik tentang memimpin dan mengelola tim jarak jauh.

Cara Kerja Tim di Rumah

1. Gunakan komunikasi video

Komunikasi tatap muka yang teratur sangat penting untuk menciptakan perasaan kerja tim. Selain itu juga untuk memastikan bahwa orang berkomunikasi dengan baik. Dan ketika Anda tidak dapat melakukannya secara langsung, teknologi memberi kita hal terbaik berikutnya. Panggilan telepon tidak sama dengan konferensi video. Anda perlu melihat bagian putih mata masing-masing. Anda perlu melihat reaksi dan ekspresi wajah serta dampak emosional dari kata-kata.

Dan jangan berpikir Anda dapat bergabung dengan panggilan video tetapi video Anda mati dan hanya membuatnya menjadi panggilan telepon lagi. Jadikan komunikasi video tatap muka sebagai prioritas. Nuansa-nuansa kecil ini membuat semua perbedaan.

2. Menjadi gesit

Manajemen proyek yang gesit mendorong akuntabilitas dan prediktabilitas di seluruh tim. Manajer bisa menggunakan gaya scrum manajemen proyek, yang merupakan jenis manajemen gesit. “Scrum” mengacu pada formasi rugby yang terjalin erat, tetapi teknik scrum hanya memprioritaskan tim yang kompak untuk mencapai tujuan bersama. Selama proyek, mereka menggunakan empat jenis “seremoni scrum” untuk check-in dengan tim dan tetap produktif dan bertanggung jawab .

Gaya manajemen ini memastikan bahwa setiap orang memiliki tugas yang jelas dan pemahaman tentang apa yang dilakukan setiap orang dalam tim. Ini sangat kuat ketika dipraktikkan di seluruh organisasi, bahkan hingga tingkat eksekutif.

3. Gunakan berbagai alat kolaborasi

Ada begitu banyak alat luar biasa yang memungkinkan semua orang di tim untuk melihat informasi yang sama dan berkolaborasi di dalamnya. Di sini, pada beberapa yang sarankan:

  • Miro untuk boarding putih dan pemetaan lengket
  • Stories on Board untuk peta cerita pengguna
  • Jira untuk mengelola tugas sehari-hari dan keseluruhan
  • Slack auntuk mengobrol dan komunikasi tertulis
  • Google Suite untuk berbagai kerja kolaboratif

Untuk menjadikan alat kolaborasi lebih efektif, gunakan alat bersama dengan konferensi video sebagai bagian dari setiap percakapan. Jangan takut untuk bereksperimen dan menemukan alat yang berfungsi untuk grup Anda.

4. Perbanyak berkomunikasi

Meskipun jika Anda merasa seperti telah sering berkomunikasi, itu mungkin tidak cukup. Salah satu tantangan terbesar bagi tim jarak jauh adalah kesalahpahaman dan miskomunikasi. Alat-alat seperti Slack dirasakan sepertinya membantu kita berkomunikasi lebih baik (dan sering kali mereka lakukan), tetapi kata-kata tertulis juga dapat memudahkan untuk salah memahami apa yang dimaksud.

Mengetik juga dapat memperlambat percakapan secara substansial dibandingkan dengan percakapan video. Sekali lagi, kunci untuk memperbaiki ini terletak pada penggunaan alat konferensi video. Dorong tim Anda untuk secara teratur mengambil percakapan dari Slack (atau saluran komunikasi tertulis lainnya) dan ke video untuk memastikan kejelasan komunikasi.

5. Lawan kesepian

Isolasi dan kesepian adalah masalah nyata bagi pekerja dan tim jarak jauh. Sebagai seorang pemimpin, Anda perlu memastikan bahwa orang-orang masih merasakan hubungan sosial yang menyertai lingkungan kerja. Kerja tim, kepercayaan, hubungan kerja yang baik, dan interaksi pribadi dapat dan harus dipertahankan dalam bentuk digital.

Tim Anda juga perlu interaksi sosial satu sama lain untuk merasakan persahabatan. Jadwalkan interaksi sosial online reguler antara anggota tim Anda, dan dorong percakapan ringan. Makan siang virtual atau teh sore virtual untuk tim Anda untuk menurunkan ketegangan mereka dan berkomunikasi lebih santai.

Dengan semua yang terjadi di dunia, gunakan keterampilan ini untuk memastikan bahwa bisnis Anda dan tim Anda bisa efektif dan bahagia sambil tetap aman di kejauhan.[MY24]

Sumber: entrepreneur

Kata kunci: , ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA