Kesehatan

Cara Menghindari Penyebab Alergi atau Alergen

My24hours.net, Indonesia – Satu-satunya cara ampuh menghentikan alergi adalah menghindari penyebab alergi atau alergen. Bagaimana caranya?

Cara Menghindari Penyebab Alergi atau Alergen
Foto: Youtube

Jika Anda memiliki alergi musiman atau sepanjang tahun, mengurangi kontak dengan penyebab alergi, terutama di dalam rumah Anda, adalah salah satu langkah pertama yang direkomendasikan para ahli untuk mengendalikan gejala Anda.

Dan apakah Anda memiliki alergi, membatasi alergen di rumah Anda juga dapat mengurangi paparan Anda terhadap bahan kimia yang bermasalah.

Sebuah analisis tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Science & Technology menemukan bahwa debu rumah mungkin mengandung zat-zat yang berpotensi berbahaya, seperti phthalate dan flame retardants.

Berikut Cara Menghindari Penyebab Alergi

1. Membersihkan diri hendak tidur

Anda disarankan untuk membersihkan diri dengan mandi sebelum tidur malam. Hal ini bermanfaat untuk menghilangkan penyebab alergi yang tidak sengaja Anda kumpulkan selama seharian. Dengan cara ini Anda tidak akan membawa penyebab alergi tersebut saat tidur.

2. Bersihkan tempat tidur dengan benar

Tungau debu merupakan makhluk mikroskopik yang makanannya terutama adalah kepingan kulit mati bisa menumpuk dalam kain. Jika Anda alergi terhadapnya, cucilah seprai dan sarung bantal Anda secara berkala.

Mesin cuci tertentu memiliki pemanas bawaan dengan siklus sanitasi, yang dapat membunuh lebih banyak tungau, dan siklus pembilasan ekstra dapat membantu menghilangkan alergen.

Pertimbangkan untuk membeli seprai berlabel “woven fabric” yang memiliki ukuran pori kain mikrometer (mikron) atau kurang. Ukuran tenunan itu mencegah tungau debu menembus kain.

3. Pilihlah material lantai yang tepat

Karpet Anda bisa menjadi penampung penyebab alergi. Untuk itu, pilihlah lantai yang keras. Dan jika ingin menggunkan karpet, pilihlah karpet yang disokong dengan karet sehingga bisa dicuci.

4. Sering lakukan pemvakuman dengan baik dan benar

Karena debu dapat mengandung tungau debu, jamur, serbuk sari, dan kulit atau bulu binatang, bahkan kotoran kecoak, Anda harus menyedot debu rumah setiap minggu. American College of Allergy, Asthma & Immunology menyarankan agar orang yang alergi memilih ruang hampa dengan filter HEPA. Menggunakan model kantong adalah bijaksana karena mengosongkan tong debu pada model tanpa kantong dapat melepaskan alergen kembali ke udara. Dan pertimbangkan untuk meminta orang lain menyedot debu untuk Anda.

[Baca juga: Panduan Membeli Robot Vacuum Cleaner untuk Lantai]

5. Gunakan pembersih udara

Sebuah analisis yang diterbitkan dalam jurnal Current Allergy and Asthma Reports menunjukkan bahwa pembersih udara portabel yang dapat menyaring polutan dari udara dapat memberikan beberapa manfaat bagi mereka yang alergi. Namun, alat pembersih udara portabel hanya dapat digunakan di satu ruangan. Hindari pembersih “pemicu elektrostatis” (electrostatic precipitator) dan “ionisasi” (ionize). Pembersih udara jenis ini dapat melepaskan ozon, yang dapat mengiritasi paru-paru Anda.

6. Jaga kualitas udara

Membuka jendela untuk membiarkan udara segar masuk juga memungkinkan alergen luar, seperti serbuk sari, masuk ke rumah Anda. Sebagai gantinya, tutup jendela Anda dan dinginkan dengan AC jika diperlukan. AC juga dapat membantu mengurangi kelembaban, membatasi pertumbuhan jamur dan tungau debu, yang tumbuh subur di lingkungan yang lembab.

Tetapi menjaga AC Anda tetap bersih adalah kuncinya. Jika Anda memiliki AC unit window, bersihkan filter secara teratur seperti yang disarankan oleh pabrikan. Dan jika Anda memperhatikan titik-titik hitam kecil di sekitar bukaan di mana udara dingin keluar, itu bisa menunjukkan jamur tumbuh di dalam dan mungkin sudah waktunya untuk membersihkan bahkan mengganti AC. Untuk AC sentral, pilih filter sekali pakai yang berefisiensi tinggi dan ikuti instruksi pabrik tentang seberapa sering menggantinya.[MY24]

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA