Sains

Gerhana Bulan Darah Total 28 Juli 2018 Terlama dalam Abad Ini

Senin, 25 Juni 2018

My24hours.net, Indonesia – Blood Moon atau Bulan Darah pada 28 Juli 2018 merupakan gerhana Bulan total paling lama di abad ini sekali yang jatuh antara tahun 2001 dan 2100.

Gerhana Bulan Darah pada 15 April 2014
Gerhana Bulan Darah pada 15 April 2014. Foto: Wikipedia.org

Gerhana akan berlangsung 1 jam dan 43 menit. Ini hampir 40 menit lebih lama dari pada gerhana Super Blue Blood Moon (Bulan Biru Super) pada 31 Januari.

Menurut astronom Bruce McClure dari EarthSky.org, gerhana akan mencapai puncak sekitar pukul 20.22 waktu UTC atau 03.22 WIB.

Ahli luar angkasa itu mengatakan, “Bulan Purnama bulan Juli 2018 menyajikan gerhana bulan total terlama abad ke-21 pada malam 27-28 Juli 2018, yang berlangsung selama 1 jam dan 43 menit.

“Gerhana parsial mendahuluinya dan mengikuti gerhana Bulan total terpanjang di abad ini, yang terakhir tiap saat berlangsung satu jam dan enam menit.”

“Jadi, dari awal sampai akhir, Bulan membutuhkan hampir empat jam untuk menyeberangi bayangan umbral Bumi.”

Selama gerhana, Bulan melewati bayangan yang dilemparkan oleh Bumi. Bulan akan berubah warna menjadi merah hingga warna oranye alih-alih menghilang sepenuhnya dari pandangan. Karena warnanya yang kemerahan maka disebut sebagai Bulan Darah.

Efek aneh ini dikenal sebagai filter hamburan Rayleigh (Rayleigh scattering) dari berkas cahaya hijau dan ungu di atmosfer selama gerhana.

Hamburan Rayleigh juga bertanggung jawab untuk warna langit berwarna oranye saat matahari terbenam oranye dan bahkan untuk warna biru pada mata.

Gerhana bulan parsial akan dimulai pada 01.24 WIB dan pertunjukan penuh akan dimulai satu jam kemudian pada 02.30 WIB.

Gerhana total akan berakhir pada 04.13 WIB dan bulan akan terlihat dalam seluruh kemegahannya lagi pada 05.19 WIB.

Mengapa gerhana Bulan 28 Juli 2018 begitu lama?

Pada bulan Juli 2018, Bulan Purnama dan Bulan apogee jatuh pada tanggal yang sama yaitu 28 Juli 2018.

Bulan apogee adalah posisi Bulan yang berada pada titik terjauhnya dengan Bumi sehingga membuat Bulan tampak kecil dan jauh.

“Kadang-kadang disebut Bulan Purnama apogean, atau Bulan-mikro atau Bulan mini, Bulan Purnama yang lebih kecil dan lebih lambat bergerak ini membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyeberangi bayangan Bumi daripada bulan purnama yang lebih dekat ke Bumi dan bergerak lebih cepat di orbit,” kata McClure.

“Itu sebabnya Bulan Purnama di atau dekat Bulan apogee menambah durasi sebuah gerhana Bulan total.”

“Gerhana Bulan total terpanjang adalah satu jam dan 47 menit.”

Bulan datang sangat dekat dengan mencapai gerhana maksimum pada 16 Juli 2000, ketika gerhana berlangsung satu jam dan 46,4 menit.[My24]

Sumber: Express

Kata kunci: ,
Penulis:
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
loading...